Adaptasi Kebiasaan Baru Beserta Harapan Untuk Indonesia (Ekonomi Side)


Adaptasi kebiasaan baru dari sisi perekonomian Indonesia
(Adaptasi kebiasaan baru di masa new normal untuk kembali membuka kebiasaan produktif tanpa mengkesampingkan protokol kesehatan. Dokpri)


"Tidak ada yang bisa teramat diyukuri saat ini, ditengah pandemi Covid-19 yang menghkhawatirkan, ada para pejuang nafkah, berusaha keras memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan tetap menyongsong masa depan meski pandemi covid-19 kapan berakhirnya sampai vaksin dapat ditemukan dimulai dengan Adaptasi Kebiasaan Baru"

Adaptasi Kebiasaan Baru - Jujur sebagai pasangan muda dan pas banget juga kami alhamdulillah saat ini sudah tinggal berdua doang di rumah (yang masih belum sendiri, semoga segera punya rumah sendiri) ini merasakan dampak dari pandemi Covid-19 ini yang menerjang tiang-tiang finansial kami.

Adaptasi Kebiasaan Baru di Rumah Dulu

Adaptasi kebiasaan baru di masa new normal
(Rindu sih dengan travelling, tapi ditahan dulu dan lakukan Adaptasi Kebiasaan Baru selama beraktivitas produktif demi mnyehatkan perekonomian. Dokpri)

Lalu kami berdua berusaha menekan keluhan yang kalo tiap hari ingin diungkapkan, udah lebih dari 2000 kata karena kondisi yang seperti saat ini. Kesulitan sih memang, tapi kami berdua sama-sama tau diri bahwa keadaan di tengah pandemi ini butuh yang namanya balance life dan penurunan kadar stress. Mungkin aja, kebanyakan orang di luar sana ada yang merasa kesulitan lebih dari kami berdua, maka lagi-lagi harus terus mengucap rasa syukur, masih bisa makan tiga kali sehari dan masih bisa beraktivitas walaupun di rumah.

Kami berdua juga ikutin apa yang diminta pemerintah untuk stay at home selama 3 bulan terakhir kemarin. Disaat aku sendiri sejak akhir 2018 memutuskan untuk menjadi freelancer dan juga membangun bisnis, merasakan manisnya sisi bisa melakukan dagang, padahal di tengah pandemi seperti ini lho. 


Bayangkan aja, saat hari-hari biasa, bergerak untuk menjalankan bisnis rasanya berat banget. Tapi herannya di saat pandemi Covid-19 ini ada secercah harapan untuk bisa bangkit dalam segi keuangan keluarga, dari sisi aku sebagai seorang istri yang turut memikirkan juga kalo resesi perekonomian di Indonesia tak dapat segera ditangani, kedepannya akan semakin sulit.

Lonjakan demi lonjakan terus terjadi, seperti dengan adanya keputusan pemerintah menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru yang diminta kepada masyarakat semuanya untuk bisa melakukan aktivitas di tengah masa-masa pandemi Covid-19. Tentu dengan aturan atau protokol kesehatan yang sudah diberlakukan dan yang paling penting adalah jaga pikiran tetap positif.

Atasi Resesi Perekonomian dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Adaptasi kebiasaan baru di masa new normal
(In frame: adik. Jadi sekarang sudah bisa pakai tranpotasi publik untuk Adaptasi Kebiasaan Baru kali ini, tapi tetap perhatikan protokol kesehatan ya. Dokpri)

Pergerakan perekonomian dari beberapa sektor ketika datang pandemi Covid-19 ini seperti stuck gitu aja, yang aku liat yah dan bisa teman-teman semua rasakan juga. Seperti di bidang properti, travelling, penerbangan dan juga staycation yang biasanya orang-orang berbondong-bondong untuk travelling dan juga staycation, kini harus di rumah aja selama tiga bulan tersebut. Lalu melihat pertumbuhan ekonomi yang harus tetap berjalan, harapan aku pribadi sebagai warga negara Indonesia untuk bumi pertiwi tercinta adalah bisa beraktivitas dengan baik sesuai prosedur yang diminta dan coba untuk dipatuhi, karena dimudahkan juga dengan angkutan transportasi publik yang akan mengantarkan kita kepada tempat dimana kita melakukan aktivitas pekerjaan.


Hal ini juga berdampak pada kegiatan enterpreneur atau pengusaha seperti aku yang memulai usaha di bidang fashion, letak dari adaptasi kebiasaan baru ini adalah angka pengguna dan juga customer dalam e-commerce itu cukup tinggi. Dimana setiap pembelian barang secara daring ini akan melalui proses pengantaran dari tempat pengiriman hingga tempat tujuan, apalagi kalo bukan karena adanya sistem transportasi yang memadai dan cukup disiplin dalam melalukan rangkaian kerja mereka untuk tetap menjaga kebersihan, social distancing dan memakai starter kit seperti masker, face shield, sarung tangan dan juga perilaku cuci tangan.

Apa Saja Perilaku Adaptasi Kebiasaan Baru demi Harapan Ekonomi Membaik?

Adaptasi kebiasaan baru di masa new normal
(In frame: adik. Saat sebelum pandemi covid-19 menyerang bumi pertiwi. Bangga menggunakan MRT Jakarta sebagai transportasi umum. Dokpri)

Bahagia banget ketika bisa mulai berjualan, di tengah masa pandemi covid-19 ini memang akan ada selalu harapan, terutama harapan untuk perekonomian bangsa Indonesia dalam memasuki fase adaptasi kebiasaan baru ini.

Karena masih ada juga teman-teman yang masih belum diaktifkan kembali secara real (masih di rumah aja) karena berbagai pertimbangan, misalkan memang kondisinya sedang drop dan tidak dianjurkan untuk maksa ataupun ngotot masuk kerja.

Pada akhirnya pemerintah dalam Kementrian Perhubungan mengeluarkan sebuah aturan pengendalian transportasi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 41/2020, Surat Edaran No 11, 12, 13, 14 yang mana aturan ini dibuat agar masyarakat Indonesia dan petugas tranportasi publik ini tetap berada pada radius aman namun tetap bisa produktif dari penularan virus Covid-19 ini.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Hadir, Aku Bisnis Daster Murah Meriah!

Kedepannya, insya Allah perekonomian Indonesia akan bangkit, karena sudah banyak inovasi-inovasi baru yang lahir selama masa pandemi Covid-19 ini, sebut saja seperti banyaknya variasi masker dan bahkan masker untuk para teman-teman tuna wicara, lalu hadirnya kolaborasi dalam bentuk konser virtual dan masih banyak lagi kreasi seperti makanan juga yang hadir dan tumbuh di masa pandemi covid-19 ini.

Yang perlu diperhatikan sekali lagi, walaupun kita sudah bisa beraktivitas kembali, bukan berarti ini tuh udah normal lagi ya, masih ada virus yang mengintai dan jika kita tidak disiplin, tidak mengikuti protokol pemerintahan, siap-siap aja, virus covid-19 ini akan merangsek masuk dalam pertahanan tubuhmu, so be careful ya sista!

13 komentar

  1. Semoga lekas pulih Indonesia-ku

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin semoga lekas membaik ya bumi pertiwi ini

      Hapus
  2. Tulisan"nya sangat menginspirasi sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih banyak sudah mampir ke tulisan ini

      Hapus
  3. Stay safe everyone
    tetap patuhi protokol kesehata yang ada yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betuul, dalam menghadapi AKB ini patuhi banget protokol kesehatan

      Hapus
  4. Aamiin, adeknya kog ga pakai masker xixi. Beda banget mukanya sm Grandys wkwk. Semoga new normal tidak juga membuat kebablasan buat melakukan aktivitas seperti sebelumnya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu foto saat bulan Januari 2020 makkkk sebelum hadirnya mba corona di muka bumi ini. Iya aku sama dia beda ya, cantikan dia hihi

      Hapus
  5. Benar banget. Adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Dan semoga pandemi ini segera berlalu. Aamiin

    BalasHapus
  6. Bener banget nih,kebiasaan selama pandemi harus terus berlanjut biar gak kena corona dan selalu sehat ya. Mantab sukses ya jualan dasternya.

    BalasHapus
  7. Sedih banget dan ga nyangka ada pandemi seperti ini ya, sekarang kita musti terbiasa mengikuti peraturan pemerintah supaya menurunkan penyebaran virusnya ya, semoga semua cepat normal lagi

    BalasHapus
  8. Hmmmm, how is yeaaah. Actually i am not undestanding about the new normal. Look every day, the case covid always grow up. See that i am feel give up.

    BalasHapus
  9. betul banget kita harus bisa memulai adaptasi baru dengan dunia yang gak lagi sama akibat pandemi global ini, may we survived and everything's gonna be okay

    BalasHapus