Pepsodent Berkomitmen Merdekakan Senyum Keluarga Indonesia: Edisi Merah Putih


pepsodent merdekakan senyum indonesia, pepsodent edisi merah putih
(Merdekakan senyum bersama Pepsodent edisi Merah-Putih. Dokpri)


Senyum menurut aku pribadi adalah bagaikan obat. Obat dari keadaan sedih, terpuruk dan juga putus asa. Kadang senyum itu butuh katalis atau pembawa yang mampu menularkan. 

Habis baca kalimat ini, kalian harus tersenyum ya!

Oleh sebab itu aku setiap pagi selalu melakukan ritual yang cukup rutin aku lakukan yaitu tersenyum di depan kaca dan berkata hal-hal baik tentang diri aku. Out put nya menjalani hari dalam satu harian itu, berharap akan terus selalu berada dalam rasa syukur dan tidak terlepas untuk susah tersenyum. 

Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang kita belum tau berakhirnya kapan hingga vaksin ditemukan, ada rasa kekhawatiran dari sisi kesehatan, ekononomi dan juga rasa lelah buat berjuang melanjutkan hari-hari kita dengan kondisi yang harus terproteksi, belum lagi aktivitas yang butuh adaptasi semuanya dilakukan secara daring. 

Ekonomi membuat siapapun, tidak terkecuali akan merasa khawatir baik secara eksplisit ataupun insplisit. Keadaan pandemi ini membuat ekonomi berubah trend nya dan beberapa juga mengalami kehilangan pekerjaan, tak jarang menjadi jobless disaat kebutuhan sedang tinggi-tingginya, siapa yang tidak akan merasa sedih atau putus asa? 

Aku memutuskan untuk memberdayakan lingkungan dengan cara berkebun dari rumah

calathea tricolor, tanaman hias indonesia
(Cinta dan jaga lingkungan dengan menanam dan merawat tanaman. Ini Calathea Tricolor. Dokpri)


Ketika kita di rumah aja, pasti akan sangat membosankan ketika tidak ada kegiatan lain yang dilakukan selain pekerjaan domestik dan juga kegiatan blogging serta social media. Disuatu titik aku merasa udah mulai jenuh ketika rutinitas itu-itu saja dilakukan seacara berturut-turut, belum lagi penyesuaian pekerjaan secara daring ini tuh kayak butuh skill multitalent yang sangat luar biasa.

Lalu suami memberikan opsi dan aku juga sempat berpikir gimana kalo kita berdayakan lahan yang seadanya ini untuk bisa semakin cinta sama lingkungan. Dengan menanam tanaman sayur sendiri di rumah, syukur-syukur bisa terpenuhi kebutuhan sayur di rumah dan membagikan secara gratis ke sekitar rumah, ingin semakin melihat banyak hal-hal hijau di sekitar rumah sendiri.

Hidroponik dan komitmen menjaga lingkungan

hidroponik, hidroponik pakcoy
(Hidroponik pakcoy yang masih belum sempurna. Untuk ketahanan pangan di rumah agar bisa tersenyum. Dokpri)


Sepertinya kalo kita terlalu fokus pada pekerjaan, itu kadang tidak ada habisnya. Keputusan kami untuk berkebun secara hidroponik ini akhirnya aku coba dan berlangsung dalma 2 minggu, ternyata tidak berjalan dengan baik. Sempat aku tidak memberikan banyak tebaran senyum di rumah, karena sedih aja gitu, pertumbuhan tanaman hidroponik aku ini tidak berjalan dengan lancar. 

Apalagi melihat teman aku ada yang sudah berhasil, lalu aku yang gagal ini huhu. Tapi tak menyurutkan semangat untuk bisa tersenyum lagi, suami menghibur kalo dalam proses menanam itu pasti akan ada trial and eror dan tidak memungkiri untuk gagal di awal. Jadi jangan putus asa dan kembalikan mood dulu untuk bisa menanam lagi. Aku belum mencoba lagi sih untuk hidroponik ini, karena struktur rumah yang aku tempati sekarang ini membelakangi matahari dan sulit akses cahaya matahari masuk

Akhirnya aku putuskan untuk sedikit demi sedikit memelihara tanaman hias untuk mempercantik beberapa sudut ruangan aku di rumah. Ini menjaga pandangan mata lebih fresh dan kalo setiap hari setelah menyiram dengan air nutrisi (aku pakai cucian beras), aku selalu bahagia dan tanpa terasa aku tersenyum lebar karena beberapa tanaman hias aku ini tumbuh daun-daun muda. Wuaaaah.

Senyum itu tanda bahagia dan Pepsodent Edisi Merah Putih, mengajak untuk tersenyum bersama 

Saat pandemi, kita diminta untuk mentaati protokol kesehatan dari pemerintah, jaga jarak dan selalu jaga imunitas tubuh (dari sisi kesehatan diri sehari-hari) dan tentu kesehatan mental kita sendiri untuk tidak terlalu stress. Memang berat, semuanya juga pasti akan merasakan rasa berat yang berbeda-beda takarannya dan aku sampai saat ini obat paling ampuh ketika butuh ketenangan adalah dengan tersenyum.

Untuk jaga kesehatan juga, dimulai dari kesehatan gigi dan mulut dengan rajin membersihkan diri walaupun kita di rumah aja. Tentu perlindungan kesehatan gigi dan mulut aku sudah terpaut lama bersama Pepsodent ini. 

Komitmen Pepsodent juga untuk terus membuat keluarga Indonesia ini tersenyum dan bisa menularkan senyum itu ke semua orang, maka di Edisi Merah Putih ini bersamaan juga ingin membuat bumi kita tersenyum dengan menjaga lingkungan.

Kehadiran Fiona Anjani Foebe, Head of Oral Care Marketing Unilever Indonesia mengatakan,

“Di masa penuh keresahan hingga pesimisme masyarakat dalam beradaptasi pada era tatanan kehidupan baru, Pepsodent ingin menegaskan komitmennya untuk melindungi senyuman keluarga Indonesia. Kami ingin mengajak mereka kembali tersenyum sekaligus menginspirasi mereka menghadapi hari penuh optimisme sehingga dapat ikut berbagi senyuman dengan lebih banyak orang.”

Kehadiran Pepsodent edisi merah putih ini membuat semangat terbarukan semakin lagi dan lagi. Pasalnya dalam kemasan kali ini tuh yang membuat berbeda adalah:

  1. Desain kemasan edisi khusus yaitu hadirnya tujuh pahlawan senyum di penjuru nusantara Indonesia tercinta pada kemasan karton di display Pepsodent Edisi Merah Putih
  2. Pasta gigi Merah-Putih yang berbeda dari yang sebelumnya karena adanya kalsium, flouride, dan zinc untuk melawan lapisan bakteri sehingga keluarga Indonesia dapat tersenyum dan MERDEKA dari gigi berlubang
  3. Kemasan bijak berplastik pada Pepsodent Edisi Merah putih yang menjadi pertama di Indonesia karena kemasan pasta gigi Pepsodent Edisi Merah putih ini terbuat dari bahan ramah lingkungan (100% dapat didaur ulang)
  4. Bagian tube pasta gigi Pepsodent Edisi Merah Putih ini sudah menggunakan teknologi laminasi kemasan terbaru yaitu PBL (sebelumnya ABL). Laminasi secara PBL ini dapat didaur ulang sesuai dengan HDPE pengolahan plastik yang berlaku. Ini sama artinya dengan mengganti lapisan penghalang Aluminium dengan lapisan plastik EVOH (EVOH tidak boleh lebih dari 5%).
  5. Adanya donasi, dengan setiap pembelian Pepsodent Edisi Merah putih ini, 2.5% keuntungannya akan disumbangkan kepada keluarga #PejuangSampah (pemulung) 
pepsodent merdekakan senyum indonesia, pepsodent edisi merah putih
(Event virtual peluncuran Pepsodent edisi Merah-Putih. Dokpri)

Narasumber selanjutnya, Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia menjelaskan,

“Kehidupan lebih dari 4 juta pemulung telah terpukul hebat akibat pandemi. Dari sisi kesejahteraan, penghasilan mereka berkurang drastis dengan menurunnya harga jual sampah akibat berbagai keterbatasan. Selain itu, mereka berisiko tinggi terpapar virus COVID-19 di antara timbunan sampah yang dihadapi setiap hari. Sudah sepatutnya kita memfasilitasi mereka dengan perlindungan diri yang memadai sehingga mereka dapat terus berkontribusi sembari memenuhi kebutuhan untuk menyambung hidup.”

Rasanya begitu bermakna untuk menyambut kemerdekaan di masa pandemi ini, karena tentu banyak hal-hal baik yang menhampiri kita, membuat kita tidak ada alasan untuk tidak tersenyum. Apalagi Pepsodent Edisi Merah Putih kali ini tuh bikin membuka mata selain perlindungan kesehatan gigi dan mulut, tapi kepada lingkungan.

Selain aku bergerak untuk bisa berkebun dari rumah, aku juga mengupayakan untuk tidak membeli barang-barang baru yang sukar untuk didaur ulang. Seperti halnya plastik, aku juga sangat cermat akan hemat listrik, air dan juga tidak asal lapar mata melihat hal-hal lucu dari baju yang kita pakai lalu membeli baru lagi. 

Tularkan senyum kepada para pejuang senyum di Pepsodent Edisi Merah Putih 


pepsodent merdekakan senyum indonesia, pepsodent edisi merah putih
(Pepsodent edisi Merah-Putih dengan design tujuh pahlawan senyum di seluruh nusantara dan kemasan 100% aman terhadap lingkungan. Dokpri)


Ketika moderator cantik di event virtual peluncuran Pepsodent Edisi Merah Putih, Ersa Mayori bersama 2 narasumber diatas, aku juga bisa mengambil insight dari mas M. Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com yang sangat concern kepada sisi humanis dan menanggapi mengenai para pejuang sampah, 

“Pekerja informal seperti pemulung terkadang luput dari perhatian kita. Kolaborasi bersama Pepsodent ini akan sangat bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Kita bisa membantu mengukir senyuman ribuan pemulung di berbagai wilayah Indonesia melalui donasi ke kitabisa.com/merdekakansenyum hingga 31 Oktober 2020.”

Kondisi teman-teman pejuang sampah atau pemulung ini sama halnya dengan kita mencari rezeki, apalagi di tengah masa pandemi, tentu tidak mudah untuk mereka. Pendapatan yang biasanya mendapat 70 ribu hingga 100 ribu perhari, saat pandemi ini pemerosotan penghasilan hanya menjadi 50 ribu perhari dan itu dilakukan dari pukul 4 sore hingga 7 pagi, cerita pak Wartiman pemulung asal Bantargebang ini.

pepsodent merdekakan senyum indonesia, pepsodent edisi merah putih
(Event virtual peluncuran Pepsodent edisi Merah-Putih. Dokpri)


Resiko pekerjaan mereka sebagai pemulung ini sangat beresiko untuk dapat tertular virus-virus. Tentu tanpa kita sadari ketika kita membuang masker yang satu kali pakai, lalu masker ini diambil dan dilakukan pengolahan sampah hingga proses berikutnya oleh para pemulung, betapa besar resiko mereka terpapar virusnya bukan?

Oleh sebab itu Kitabisadotcom bersama dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) mengajak juga kepada masyarakat Indonesia untuk dapat berdonasi dan memerdekakan senyum para pejuang sampah ini yang nantinya ketika sudah terkumpul, akan dilipat gandakan oleh Pepsodent dan dikonversikan dalam bentuk sebagai berikut:

  • Pengadaan mesin press sampah, untuk pemenuhan peningkatan kesejahteraan para pemulung di kawasan Jabodetabek
  • Paket kebersihan, untuk meminimalisir resiko tertularnya virus mereka akan diberikan paket kebersihan yang terdiri dari produk Pepsodent, handsanitize, masker dan sepatu boots yang disalurkan ke wilayah Jawa dan Sumatra
  • Pemeriksaan gigi gratis terkhususkan untuk keluarga pemulung menuju bulan Kesehatan Gigi Nasional
pepsodent merdekakan senyum indonesia, pepsodent edisi merah putih
(Berbeda dari edisi sebelumnya, Pepsodent edisi Merah-Putih ini pasta giginya berwarna merah putih juga. Dokpri)



Alhamdulillah banyak sekali hal-hal baik yang bisa kita lakukan sebagai bentuk rasa cinta dan kasih kepada sesama manusia dalam bentuk berbagi dan bisa menjadi jalan kesejahteraan untuk hidup mereka. Setidaknya walau kita tidak bisa memberikan bantuan yang berlimpah kepada mereka, untuk menyebarkan informasi seperti ini, akan membuat berita dan donasi akan semakin tersebar dan senyum-senyum kita semua walau ada di masa pandemi ini akan terkembang dengan lebar.

 

Curhat 2 Tahun Pernikahan, Gimana Ya Rasanya!


cerita anniversary pernikahan

Oke kali ini aku mau bebas dan suka-suka buat nulis tentang hari Anniv pernikahan aku yang kedua tahun sama suami. Di masa pandemi pula, semua harapan dan juga banyak rencana di tahun ini banyak yang harus dikuburkan dalam-dalam dan ada pula kejadian-kejadian yang tak terduga sebelumnya.

Jadi aku berangkat dari apa-apa yang terus bisa aku syukuri sampai sejauh ini. Bersama, menua bersama dan tinggal bersama suami, beneran terwujudkan di tahun ini. Namun ya kita masih belum di rumah sendiri, tapi itu masih gapapa dan semuanya semoga berjalan baik-baik saja, sampai kita sendiri yang akan merasa itu sudah cukup baik untuk kita terima.

Semakin Mengenal Diri Sendiri

Intinya di 2 tahun pernikahan aku dan suami kali ini tuh, kayak semacam mix feeling banget sih. Dari segi akunya, yang selalu ingin mengekspresikan diri. Ada disaat-saat yang begitu sangat bosan, dan pernah overwhelming dengan keadaan, terutama dari sisi ekonomi ya. Jujur ada satu fase terberat bagi aku buat mengiyakan bahwa kita akan baik-baik saja, padahal tau kalo itu tidak akan jadi baik-baik saja.

Aku sadar banget kalo aku tidak bisa selalu memaksakan kehendak yang aku mau ke suami aku sendiri. Notabenne nya dia udah suami aku, tapi ada hal-hal yang begitu sulit, kalo aku mau A tapi kok dia gabisa nurut ya buat jadi A, malah terkadang jadi Z bahkan zonk. Trus aku lihat lagi, kok cara aku masih gitu-gitu aja ya, pantas aja dia gamau. So, kadang sesuatu yang terlalu keras, mungkin cocok buat diri sendiri tapi tidak begitu cocok ketika harus diterapkan ke orang lain.

Belajar memeluk kembali, ketika ada tangis dan juga emosi

Berbeda kepala, berbeda tubuh, berbeda latar belakang keluarga, itu tuh ngaruh banget. Dan akhir-akhir ini lini masa media sosial tuh luar biasa hype nya soal relationship. Sampai ada di fase aku tuh agak percaya ga percaya, setuju aja menikah dengan orang asing, yang bukan ada di circle aku sebelumnya, tapi aku merasa ini ya jodoh gw gitu. 

Ada rasa takut kalo apa yang gw impikan untuk hidup ini tidak dapat terealisasikan waktu nanti habis married. Gw masih sebocah itu sih mikirnya, padahal ketika menikah, dijalanin, konflik pasti akan selalu ada dan sampai usia 2 tahun pernikahan ini pula, bersuaha meredam konflik dengan terus gayeng lagi, habis bete-betean, itu yang jadi PR besar.

Sesungguhnya membangun pernikahan itu mencampur adukkan masalah

cerita anniversary pernikahan

Belum lagi, ada pihak-pihak luar yang seolah-olah turut campur atas apa yang terjadi di kehidupan keluarga kecil kami. Jujur dari sisi kenapa belum juga hamil-hamil ini jadi pemicu aku terus kepikiran dan jadi malah stress sendiri. Tau kan lagi pandemi ini tuh segala hal menjadi salah satu faktor ujian, kok masih ada gitu ya yang nanya-nanya bahkan sempat-sempatnya menganalisa. Aku beneran udah sepasrah itu, sampai-sampai di titik, mamah aku yang tadinya menutupi rasa keinginan untuk menimang cucu, sekarang ini mulai terang-terangan.

Meminta kepada aku dan suami untuk menjalankan pola hidup sehat dan hindari stress, mungkin aja ya aku stress, tapi ga aku sadari. Dan ada hal-hal dalam tetek bebek urusan rumah tangga aku itu kok kayaknya terlalu didikte oleh beberapa orang. Gini ya, kadang tuh dalam hati ingin speak it loader, persoalan tetek bengek itu. Pasalnya, yang ngerti kan kami berdua, apa adanya keluarga kami, dan kita juga rumah tangga baru. Jika ingin memberikan nasehat tapi tolonglah tidak intimidatif, karena kami juga masih belum se-oke itu.

Kami sadar, kami masih banyak kekurangan dan ada ekspetasi-ekspetasi yang rasanya ingin aku raih, tapi Allah masih bilang belum, ya itu kadang kurang disadari oleh orang-orang tersebut. Dan makin kesini, aku tuh makin berusaha santai banget jalanin pernikahan yang rasanya kayak nano-nano aja gitu. Ada rasa ga percaya, kayak udah "wah serius udah 2 tahun aja barengan, bersama jadi teman tidur dan kadang jadi teman berantem"

Egosentris tidak selalu dari matangnya usia

cerita anniversary pernikahan

Walaupun kami berbeda satu tahun tapi ada kalanya egoisnya kita itu sama-sama, jadi kadang aku tuh mikir, gimana yang beneran usia 20-an trus nikah ya, aku yang usia 24 menikah aja itu tuh ngerasa kayak "kecepetan" gitu lho. 

Lucunya, kita itu lebih efektif buat ngobrolin hal-hal berbau analisa, mimpi dan juga harapan soal rumah tangga itu kalo keluar rumah. Justru kalo di rumah itu, bawaannya jangan ngomongin hal yang berat-berat, pernah dicoba, tapi spaneng dan bawaannya akan ga baik, ya baper lah, berantem tipis-tipis lah, saling sahut-sahutan.

Belajar menemukan titik bisa deep talk itu tidak di rumah

Baru aja aku ngajuin pertanyaan, kenapa butuh 2 tahun pasca aku melepaskan pekerjaan di ranah produksi, dan ada sedikit penawaran buat karier aku kedepannya, karena ga memungkiri bahwa untuk saat ini kami berdua, khususnya aku gabisa hanya mengandalkan satu kran financial aja dari suami. Walaupun suami di pemerintahan dan masih belum PNS, ada rasa was-was gitu aja sih.

Dan ada semacam pertanyaan, kenapa ga dari awal-awal kayak gini ya, trus kayak bilang ke diri aku kalo ya ini tuh sebuah proses, yang mana setiap orang ga sama. Aku merasa terlambat, sedangkan pas diceritain ke suami, dia kayak jadi merasa tersinggung gitu, padahal bukan maksud melarang aku kerja ya. Hanya saja memperoleh pekerjaan tidak dengan background teknik itu cukup sulit dan aku harus membangun ini dari bawah banget, dari nol dan semua itu dari dunia digital, blogging and creator di sosial media.

Sekali lagi, rasa kepercayaan dan membangun komunikasi itu hal yang krusial

cerita anniversary pernikahan

Baru-baru saja kami merasakan di dewasakan kembali oleh keadaan. Kami tidak menyangkal bahwa ada rasa terpendam dari masing-masing diri kami ini yang tidak bisa diceritakan oleh satu sama lainnya tapi kita sama-sama tau. Akhirnya mencoba untuk menyamakan lagi apa yang aku pikirkan dan yang suami pikirkan.

Aku memang tidak selalu berharap keluarga kita itu tanpa ada rasa konflik, karena dengan hadirnya konflik itu sesungguhnya kita semua sedang di dewasakan. Aku juga semakin belajar untuk menghargai dan menyayangi diri sendiri, tidak terlalu berekspetasi berlebihan dan alhamdulillah aku berada pada circle para teman-teman blogger yang saling memberikan inspirasi lewat beragam tulisan.

Tidak sebatas cuan, tapi memang saling memotivasi ketika ada rasa yang hilang, tertelan oleh gempuran rutinitas yang tiada habisnya. Kuncinya memang ada di rasa kepercayaan, bahwa suami yang telah Allah kirim kepada kita, adalah pasangan yang harus kita jaga dan sayangi seumur hidup kita. Juga dengan komunikasi itu sendiri. Baik komunikasi itu sendiri dampaknya begitu besar ketika kita sama-sama mau saling mengerti, tidak hanya satu pihak aja yang merasa sangat berkorban sedangkan pihak satunya merasa terabaikan.

Bahwa kita masing-masing pasangan, akan selalu merasa saling membutuhkan, terlepas seberapa mandirinya kita. Juga faktor luar seperti kehadiran orang lain yang berseliweran dalam hidup kita dan mau gamau mempengaruhi seberapa besar kita meresponsnya, itu juga menjadi sebuah pembelajaran yang berharga.

Aku sebagai istri, ada kalanya merasa begitu kuat, mandiri dan tidak ingin dianggap remeh, bahkan oleh orang terdekat sekalipun

cerita anniversary pernikahan

Hmm terdengar agak sedikit feminis tapi beneran lho, kadang aku ingin semua itu aku lakukan sendiri, tanpa merepotkan suami. Adakalanya ingin dianggap bahwa aku ini istri yang mandiri, bisa melakukan segalanya perihal tetek bengeknya rumah tangga secara sendiri.

Nah, kadang kala yang bikin keki itu adalah orang-orang terdekat dan secara tak langsung menganggap bahwa aku ini minim banget usahanya, seperti tidak ada greget gitu. Entah ya, ini cuma perasaan aku yang seringnya sensitif, tapi aku merasa kayak gitu. Kayak ga percaya aja apa yang sedang aku bangun ini ya nanti ada tujuannya. Secara keliatannya tuh kayak bilang, kamu ngapain sih. Trus apa harus aku koar-koarkan apa yang selama ini aku usahakan, kan ga selalu seperti itu, adakalanya ya ingin aku keep sendiri hingga waktu yang tepat bisa aku share hal tersebut.

Gitu lho, dan ya sejauh yang aku rasakan untuk hidup ini, aku selalu mengusahakan segala sesuatunya itu lancar, bagus dan terbaik. Jika ada kritik saran, aku sangat terima dengan suka cita, namun ketika udah masuk ke dalam ranah "mendikte" rasanya aku cukup berat hati ya untuk menerimanya. Semoga di dua tahun ini kita sama-sama bisa belajar untuk membangun bahtera rumah tangga di masa depan dengan lebih bijak dan semakin romantis.

Aku selalu ingat perkataan bahwa  dalam pernikahan itu ya semuanya akan menjadi membaur, permasalahan, rasa suka cita dan juga cobaan, maka bersiaplah untuk itu semua. Bukan butuh kepintaran yang paling utama, namun kebijaksanaan dan penuh daya juang yang tinggi. Selamat usia pernikahan 2 tahun ya sayangku...

Glamping Lakeside Review: Pengalaman Menginap di Tengah Hamparan Teh dan Situ Patenggang

review menginap Glamping Lakeside
(Jembatan Glamping Lakeside Situ Patenggang. Dokpri)

Setelah menginap di Taman Bougenville yang menyediakan Villa yang cukup private, rasanya kami tidak ingin kembali ke Jakarta dan Tangerang dulu. Masih mencari penginapan yang ready, tentu dengan konsep Villa, karena kami berjumlah 11 orang dengan 2 anak kecil dan 1 balita.

Akhirnya setelah kegalauan karena di Taman Bougenville itu susah sinyal parah, dan kita menginap di Glamping Lakeside daerah Ranca Upas-Ranca Bali Situ Patenggang dan aku baru inget lagi, pernah ada acara satu PP (Pharmaceuticals Product) yang di danai oleh pak Iswantoro, tengkyu so much bapak.


Tapi dulu itu kami mengiap di Emte Highland, depanan sama kawah Ciwiday dan seumur-umur papahku asli Bandung, aku kerja hampir 5 tahun di Bandung, belum pernah sekalipun ke Ciwidey ini lho, karena super penasaran aku memendam perasaan ingin ke Ciwidey itu hanya seperti aku dan Allah aja yang tau (LOL lebayyyy).

Explore Kawah Putih Ciwidey Dulu

kawah putih ciwidey
(Hutan mati kawah putih Ciwidey. Dokpri)

So sebelum kita ke Glamping Lakeside, aku dan rombongan cantik jelita dan ceria ini ke Kawah Putih Ciwidey dengan biaya masuk kalo mobil isinya ada 4 orang sekitar 250-an ribu, duh aku lupa ga foto juga sih, pokoknya segitu ya. 

Pas sampai disana, parkiran sepi banget, cuma ada 3 mobil dan kita kayak buru-buru gitu lah. Dan posisinya memang nanjak sedikit baru deh sampai ke kawah putihnya. Lokasinya udah enak, udah ada tangga juga yang bisa dipakai buat kalian ootd ala-ala (eh itu aku sih wkwk).
kawah putih ciwidey
(Sering susah diajak foto. Kawah putih Ciwidey. Dokpri)

Dan bau belerang yang cukup menyengat. Ga lupa buat foto di hutan matinya, dan tak lama ada gerimis cantik yang membasahi bumi, melipir sebentar trus foto, trus bubar jalan. Sesingkat itu lho kita kesini, karena memang gabisa terlalu explore, mengingat kondisi masih ada pandemi Covid-19 dan ya kita hanya menikmati hamparan kawah putih yang menurut suamiku ada perbedaa, jadi lebih banjir aja gitu belerangnya, dulu ga sebanyak ini.

Jadi sekarang tuh penampakannya kayak danau malahan, ya tapi belerang itu sebenarnya. Habis puas foto-foto (dan ya aku sebagai followers aja) kita langsung ke Glamping Lakeside nya. Dengan posisi pas kita sampai di lokasi, tenda kita itu jadi di bagi 2, gabisa jadi satu dan pemandangannya kurang begitu oke. Ga langsung view Situ Patenggangnya.

Review Glamping Lakeside, Situ Patengggang

review menginap Glamping Lakeside
(Saat di Family tent Glamping Lakeside. Dokpri)

Aku mencoba melobby aa yang buat urus persoalan booking ini, dan akhirnya kita bisa pindah ke family tent 4 yang lokasinya itu pas banget depannya itu Situ Patenggang. Kalo aku sih jujur kondisi tendanya ini persis kayak tenda mongol gitu, dan kalo pas semuanya masuk, beneran kayak lagi ngungsi btw.

Trus ya kurang instagramable, kalo buat foto-foto di kasurnya untuk ala-ala review staycation penginapan gitu gengs. Menjual pemandangannya aja dan ketika sampai disini ya kita makan siang dulu di Pinisi Resto dengan jarak yang gak jauh dari family tent ini.
review menginap Glamping Lakeside
(jembatan high rope di Pinisi Resto. Dokpri)

Jujur kenapa aku takut banget pas ngelewatin jembatan high rope di pinisi resto ini dong. Apalagi kalo udah lebih dari 3 orang lewat dengan gerakan yang berbeda-beda pastinya, bikin nambah ngeri bos. Dan untuk makanannya sendiri sih standar ya, aku pas makan siang pesen nasi goreng pasundan, dengan khas aroma terasi dan juga sepotong ayam goreng. 

Jadi selama nginap 2 malam ini, jujur aja rasanya blenger sama ayam goreng. Malamnya kita beristirahat dan momen keponakan aku yang super uwuw ini akhirnya bisa jalan yeay! Dan tau gak sih kalian tuh kalo nginap di Glamping Lakeside prefer buat bawa selimut cadangan atau sleeping bag deh. Asli dingin banget, dinginnya ngalahin yang pas waktu nginap di Villa Tamana Bougenville.

review menginap Glamping Lakeside
(masih di jembatan Glamping Lakeside. Dokpri)

Keesokan harinya viewnya tuh begitu luar biasa dan kita langsung menyebrangi jembatan yang ada di sepanjang Situ Patenggang itu. Oh ya gengs, sedikit aja nih cerita legenda tentang Situ Patenggang itu kalo ga salah menceritakan soal lidi yang dicabut trus keluar air dari situ sehingga menjadi Situ, kalo di bahasa Sunda, Situ itu artinya danau.
review menginap Glamping Lakeside
(Hemm jadi inget prewed ya di Glamping Lakeside. Dokpri)

Foto-foto gemes di atas jembatan ini menjadi daya tarik sendiri lho. Aku juga banyak menghasilkan foto-foto instagramable, tapi sayangnya outfitnya sungguh super santai dan tanpa polesan make up dan dengan bergo andalan, jadi ya maklum ya hehe. 

Di Glamping Lakeside juga, jangan ketinggalan buat cobain Golesat, semacam area permainan anak-anak dan suami aku nyesel karena gabisa ikutan, secara dia langsung tidur, padahal lagi diajakin sama keponakannya hehe. Untuk masuknya dengan membayar 50K aja perorang ya, udah bisa nikmatin Golesat. Tapi perlu adanya pengawasan orang tua nih. bahkan untuk anak usia 10-12 tahun, harus barengin sama orang dewasa untuk mengendarainya.

review menginap Glamping Lakeside
(Foto ala-ala One Direction di Glamping Lakeside. Dokpri)

Semacam seluncuran papan gitu, tanpa mesin, kalo ga ada kontrol dari orang tua, bisa-bisa melesat tuh. Aku juga sangsi sih sama keamanannya, tapi alhamdulillah mereka seneng hehe. Dan kita juga bisa nikmatin sejuknya pepotoan di kebun teh ya. Aku ga begitu masuk ke dalam, karena takut ada binatang, lumayan berkeliaran anjing guys disini, jadi ya be carefull aja ya. 

Waktunya check out dari Glamping Lakeside

review menginap Glamping Lakeside
(sebelum checkout dari Glamping Lakeside, foto diatas Pinisi restonya. Dokpri)

Oya untuk sarapannya sih, aku ke Pinis restonya ya, dengan menu yang standard dan ayam goreng lagi, jadi inget ipin upin. Banyak juga yang diantar ke kamar dan tidak dine in, hanya saja karena kami habis dari jembatan di Situ Patenggang itu, rasanya biar sekalian aja ke Pinisi Restonya.


Saat checkout, total sewa untuk family tent di Glamping Lakeside ini adalah 3.2 juta-an ya guys, dengan kapasitas 2 bed besar dan ada tambahan 4 extra bed, karena kita total ada 10-12 orang (udah sama bocil). 

Kalo pagi juga enak buat masak-masak mendoan (ini sih ngangetin dari pesen ke service room hehe) dan ngegorengnya juga pake kompor portable. Pokoknya kalo ke villa jangan lupa bawa kompor super bikin mudah segala urusan memasak. Dan masih sempet juga goreng ayam, jambal roti sama sambel bawang haha. 
glamping lakeside situ patenggang
(spot foto kece di Glamping Lakeside situ patenggang. Dokpri)

Totally ada beberapa lokasi explore untuk anak-anak bisa playground yang ditutup, ya mungkin efek dari covid-19 ini dan yang pasti, ketika kita disana tuh benar-benar posisinya ga begitu ramai sih. Dan tetap jaga protokol kesehatan diri dan keluarga kita. Seperti pagi-pagi para keponakan aku udah ngerengek mau ke taman kelinci yang ada di samping Pinisi Resto, tapi ya sedang ditutup akibat dampak Covid-19 ini.


Dan pas sampai disini juga, sepertinya Glamping Lakeside nya itu baru aja menggeliat kembali setelah masa PSBB Jawa Barat selesai atau berakhir. Aku juga harapannya sih memang segera usai pandemi ini, bikin kita semuanya terus berusaha struggle, semoga semuanya sehat-sehat ya!
glamping lakeside situ patenggang
(ga ketinggalan buat foto langit ala-ala di Glamping Lakeside. Dokpri)

Taman Bougenville: Tempat Refreshing dan Menginap Keluarga yang Privat

review villa taman bougenville bandung selatan
(Villa Taman Bougenville. Bandung Selatan. Dokpri)

Setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, dan terutama tempat tinggalku Jakarta-Tangerang, memasuki awal bulan Juli ini kami sekeluraga besar suami mengadakan meeting keluarga.

Taman Bougenville Ternyata Lokasi TRUST Sewaktu di PT Medion 

Membicarakan mengenai staycation, sambil melepas lelah yang tanpa kita sadari cukup mendominasi selama masa pandemi covid-19. Yes, i'm not okay with this situation, menyikapi hal itu kita bareng-bareng buat staycation di sebuah villa yang ada di Bandung aja. Lalu tercetuslah di daerah Banjaran, dekat dengan Gunung Puntang, yaitu Taman Bougenville.

Awalnya aku ga ngeh dong kalo Taman bougenville ini tuh tempat dan lokasi dimana aku saat masih bekerja di PT Medion Farma Jaya (Cimareme) ini mengadakan acara TRUST gitu di Taman Bougenville ini. Time is to fast, dan ada rasa rindu banget pas menyusuri sela-sela Taman Bougenville yang dulu aku bermain beberapa games disana sama beberapa temanku yang ternyata satu demi persatu sudah lulus juga dari Medion ini HAHAHAHAHAHA.

Jujur aja aku ga ngeh banget waktu keluarga aku ngadain meeting bareng buat nentuin mau nginep dimana, pas dikasih tau lokasi fotonya aku juga ga inget sama sekali. Secara dulu perginya bareng-bareng dan Taman Bougenville itu jadi kayak drop point doang, kita games di daerah gunung Puntangnya sih kayaknya. 

Taman Bougenville (Review): Menginap Bersama Keluarga Cukup Privat

review villa taman bougenville bandung selatan
(Potret keluarga besar Klan Darussman. Dokpri)

Kenapa aku bilang gini, mungkin masih dalam masa-masa Adaptasi Kebiasaan Baru, kami juga kemarin menggunakan mobil dan sepanjang perjalanan tidak menemukan check point atau pengecekan petugas, hanya saja saat masuk lokasi Taman bougenville, kami diperiksa suhu dan tetap menggunakan protokol kesehatan seperti masker, tidak menyentuh sembarangan objek dan juga rajin cuci tangan. 

Untuk area menginapnya alias villa Taman Bougenville ini mungkin dari pihak pemilik, kedepannya agar diberikan tulisan Villa Taman Bougenville gitu, jadi kita pengunjung ga kesasar untuk parkir di area pengunjung yang sekedar menikmati Taman Bougenville tanpa menginap (soalnya kita nyasar begini).

Baca Juga: Liburan di Jogja, Menginap di Hotel Harper Super Worth It!

Lokasinya menyenangkan, sejuk, dingin dan juga sepi! Jadi alhamdulillah kami bisa quality time, secara mertuaku ingin bareng-bareng sama anak cucunya, terutama untuk berliburan bareng, yang sempat kepending akibat ada musibah waktu di bulan Februari lalu. Kita semua happy, dan waktu sampai itu sudah menjelang sore, dan masih ada sisa-sisa tenaga buat nikmatin alam sekitar yang begitu asri.

Ada lapangan luas di dekat Villa Taman Bougenville ini, yang bisa dipakai untuk anak-anak berlari, bermain dan aku juga bermain badminton. Dan awal mulanya keponakanku yang kecil ini, Alrescha  bisa jalan karena memang sudah waktunya, ia pun jadi bisa jalan sejak di Glamping Lakeside nanti. Di Taman Bougenville ini ibarat pemanasan gitu lho.

Review Villa Taman Bougenville

review villa taman bougenville bandung selatan
(Ada kolam renang di Taman Bougenville. Dokpri)

Aku dapat cottage dengan lantai 2, jadi lantai satu itu untuk satu kamar dengan 2 tempat tidur dan satu kamar mandi privat. Lalu di samping depannya ada kamar mandi lagi sejumlah 2 beserta dispenser.

Cukup membuat kami harus naik turun sih untuk sekedar buat kopi atau seduh teh, bahkan masak popmie haha. Dan kalo pas lagi mau ke kamar mandi memang harus naik turun, tapi gapapa sih, jadi bisa lebih bersih dan ga becek aja.

Homey banget, seperti rumah kayu ala-ala gitu, dan satu ruangan dengan selasar besar langsung diisi oleh 8 tempat tidur dan meminta 2 kasur yang ada di kamar bawah untuk di bawa ke atas. Sudah ada Televisi dan juga beberapa kursi untuk duduk-duduk santai di balkon teras.

Baca Juga: Menikmati Indahnya Gunung Gede Dari Balkon di Hotel Seruni Puncak Bogor

Aku sangat menyarankan kalian kalo sedang piknik ke villa gini, mending bawa kompor portable dengan gas yang bentuknya botol kalengan gitu, dan ini mempermudah dan menghemat beberapa waktu makan seperti makan sore atau makan malam. Kalo mamah mertuaku selalu rajin bawa makanan untuk pergi-pergi, saat kemarin dibawain ayam woku dan juga ayam goreng.

Dan buat kalian yang mau masak Indomie gitu, bisa tinggal manasin aja. Satu lagi, kalo pergi bareng, supaya sudah menyediakan satu dus air mineral ukuran tanggung, untuk stock minum, walaupun ada dispenser yang biasa disediakan oleh pihak Villa, tapi ada baiknya ya buat prepare aja gitu.

Ada apa aja sih di Taman Bougenville?

review villa taman bougenville bandung selatan
(Explore Taman Bougenville. Dokpri)

Selain menginap, di Taman Bougenville ini bisa menikmati keindahan alam yang terdiri dari adanya aliran sungai yang ga begitu deras dan kita juga sempat foto-foto disini. Lalu ada beberapa taman bermain yang disediakan oleh pihak Taman Bougenville.

Jalur-jalur untuk jalan-jalan di sekitar Taman Bougenville memang di setting seperti sedang menjelajah ala-ala hutan. Dan ada beberapa cottage yang dibuat berbeda konsep, ada yang di tengah danau gitu plus ada sumur ala-ala nya yang cantik.

Lalu kita bisa menikmati kicauan burung dan binatang khas kalo kita lagi ada di semi hutan gitu. Adem deh pokoknya. Dan kami semua karena sedang dalam masa pembatasan, emang jadi strike banget ya sama protokol kesehatan, kitanya sih yang inisiasi buat terus pakai masker. Kalo aku copot lepas, mau gamau di saat sesi foto haha.

Dan keponakan aku sempat tantrum karena ingin berenang, padahal kondisinya itu dingin banget, asli, ga ngerti sih kalo nyemplung, kan airnya dingin, setau aku sih ga ada fasilitas air hangatnya. Dan ada dua jenis kolam renang. Yang satu dekat dengan cafe dan yang satu lagi dekat dengan jalan setapak buat kita explore Taman Bougenville ini.

review villa taman bougenville bandung selatan
(Jalan-jalan pagi di Taman Bougenville. Dokpri)

Untuk makanan sarapan pagi, kita diberi nasi uduk dengan ayam goreng dan juga sambal. Cukup berat sih ya buat sarapan pagi hehe, dan ini diantar, jadi kita emang ga makan di restonya. Alhamdulillah staycation kami di Villa Taman Bougenville ini cukup mengesankan dan biaya rate per malamnya itu 2.3 juta-an, kurang labih ya (karena bukan gw yang bayar haha).

Yang paling berkesan sih ada sedikit friksi yang jadi pelajaran bangetlah buat aku, jadi aku setiap travelling itu, walaupun lokasinya ga jauh-jauh banget, tapi ada aja pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil. Oya, aku lupa share, kalo sebelum sampai di Taman Bougenville ini, kami mampir ke rujak khas daerah Bandung Selatan, yang ada rasa kecombrangnya. Dan ini enak banget, seger!

Ada yang punya pengalaman sama ke Taman Bougenville atau sudah pernah menginap di Villa Taman Bougenville ini? Soalnya pas untuk 4 keluarga dan bisa menghemat budget kalo mau jalan-jalan bareng. Sekian dari aku, semoga bermanfaat ya tulisan kali ini. Soalnya sekalian pemanasan, karena lama ga cerita perjalanan travelling, nanti insya Allah akan lebih sering hehe. Jangan lupa drop komen ya!


Skizofrenia Paranoid: Kita Cari Tau Lebih Dalam Yuk!

Skizofrenia Paranoid cari tau lebih dalam yuk
(Skizofrenia Paranoid cari tau lebih dalam yuk. Dokpri)

Skizofrenia Paranoid - Berbicara tentang keadaan penyakit mental yang diderita oleh sebagian orang, memang kerap kali banyak sekali faktor apa yang bisa menjadi pemicunya. Disini aku mau mau share sedikit beberapa pengalaman kecil aku mengenai Skizofrenia Paranoid yang mana merupakan suatu kondisi mental seseorang yang sulit mensinkronisasikan apa yang ada dalam pikirannya dengan keadaan lingkungan sekitarnya.

Untuk singkatnya Skizofrenia Paranoid kesulitan menyesuaikan pikirannya dengan realita yang ada. Seeprti ada gangguan dalam pikirannya yang sulit menkorelasikan dengan keadaan yang nyata. Sehingga mudah tertebak dari Skizofrenia Paranoid ini penderita akan mengalami ciri-ciri yang harus di cek secara keseluruhan dan biasanya memang mereka cenderung akan melakukan tindakan suicide (bunuh diri).

Ngobrol lebih dalam tentang Skizofrenia Paranoid

Skizofrenia Paranoid ini sendiri merupakan bagian dari Skizofrenia namun tidak semua penderita Skizofrenia ini akan mengalami paranoida. Untuk kasus Skizofrenia Paranoid ini kenapa bisa ada paranoida nya karena terdapat aktivitas delusi dan juga halusinasi dalam dirinya. Jika Skizofrenia itu sendiri bisa distabilkan seiring orang tersebut mau berobat dan melakukan konsultasi secara rutin, sehingga memudahkan dirinya menjalani aktivitas sehari-hari.

Jika dilihat lebih dalam Skizofrenia Paranoid ini memiliki ciri-ciri untuk sisi delusinya sendiri itu seperti ada rasa dikejar-kejar oleh sesuatu atau sebuah pihak. Merasa dirinya seperti diintai terus menerus sepanjang waktu oleh sebuah institusi bahkan oleh pemerintah sekalipun. Atau merasa banyak orang yang mengejar-ngejar dia secara keroyokan dan parahnya dengan hadirnya halusinasi dalam bentuk hadirnya suara-suara yang sebenarnya tidak nyata, hanya hidup dalam pikirannya aja selama ini.


Tak jarang halusinasi yang ditimbulkan oleh penderita Skizofrenia Paranoid ini adalah bisikan-bisikan terkait hal-hal yang membahayakan. Tak jarang hasilnya penderita mengalami suicide dalam hidupnya karena tidak terdeteksi secara dini terkait gejala dari Skizofrenia Paranoid ini. 



Penyebab Skizofrenia Paranoid 

Skizofrenia Paranoid cari tau lebih dalam yuk
(Penyebab Skizofrenia Paranoid. Dokpri)

Sebetulnya, jika ditanya penyebab kenapa seseorang bisa menderita gangguan Skizofrenia Paranoid  ini, para ahli medis sendiri belum bisa memastikan dan diketahui secara pasti. Dugaan terdekat adalah adanya kelainan pada otaknya juga ditambah dengan sistem transmisi saraf, dari kekebalan tubuh juga sangat berpengaruh besar seseorang mengidap Skizofrenia Paranoid.

Penyebab Skizofrenia  Paranoid ini bisa jadi dari adanya pemicu terutama dari lingkungan terdekat bahkan anggota keluarga sendiri. Bayangkan ketika Skizofrenia Paranoid  ini datang pada tubuh kita, lalu mengingat bahwa ada hal-hal diluar kendali kita, seperti:
  • kemungkinan besar historical keluarga ada yang pernah mengidap Skizofrenia, lalu diperparah dengan munculnya halusinasi sehingga makin terbentuk Skizofrenia Paranoid ini.
  • infeksi virus yang tidak dideteksi sejak masih dalam kandungan
  • inner child yang tanpa disadari anak ataupun orang tua, seperti kekecewaan yang begitu mendalam atas perlakuan-perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga ataupun orang tua secara verbal dan non verbal

Gejala Skizofrenia Paranoid 

Untuk gejala Skizofrenia Paranoid itu sendiri sebenarnya tidak bisa disamakan dengan gejala dari Skizofrenia. Gejala Skizofrenia itu tampak mengalami keadaan bicaranya kacau. Hal ini terlihat dari mengulangi kata-kata di tengah pembicaraan dan tak jarang membuat kata-katanya sendiri. 

Sedangkan gejala Skizofrenia Paranoid itu adanya delusi dan halusinasi. Adanya delusi yang artinya memiliki keyakinan yang begitu kuat akan sebuah hal atau topik (dan itu salah) dan tidak bisa dibantah oleh bukti yang diberikan. Serem banget ya.

Diawal aku udah cerita juga delusi yang dialami oleh penderita Skizofrenia Paranoid ini mengarah ke delusi kejar, yang artinya seseorang itu mengalami kecemasan yang begitu besar dan juga kehilangan kemampuannya untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak. 


Untuk arahan gejala Skizofrenia Paranoid ini ada dua sisi juga, ada gejala positif dan gejala negatif. Yang dimakud positif dan negatif ini bergantung dari arah interaksinya. Dengan berbicara kacau dan membuat kata-katanya sendiri, itu termasuk dari gejala positif (aktif) sedangkan gejala negatif itu adalah ketika tidak menunjukkan ekspresi dirinya, seperti tidak memiliki emosi dalam dirinya. Berwajah datar dan tidak tertarik dengan aktivitas ataupun kegiatan keseharian, cenderung menutup diri juga.

Dan inilah yang bisa mengarah pada aktivitas mengakhiri hidupnya selain ada bisikan-bisikan yang menyuruhnya untuk mengakhiri hidup, ketika ia tidak ada hasrat atas aktivitas dalam hidupnya, ia bisa menyudahi hal semuanya dengan suicide, semoga kita semua sehat-sehat ya setelah membaca lebih dalam dari artikel aku soal Skizofrenia Paranoid ini.

Pencegahan Skizofrenia Paranoid

Skizofrenia Paranoid cari tau lebih dalam yuk
(Penanganan Skizofrenia Paranoid. Dokpri)

Apa yang bisa diupayakan agar setidaknya Skizofrenia Paranoid ini dapat terkendali dengan baik dan insya Allah bisa melakukan aktivitas keseharian dengan lancar. Tentu tek lepas dari dokter medis, psikologis, konselor atau terapis yang dibutuhkan. Tapi support keluarga besar yang penuh kepada pasien.


Ada beberapa obat dan ini akan disesuaikan dengan anjuran dokter ya, selain itu aku mau bahas dari sisi terapi psikososial yang mana ini terapi untuk penderita Skizofrenia. Dengan rutin menjalannya dan lakukan hal-hal di bawah ini dengan konsisten dan selalu meminta perlindungan dan berdoa kepada Allah, insya Allah penderita Skizofrenia Paranoid ini akan membaik seiring berjalannya waktu.

  1. Atur pola interaksi sosial yang biasanya melibatkan jumlah dan banyak orang. Kita sudah membaca artikel dari yang aku tulis ini mengenai penderita Skizofrenia Paranoid ini adanya gangguan menarik diri dari lingkungan sosialnya. Saat ini lingkungan sosial tidak hanya yang bertatap muka saja, dengan hadirnya sosial media perlu diawasi paling tidak, agar tak menjadi triggered tersendiri untuk dirinya
  2. Melakukan rutin olahraga untuk tubuhnya. Pentingnya olahraga sudah kita rasakan ketika badan kita bergerak dan mengeluarkan keringat, pastinya adanya sirkulasi darah yang lancar yang mengalir lancara ke otak dan seluruh tubuh kita. Perasaan bahagia pun akan muncul setelahnya, karena tidak langsung tubuh kita akan menjadi lebih rileks dan bersyukur.
  3. Tidak melakukan tidur terlalu malam. Memperbaiki kualitas tidur merupakan PR banyak orang di era derasnya arus sosial media seperti sekarang ini. Paham betul bahwa yang kita perlukan adalah beristirahat dan hidup sehat walaupun teknologi semakin canggih kedepannya.
Dengan kita tau bahwa penderita atau pengidap Skizofrenia Paranoid ini memiliki kecenderungan yang mengarah pada perilaku bunuh diri. Oleh karena itu, baiknya kita sebagai manusia mengerti untuk menjaga omongan, sikap dan perilaku bahkan jari jemari kita ini ketika membuat postingan atau berkomentar di laman seseorang.

Karena kita tidak tau aktualnya seperti apa yang dialami oleh orang-orang yang berada di balik layar, so mari jaga kesehatan mental kita masing-masing dan semua orang di muka bumi ini. Apalagi penderita Skizofrenia Paranoid ini rasanya akan tidak merasa tenang karena tadi merasa di kejar-kejar dan itu beneran seperti kenyataan. Kita bisa membantu walaupun itu kecil di hadapan makhluk, insya Allah akan sangat berguna bagi para suvivor Skizofrenia Paranoid ini. Salam sehat semuanya!


Sumber referensi tulisan: www.halodoc.com

Cara Mudah Semai Kangung dan Pakcoy (Hidroponik)

cara mudah hidroponik sistem wick
(Cara Semai Kangkung dan Pakcoy Untuk Hidroponik. Dokpri)



Cara mudah semai kangkung dan pakcoy (Hidroponik Rumahan) - Tanem tanem hidroponik ini adalah sebagai suatu cerita aja ya gaes, biar enak nulisnya. Tentu diawali dengan proses menyemai dulu, disini aku mau membagikan pengalaman cara mudah semai kangkung dan pakcoy ala aku dan sampai belum pindah sistem wick, masih oke dan berhasil.

Jadi pada pertamakali sebenarnya kami ingin ketahanan pangan dalam rumah tangga ini beneran ada dan alhamdulilah terealisasi di saat pandemi covid-19. Awalnya kami malah ingin buat budikdamber, budidaya ikan dalam ember dan ini lebih kepada ikan lele. 

Karena kami berdua cukup suka sama ikan lele, jadi pikirnya kami kalo pelihara ikan lalu dibagian atasnya dikasih kangkung, cukup membuat ketahanan dalam rumah tangga kami aman. Namun karena memikirkan tempat dan kapan mulai, kami malah bikin hidroponik dengan membeli paketan hidroponik sekitar 200K an aja itu udah dapat bibit tanamannya (ada 2-4 pilihan) dan juga peralatan hidroponik ala rumahan.

Behind the story hidroponik newbie

Tentu dari aku pribadi, mengawali dalam hidroponik ini cukup menyita ya, kapan mau bikin sampe kemageran ini akhirnya berakhir saat liat update an temen yang berhasil panen dari kangkung yang super ijo-ijo dan langsung saat itu juga searching cara eksekusi dari awal semai hingga pindah sistem tanam (aku pake sistem wick).

Jadi yang perlu kalian siapkan dalam memulai hidroponik ini adalah bibit tanaman (selada/pakcoy/bayam merah/kangkung). Menurut orang-orang yang sudah tanam-tanam, kangkung adalah tanaman yang paling mudah dan yaudah akhirnya aku eksekusi kangkung dan juga pakcoy. Untuk peralatannya sendiri yang harus disiapkan saat semai adalah rockwoll yang udah di buat sekat-sekat tapi jangan sampai putus ya. Lalu wadah, air, sapu lidi dan juga bibit yang akan kalian tanam.

Jadi untuk kangkung, satu rockwoll ini masukkan 5-8 bibit ya, jadi karena dia kecil-kecil daunnya dan batangnya, bisa diisi lebih dari satu bibit. Ada yang bilang kalo sebelum semai, sebaiknya rendam bibit, namun aku tidak lakukan. Langsung aja bolongi rockwoll dengan bantuan batang sapu lidi (ini lebih mudah), lalu masukkan bibit-bibit dalam lubang rockwoll nya ini.

Lalu setelah itu simpan ke dalam kantong kresek hitam atau tutup dengan kresek hitam, ini tujuannya agar tunasnya cepat muncul berupa sprout-sprout. Sedangkan untuk pakcoy cukup satu bibit aja yang dimasukkan ke dalam rockwoll. Setelah itu, yang diperlukan dalam proses semai adalah kecukupan air pada rockwoll.

Kalo aku setiap pagi dan sore ini selalu cek kelembaban dari rockwoll ini, tidak terlalu menggenang airnya tapi benar-benar lembab. Untuk kangkung aku setelah waktu semai ini, juga rajin buat diajak ngobrol (kayak yang di Capten Ri di Crash Landing on You wkwk). Setelah hari ke-6 muncul 2-3 daun, kalian harus siap-siap pindah tanam ke sistem netpot.

Sistem Wick Pakai Netpot: Setelah Semai 7-10 HSS

cara mudah hidroponik sistem wick
(Peralatan wajib untuk semai kangkung dan pakcoy di rumah aja. Dokpri)

Yang perlu disiapkan setelah proses semai ini (untuk kangkung dulu ya) adalah:
Wadah yang buat isi air hingga 10 L
Suntikan (untuk masukan Nutrisi A dan B Mix)
Net pot
Kain flanel
Gelar ukur plastik
Air murni
Pengaduk

Praktek Semai Kangkung dan Pakcoy: Hidroponik

Langsung aja ya, setelah kalian siapkan itu semua, berarti potong-potong rockwoll yang sudah berisi bibit kangkung yang siap untuk pindah tanam. Karena hidroponik, berarti medianya air ya guys dan air ini air yang sudah diberikan nutrisi, yaitu Nutrisi A dan B Mix. Kalo kalian beli paket, barang-barang diatas sudah include, jadi praktis dan kalo mau menambah tanaman lain, kalian tinggal ikutin step aja dengan sama cuma menambah wadah, netpot dan sistem wick berupa yang warna kuning bolong-bolong itu lho.

Setelah itu buat larutan A dan B mix ini yang sudah tersedia dengan cara larutkan sediaan A dan B ini pada botol yang berbeda (yang sudah diberikan label) pada 500 ml air, lalu diaduk-aduk dan jadilah larutan A dan B mix ini. Sangat disarankan menggunakan air murni, yaitu air sisaan kondensat AC (aku pakai ini) kalo tidak ada pakai air kran juga gapapa.


Setelah siap, untuk kangkung, pakai wadah yang berisi 5L air murni lalu campuran nutrisi A dan B mix ini masing-masing adalah 25 ml. Lalu gunakan suntikan untuk membantu mencampurkan pada larutan air murni ini guys untuk nutrisi A dan B mix ini. Kalo sudah, siapkan flanel yang disambung kepada netpot dan masukan pada sistem wick dan mulai susun potongan rockwoll yang sudah berisi bibit yang sudah tumbuh 3-4 daun sejatinya dari kangkung.

Setiap harinya, untuk kangkung yang sudah pindah tanam ini, harap untuk selalu mengaduk-aduk wadah yang berisi air dan larutannya ya, ini agar tidak terjadi kutilang pada kangkung. Ini juga aku masih mencoba kok guys, karena pada awal-awal, pertumbuhannya kangkung emang keliatan kutilang banget. Dan selalu ditempatkan pada cuaca yang panas ya, dan ini dia keluhan aku.

Karena design rumah aku ini yang bagian balkonnya juga ga ada rooftop, jadi langsung ke arah genteng dan itu ga datar, jadi berpatokan sama matahari setelah lewat jam 12. Rumahku ini mengarahnya ke arah kiblat, artinya ketika pagi hari, harus banget nih buat depatin mataharinya dengan menunggui mereka di teras depan rumah lantai 1 ini.

Pakcoy!

cara mudah hidroponik sistem wick
(semai hingga muncul sprout. Dokpri)

Untuk pakcoy, urutannya sama aja sih guys. Oya tadi aku belum jelasin untuk penambahan nutrisi untuk setiap sayuran atau buah-buahan itu berbeda. Untuk lebih idealnya itu sih harus menggunakan alat ukur PPM yaitu TDS meter, karena aku belum punya jadi aku pake asumsi aja untuk prosentase pemakaian PPM ini untuk campuran nutrisinya ya.

Kalo kalian beli paketan, kalian juga akan dapat tabel untuk langkah-langkahnya sih dan aturan untuk berapa PPM yang harus ditambahkan di masing-masing bibit tanaman. Untuk pakcoy ini, wadah yang disiapkan adalah 7 L dengan larutan nutrisinya adalah masing-masing 36 ml, ini aku pake asumsi atas range dari pakcoy itu butuh sekitar 1400 ppm (untuk nutrisinya) berarti akan lebih banyak dari kangkung.

Untuk kangkung ini butuh 1200 ppm, maka 5L air ditambah dengan 25ml nutrisi (ini untuk masing-masing nutrisi A dan B mix ya). Kalo kalian pemula, bisa pake cara aku aja, untuk patokannya ya pencampuran nutrisinya. Sebenarnya, kalo ikutin di Youtube itu, setiap berapa HSS (Hari setelah semai) ada penambahan dan pengecekan nutrisi, jadi aku pakai per 10 hari setelah dia pindah tanam ke netpot, akan aku tambah nutrisinya 10 ml lagi.

cara mudah hidroponik sistem wick
(Siap pindah sistem wick kalo udah muncul daun sejatinya 3 atau 4. Dokpri)


Ini fungsinya buat pertumbuhannya mereka sih agar tidak kutilang juga. Dan PR aku sekarang adalah memastikan kecukupan sinar matahari buat tanaman pakcoy aku yang ternyata bagian batangnya itu kecil akibatnya letoy gitu, sehingga ga kuat nopang daun. Semoga setelah konsisten beberapa hari ini di area yang benar-benar panas, bisa sehat-sehat ya.

Kalo kalian mau coba hidroponik kayak aku ini, bisa diikuti beberapa step nya ya. Dan proses berkebun ini ternyata mengasyikan lho guys. Ga kerasa, nambah kesabaran kita juga buat melihat proses. Beberapa kali aku juga update pertumbuhannya kangkung dan pakcoy ini di Twitter aku. Bisa cek disini ya! Dan buat kalian yang butuh untuk paketan hidroponiknya sama kayak aku, bisa klik link ini ya!

Kegagalan pada sistem Wick After 5 HSST

cara mudah hidroponik sistem wick
(Pada pingsan boss hasil pindahan ke sistem wick buat hidroponik aku. Dokpri)

Akhirnya aku bisa menceritakan kegagaln ini gengs haha. Setelah kurang lebih seminggu aku kecewa banget sama hasil hidroponik aku yang entah udah ga aku itung lagi udah hari keberapa HSST, sepulang dari Lembang waktu awal bulan Juli kemarin, tanaman aku kutilang semua, kangkung dan pakcoynya.

Padahal, udah aku sinarin sama lampu UVA UVB barengan sama si Juro, kura-kura sulcata aku itu. Tapi no sense dan bener aja makin parah, ketika aku udah ga sanggup lagi harus gotong-gotong buat mengejar sinar matahari (biar mereka dapat asupan simat minimal 6 jam perhari). 


Aku capek dan lelah, rasanya overwhelming aja gitu, dan sedih pas liat tanaman temenku tumbuh subur dan hasilnya udah bisa dipanen, bisa dipetik gitu. Ya Allah, makin teriris dan stress aku jadinya. Sekarang udah aku taruh aja gitu di teras, mengandalkan sinar matahari sore hari mulai jam 3 sore. 

Jadi gengs, aku udah ga ngerti lagi sama kondisi mau pake cara gimana, cuma satu-satunya alternatif memperbaiki ini semua, sebelum fixsasi kegagalan, aku mau coba taruh di depan jendela ruang tamu, yang mana itu juga penuh perjuangan sih, karena harus melewati pohon sirih yang sempit banget itu dan takut ada uler aja akutuh.

Intinya kalo mau hidroponik tuh pastikan kondisi rumah terang dan bisa ada lokasi buat panas-panasnya gitu lho. Dan kalo di taruh di lantai 2 juga sama nih, karena keliatan dari hasil pakcoy aku yang tumbuh habis semai itu, dia kurus dan kutilang batangnya, makanya pas pindah ke sistem wick dia jadi kayak pingsan gitu lho hahahahhaa.

Doakan aku untuk alternatif buat nerusin hidroponik ini sehingga bisa membuahkan hasil. Saat ini terus masih aku usahakan, karena kepikiran juga sih, kayak gamau aja gitu gagal. Dan dapet wejangan dari mba Yayat, kalo seyogyanya menanam atau berkebun itu harusnya bikin kita happy, kalo kitanya stress, tanaman juga ikutan stress. Pelan-pelan aku perbaiki semuanya dan menghilangkan rasa tertekan pas ngeliat hasil pencapaian orang lain huhu. Semangatin aku ya boleh tulis komentar di bawah ini, tengkyu semua!

Supplier Restoran Handal: Rahasia Membuka Usaha Kuliner Praktis




supplier restoran dengan GoFresh untuk usaha kuliner
(Supplier restoran handal jadi rahasia sukses bisnis kuliner kalian! Design by canva)




Supplier Restoran Handal - Supplier restoran saat ini bukan hal yang asing lagi bagi para pelaku usaha kuliner ataupun UMKM. Menyadari bahwa perilaku konsumen saat ini terhadap usaha kuliner yang berkembang dari waktu ke waktu, pola usaha kuliner yang saat ini sedang berkembang dan jadi tips menjalankan usaha kuliner praktis adalah dengan mencari supplier restoran yang handal.

Selain Modal, Ada 7 Hal yang Harus Kamu Tau Membuka Usaha Kuliner

Ini based hal-hal yang sudah aku trial dan juga sharing sama mamah mertuaku (secara beliau sudah berjalan usahanya selama kurang lebih 2 tahun). Jadi buat yang mau usaha kuliner, buat pinter masak dan ada passion masak-masak aja itu ga cukup. Butuh apa lagi dong?

1. Selalu belajar untuk mengenal keunikan produk yang dibuat

Menjadi owner dari sebuah usaha kuliner, awalnya ya jadi yang tukang belanja, tukang masak, tukang cuci-cuci bahan dan peralatan setelah bertempur di dapur tentu juga jadi pencicip yang baik. Hal ini selalu ditekankan oleh mamah mertuaku ketika aku declare mau coba usaha kuliner. 

Aku harus pintar mengenali cita rasa dan juga bahan-bahan apa yang dirasa kurang nampol atau kurang pas dalam suatu masakan. Jangan cuma respon, wah iya ini enak, ini pas dan ini kurang asin, karena ga semudah itu. Makanya penting banget owner dari usaha kuliner paham betul dengan keunikan dan ciri khas dari produk makanan yang akan dijual.

2. Tentukan apakah akan Konsep Food Truck, Restoran atau Open PO

Sebenarnya di jaman sekarang ini yang sudah melek digital, pemasaran usaha kuliner kita bisa dimaksimalkan dengan social media by open PO seperti itu. Mengingat sudah lebih dari tiga bulan ini kita berada pada kondisi yang masih dibatasi, tentu pelaku usaha begitu memutar otak.

Kalo aku pribadi sih malah suka dengan konsep ketiganya digabungkan. Tentu harus dikuatkan dengan hal yang paling dasar dulu, dimulai dengan konsep food truck yang seminggu dua kali saat waktunya CFD (kalo normal) dan hari-hari biasa bisa untuk open PO. Jika geliat sudah bagus dan semuanya pas, bisa deh untuk buka restoran.

3. Yakin masakanmu enak?

Jleb sih ya, tapi ini jadi sebuah solusi kalo misal kita ga bisa masak atau belum jago buat bertempur di dapur, jangan sedih. Karena kalian bisa temukan partner yang bisa kalian ajak buat bekerja sama secara putus. Jadi dia yang masakin dan kita yang atur semuanya. Tapi ini kembali ke kalian ya.

Untuk aku pribadi, walaupun sekarang masih proses pendekatan terus ke dapur, biar lincah dan terbiasa kerja cepat dan masakan tetap enak, inginnya belajar secara serius sehingga bisa menghasilkan kudapan yang endolita.

4. Lihat pasaran jangan cuma yang trend dan viral aja!

Pernah melihat pangsa beberapa usaha kuliner yang dimulai dari sesuatu yang viral lalu berujung, tidak permanently. Memang sesuatu tidak ada yang abadi sih gengs, tapi paling tidak dengan memikirkan arah pasaran kita tuh mau menyasar ke makanan berat, snack atau berupa dessert seperti puding dan cake, ini akan memudahkan dalam usaha kuliner kita. 


5. Tidak berhenti untuk belajar dan selalu riset, walaupun kecil-kecilan

Ini yang selalu dilakukan sama mamah mertuaku, walaupun sudah terkenal enak (memang enak banget) di umur yang tidak lagi muda, beliau masih semangat untuk mencari referensi dari hal yang sederhana seperti pring dan juga wadah untuk mengemas saat berjualan gudeg dulu, yang tadinya pake piring beralih pake piring-piring kayu gitu. Ala-ala anak estetik, padahal dulu belum ada trend estetik-estetikan haha.


6. Jangan lupa bersedekah gengs!

Hal penting dan yang kerasa manfaatnya dari memulai usaha kuliner ini dengan bersedekah. Mamah mertuaku cerita sekaligus berpesan kalo nanti di awal-awal,

"sehabis kamu praktek masakan gudeg, kan pasti ga akan setiap hari selama 3 hari itu makan gudeg terus, bisa nih kamu bagi ke orang-orang yang ada di jalanan gitu. Insya Allah nanti akan ada jalan dan pintu rezeki Allah buat usaha kuliner kamu, soalnya mamah dulu gitu pas awal-awal."

7. Berhubungan dengan supplier restoran yang handal dan trusted!

Ini hal penting dan mendasar banget, untuk gimananya kelancaran bisnis usaha kuliner kita bisa meningkat adalah dengan distribusi supplier yang handal, terpercaya dan miliki kualitas yang bagus. Sudah disinggung di awal kan ya, kalo pencarian supplier restoran atau supplier sembako itu kadang ga semudah menjentikkan jari tangan. Namun dengan perkembangan digital, semuanya bisa cincaaaai!

Tentang Supplier Restoran: Pengalaman Ingin Membuka Usaha Kuliner Gudeg 

supplier restoran dengan GoFresh untuk usaha kuliner
(Untuk usaha gudeg aku, pilih supplier restoran yang handal dengan GoFresh. Design by canva)

Sedikit bercerita mengenai usaha kuliner, sebelumnya aku sama sekali tidak berani gambling atau mengambil peran dalam usaha kuliner. Awalnya karena ga percaya diri sama masakan sendiri dan dulu selalu dimarahi mamah kalo main-main nyoba resep di dapur.

Tapi tenang, kalo sekedar masak air dan mie instan aku bisa kok haha. Ternyata setelah berumah tangga, kemampuan aku dalam berkarya di dapur ini tidak bisa dianggap sebelah mata dan suami sih yang ngasih testimoni. Sehingga, usut punya usul, keluarga suami, khusunya mamah mertua ini punya usaha kuliner yang sudah berjalan kurang lebih dua tahun dan memang harapannya bisa sampai buka restoran, lalu terkendala tenaga dan sempat sakit, usaha kuliner tersebut jadi berhenti.

Oleh suami, aku selalu diberikan kesempatan dan juga challenge untuk terus membuka jiwa-jiwa enterpreneur dan ia lebih setuju jika aku bergelut dalam enterpreneur. Di masa pandemi ini juga membuat aku akhirnya mencoba belajar bersama mamah mertua untuk kembali membangkitkan usaha kuliner Gudeg yang pernah hype di Tangerang beberapa tahun lalu goes to restoran gudeg, tentu dengan suppllier restoran yang handal.

Tapi aku merasa ga percaya diri dan belum terbiasa lincah dengan takaran-takaran dan harus berlama-lama di dapur. Dalam masa belajar bikin gudeg itu aja, saat malam hari badanku langsung pegal-pegal terutama bagian kaki. Belum lagi perkara menyiapkan bahan baku segar untuk usaha kuliner gudeg ini. Pagi-pagi buta harus ke pasar, belum lagi di masa pandemi Covid-19 ini dan juga bahan baku yang sering kecolongan dapet yang kurang bagus dan juga busuk. 

Another Story Tentang Supplier Restoran: Mamah mertuaku senang ketika ada jalan membuka usaha kuliner dengan praktis

Ketika aku kemarin belajar-belajar bikin gudeg dan ada seabrek makanan pendamping yang selain gudeg nya itu, udah jiper duluan. 

"Huaaaaaaaa apa aku bisa nerusin ini? Ribet dan ga praktis gak sih kalo usaha kuliner gudeg ini tuh"
Tenang, itu masih jeritan dalam hati aku aja yang akhirnya tersuarakan di blog ini. Dan ketika hadirnya supplier restoran ini, rasanya aku akan cukup terbantu. Apalagi ketika mamah mertuaku dapat kabar mengenai supplier restoran ini, tentu beliau akan selektif dan tanya-tanya apakah kredibel atau tidak.

Tentu dengan memnutuskan kamu akan usaha kuliner gudeg ini secara praktis dengan mengandalkan supplier restoran yang handal, ada beberapa hal yang harus menjadi prinsip tebal buat teman-teman "deal with it" karena apa? 

Yang akan teman-teman pasarkan dari supplier restoran ini adalah bahan-bahan segar yang akan diolah pada proses selanjutnya, bisa daging, sayuran dan juga bumbu-bumbu tentu yang harus betul-betul fresh.

1.  Supplier Restoran harus yang memiliki historical baik

Maksudnya, selama kalian mau buka usaha kuliner praktis, jangan sampai membatasi untuk mencari supplier restiran yang tidak memiliki historical yang baik. Historical disini adalah berupa testimoni dan keadaan yang koheren. Artinya ketika supllier restoran tersebut baik secara testimoni, pastikan kalian juga sudah survey bahwa memang pada kenyataannya supplier restoran tersebut tidak memiliki beragam masalah dalam proses distribusi bahan pangan untuk beberapa usaha kuliner

2. Supplier Restoran yang go digital

Beruntungnya di era kemajuan teknologi jaman sekarang ini adalah kemudahan akses untuk bisa berkembang bagaimanapun kita maunya. Usaha kuliner praktis dengan dukungan supplier restoran yang go digital, rasanya sangat mudah di jaman yang sekarang ini. Melalui satu pintu, tentu kebutuhan yang diperlukan oleh usaha kuliner, sudah tercakupi dari sana dan memasok dengan optimal.

3. Supllier Restoran dengan penawaran harga terbaik

Seperti layaknya di pasar tradisional dalam membelanjakan kebutuhan untuk usaha kuliner, pasti akan ada proses pertimbangan harga dari satu toko ke toko lain. Nah kalo teman-teman ingin mencari supplier restoran tentu harus perhatikan dalam sisi penawaran harga yang terbaik ya. 

Kita kan akan menjual sebuah produk olahan, tentu ingin harganya bersaing juga kan. Namun, pastikan win-win solution ya, tidak menawar dengan sadis atau kita malah mendapatkan harga tinggi, padahal seharusnya harga bisa di bawah dari itu.


4. Supllier Restoran dengan kualitas dan mutu yang baik

Tentu kita tidak ingin memproses makanan sajian di warung kuliner kita dari supplier restoran yang memiliki kualitas dan mutu pangan yang buruk. Memang labelnya sih murah, tapi apa dikata ketika barang dilihat sudah tidak bagus kualitasnya. Apalagi ketika kita butuh dalam load yang besar, yang dikirimkan tidak sesuai dengan kualitas yang di gadang-gadangkan. 

5. Supplier Restoran dengan jaminan ketersediaan bahan baku yang selalu ready

Ketika memulai usaha kuliner, sebenarnya sih memang dari pemesanan secara open PO (Pre Order) dengan begitu perlahan usaha kuliner kita mulai dikenal oleh masyarakat. Dengan proses marketing dari mulut ke mulut hingga sampai benar-benar bisa membuka gerai. Proses ini tentu akan berbeda dari segi pesanan kepada supplier restoran terkait bahan pangannya. 

Sehingga, ketika sudah menjadi gerai dan restoran, tentu kita harus tau bahwa supplier restoran ini tuh harus menjamin ketersediaan bahan baku yang selalu siap dan ada. Akan sangat menyenangkan dan proses usaha kuliner ini berjalan dengan baik.

Supplier Restoran handal ya Gofresh aja!

supplier restoran dengan GoFresh untuk usaha kuliner
(Supplier sembako dan supplier restoran dengan GoFresh bagi para pelaku usaha kuliner UMKM. Design by Canva)

Dengan kecanggihan teknologi jaman sekarang ini, para pelaku usaha kuliner sudah bisa menggunakan supplier restoran handal yaitu GoFresh yang memang bermitra dengan para pelaku usaha kuliner baik yang UMKM dan yang sudah levelnya restoran.

Jadi para supplier restoran dan juga supplier sembako yang ada dalam GoFresh ini sudah menyediakan beranekaragam kebutuhan usaha kuliner kamu, dalam genggaman aja. Seperti daging, sayuran, telur dan lain sebagainya. Dan jelas, apa yang ada di dalam GoFresh ini adalah produk bahan mentah yang terbaik.

Teman-teman juga bisa melakukan pengaduan jika terjadi ketidaksesuaian, dengan mengisi pengaduan pada aplikasi GoFresh, lalu nanti tulis keluhannya dan kirim email ke Gojek yang sudah ada pada aplikasi. Selain itu yang bikin aku suka sama GoFresh adalah sistem pemesanannya itu bisa H+1 dari kita pesan jika transfer diatas jam 3 PM. Untuk pembayaran juga sudah didukung dengan GoPay, CC Card, ataupun ebanking dengan virtual account. 

Gimana, seru kan untuk memulai usaha kuliner jaman sekarang ini, ada tantangan tentu akan ada kemudahan yang bisa langsung dipakai sama teman-teman dalam memulai usaha ini salah satunya pilih supplier restoran yang handal dengan GoFresh aja! 

Ada yang lagi jalanin bisnis kuliner di tengah pandemi ini dan pakai layanan supplier restoran dari GoFresh? Sharing dong di kolom komentar, terima kasih banyak sudah membaca dan jangan lupa say hi dengan tinggalkan jejak di kolom komentar!