Tentang Aku dan Lagi-Lagi Hanya Aku: My Story Life

grandys-sofia-nita-mawarni
(Don't judge me before you know my own stories. Dokpri)


Disclaimer: Bahwa dalam postingan ini adalah bentuk aku mengapresiasi diriku sendiri, tanda aku berani speak up dan tanda dimana aku menghargai diriku sendiri telah melalui sekian proses hingga di titik sekarang, walaupun masih ada tantangan kedepannya. Bagi yang merasa tersinggung, mohon maaf karena aku sekarang ingin bermain jujur dan ini menjadi story of my life..

Rasanya jari-jemari ini kesulitan untuk menemukan celah untuk bisa bercerita soal diri. Padahal sudah sering semenjak menyukai menulis, diri ini mudah diajak untuk berkompromi dengan segala hal.

Ketika aku mengajak diri untuk,

"yuk kita saling cerita, kamu punya cerita apa yang jarang orang lain tau"

Rasanya ada keengganan dan aku berusaha untuk merayu dan membujuk hingga pada titik rasa kekalahan, kalo diri ini ada yang belum selesai. Ada bagian yang rasanya masih belum usai dan tuntas, begitu.

Badan terasa meriang, rasanya tidak bergairah ketika menemui secercah matahari pagi, ternyata penyebabnya adalah bergumul kepada pengenalan diri, yang rasa-rasanya cukup malas untuk dapat diceritakan panjang lebar.

Namuni ada sebuah keharusan dalam diri, bahwa gimana kita akan bisa hidup, kalo ternyata ada sebagian dari hidup kita yang ternyata dirasakan sangat penting untuk orang lain. Mengerti akan hal itu, aku beranjak dan mengajak diriku untuk bisa pelan-pelan dapat berdamai.

Ini adalah aku...

Ya, aku adalah Grandys Sofia Nita Mawarni, yang sebagian orang akan mengulang namaku hingga 2-3 kali untuk memastikan dalam segi ejaan dan penulisan tidak salah, pun memastikan itu bukan nama pena, haha. 

Namaku Grandys ini cukup membuat aku bahagia, nama yang cantik, nama yang indah dan menggambarkan bagaimana aku bisa hidup. 

Grandys dalam bahasa latin Biologi adalah Tectona grandis, yang artinya adalah pohon jati. Diambil dari nama-nama tumbuhan Indonesia karena Ayahku basicnya sebagai kehutanan (forester), begitu juga dengan nama adikku yang artinya adalah Kumis Kucing.

Baca Juga: Pernah Bermimpi Jadi Model Muslimah Lho!

Gambaran kayu jati itu kayaknya bisa jadi aku banget, karena seolah-olah rentetan hidup yang terjadi hingga umurku sekarang di usia 26 tahun ini berada pada fase

"kamu kudu kuat, kamu kudu setrong, kamu kudu bisa tangguh".

Bahkan aku sendiri gak nyangka bisa sekuat ini gaes haha, walaupun ya mungkin masalah hidup orang mah ya gabisa diukur gitu aja sama pandangan kita sendiri.

Perjalanan hidup...

Ternyata kalo dilihat perjalanan hidup aku yang rasanya amazing aja gitu. Aku kecil tinggal di Ternate, Maluku Utara bersama kedua orang tuaku yang sama-sama bekerja. Namun kelahiranku di Nganjuk, Jawa Timur dan bahasa ibu aku sejak kecil adalah Bahasa Indonesia.

Padahal, kedua orangtuaku berbeda suku. Ibuku Jawa Timur, Ayahku Sunda. Lalu ketika masa kecilku di Ternate hanya sampai kelas satu SD caturwulan ketiga di tahun 1999 menuju tahun 2000, kami sekeluarga pindah ke Rengasdengklok, Karawang Jawa Barat.

Otomatis aku menghabiskan waktu disini sejak SD hingga SMA semester satu memiliki berjuta-juta pengalaman yang tak terlupakan. Mulai dari proses pindah SD karena di bully, SMP aku di bully karena gemuk, ketiak basah, jerawat, lalu muka tua (boros) jelek dan sampai mempengaruhi proses tumbuh kembang aku sendiri.

Sedih sih nyadarin, diri sendiri jadi korban bully tuh. Lalu SMA juga mengalami cinta bertepuk sebelah tangan, pernah jadi bucin juga dan sampai akhirnya di perkuliahan baru bisa rasain namanya dicintai walaupun ya tetap aja berubah menjadi rasa sakit hati.

SD aku cukup berprestasi, aku pintar mengarang emang dari dulu, suka baca majalah Bobo adalah sebuah kunci haha. Lalu SMP aku pernah menduduki peringkat juara bertahan namun ingin masuk setingkat provinsi tapi ga kesampaian.

Pas SMA itu kenapa sampai semester 1 karena kami pindah lagi ke Nganjuk karena harus merawat kakekku yang sudah menua. Disitu aku di bully karena katanya anak Jakarta yang harusnya hits tapi bentukannya kayak aku (ga cantik di mata mereka).

Padahal aku juga bukan dari Jakarta plis, aku dari Rengasdengklok haha. Sempat hampir ga dapet sekolah SMA karena sebuah hal yang mamahku tau banget ini dan sangat memperjuangkan aku sampai bisa masuk di SMA N 1 Nganjuk.

Baca Juga: My Acne Story

Lalu di SMA itu cukup indah juga tapi terkendala Bahasa Jawa, aku gabisa Bahasa Jawa dan masih di bully tapi cukup menikmati keambisiusan hidup menjadi murid terpintar kala itu haha. 

Belum lagi permasalahan keluarga aku yang dari sisi ekonomi benar-benar diuji kala itu. Aku standing applause sama Ayah dan Ibuku selalu kompak apapun kondisinya walaupun saat ini mereka jalanin LDR.

Berkali-kali jungkir balik dalam membuat usaha, pernah dilakoni Ayahku. Sampai dititik aku hampir tidak bisa kuliah dan mengharuskan beliau kerja di Papua sana hingga saat ini, walaupun ya aku sudah selesai, adikku juga sudah lulus kuliah, tapi tentu ada tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang dipegang teguh sama Ayahku, aku salut dan bangga sama beliau!

Lalu kuliah itu masa-masa pengen banget aku revisi sih guys haha, terkena sebuah kebucinan yang "iyuh" banget sampe dua tahun lalu ya ada aja yang bikin keki, sekarang sih ya udah ngurus hidupnya masing-masing.

Tapi kalo boleh ngasih saran, kalian yang masih single dan punya rencana untuk bersama dengan seseorang baiknya jangan terlalu umbar sama orang lain atau sahabat yang kita gatau malah dia jadinya sama orang yang tadinya bersama-sama dengan kita.

Emang sih takdir, tapi kalo ada usaha preventif dulu, itu lebih baik sih!

Berlanjut ke usia life crisis kata orang-orang alhamdulillah aku bekerja dengan puas dan sampe masuk rumah sakit di sebuah perusahaan di Bandung selama 4 tahun dan baru resign pasca nikah sama suamiku ini.

Pernah juga hampir gagal nikah, lagi-lagi karena sesumbar itu kita cerita soal kedekatan kita dengan orang yang tadinya mau jadi sama kita. Jadi gitu pokoknya, kalian ya bisa ambil pelajaran dari hal ini.

Oleh sebab itu, aku emang jadi jarang post foto suamiku di sosmed karena udah trauma dari hal-hal diatas.

Aku menyukai diriku sendiri, my self love..

Untuk perkembangan hidup sekarang, emang ada masanya jadi galau banget karena tidak berpenghasilan utuh seperti hidup single aku dan kekecewaan serta rasa penyesalan yang menyelimuti, namun perlahan suamiku tercinta...

yakin dan percaya aku bisa jalanin pekerjaan yang membawa aku lebih sehat dan happy lagi.

Yang masih bikin ganjelan adalah soal kehamilan yang kita berdua juga masih struggle dalam hal ini, kita terus minta yang terbaik walaupun drama dalam pernikahan ga cuma seputar itu aja. 

Ada dimana kita bisa saling menerima, memaafkan dan juga saling bisa mengerti satu sama lain di titik dimana kita merasa udah kenal sama pasangan kita sendiri.

Begitu juga dengan extended keluarga dari drama pernikahan yang tak bisa kita hindari, banyak belajar dan mengambil hikmah sih dari setiap kejadian yang ada.

Kini saatnya aku bercerita betapa aku mengagumi sosok diriku ini. Mampu bertahan dengan segala gejolak yang ada, mampu beradaptasi yang menurutku tidak semua orang mampu memilikinya. 

Sesuai tes MBTI, mungkin aku ENTJ garis keras dan berdasarkan hasil STFIn aku adalah anak TE banget, aku pernah hidup menjadi anak yang intovert dan ga bersyukur sama diriku sendiri.

Baca Juga: Penasaran Dengan STIFIn? Baca Disini Yuk!

Saat ini aku merasa senang karena dalam pencapaian blog yang belum begitu sukses amat ya, tapi paling ga aku ada kemauan untuk bisa terus belajar.

Malah selama pandemi ini aku merasa intensitas belajar aku di dunia digital itu kayak ngalahin anak kuliahan (weeey lebay!).

Sebagai anak Teknik Kimia yang menjadi seorang penulis, kok kayaknya ngayal banget, but i did it!

Ada dimana orang menjustifikasi bahwa pilihan aku ini tidak baik, mau dibawa kemana masa depannya lalu apa untungnya dan apa yang akan dicari, tapi aku selalu percaya, tulisanku suatu saat akan menemukan jalannya.

Walaupun Teknik Kimia tapi jadi penulis, blogger, tukang cuitan di twitter hehe, tapi aku punya kegigihan, keterampilan, ketelitian dan ketangguhan yang cukup keras kepala akibat kuliah di Teknik Kimia.

Aku pernah seneng banget bisa pergi ke Labuan Bajo, memenangkan lomba Blog Yoforia dan juga memenangkan lomba juara 3 di event gala pernikahan (tema menulis tips persiapan menikah). Walaupun sekarang-sekarang ini keinginan buat ngelomba aku masih turun drastis hehe.

Mimpiku untuk terus menjadi penulis apapun batasannya dan apapun keadaannya, semoga tidak akan pernah surut. Dari menulis aku bisa menemukan diriku sendiri.

Dan dengan aku menulis seperti ini aku sudah mencintai diriku sendiri untuk berani speak up yang tentu tidak semua bisa melakukannya, so i proud of my self!

Nivea Hokkaido Rose Series 36X Antioksidan (Review)

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Series. Dokpri)


Hai beauties! Udah saatnya aku ngeracunin kalian untuk cobain produk terbarunya dari Nivea yaitu NIVEA Hokkaido Rose Series yang mana kita udah tau semua deh ya Nivea ini teroke banget kalo soal perawatan dan juga urusan kulit.

Kalo kita tau brand Nivea sejak lama, udah pasti kita loyal banget kan sama Nivea ini untuk dipakai dari sejak aku kecil sampai aku dewasa seperti sekarang ini.

Sebelum Review NIVEA Hokkaido Rose Series, Aku Curhat Dulu Ya...

Keadaan kita di rumah aja ini ga lepas dari kesehatan kulit kita yang gaboleh kita abaikan gitu aja. Karena kita di rumah aja bukan berarti keadaan kulit kita dalam kondisi yang baik-baik saja. Aku jadi sadar kalo di rumah aja itu ternyata membuat kulit aku jadi sering terpapar oleh sinar radiasi layar gadget dan juga laptop.

Keseharian aku yang juga dalam masa pandemi ini tidak menghentikan aku untuk tetap produktif membuat konten-konten, mau tidak mau akan terus berkontak dengan hal-hal barang elektronik tadi yang memungkinkan kulit aku secara langsung dan tak langsung terkontak dengan sinar radiasi tersebut.

Baca Juga: NIVEA Berikan Bantuan Produk Creme Tin Bagi Para Nakes Pejuang Covid-19 

Selain itu kondisi pandemi ini yang tidak tau sampai kapan atau kapan berakhir disertai dengan meningginya angka lonjakan kasus positif Covid-19 mau tidak mau membuat aku jadi ikut tertekan dan terbawa akan keadaan seperti khawatir terinfeksi, bagaimana dengan kondisi keluarga yang jauh sampai pada struggle kondisi financial disaat seperti ini, yang tanpa disadari memicu kondisi kita menjadi stress.

NIVEA Hokkaido Rose Series: Pentingnya Lindungi Kulit Dari Radikal Bebas

Aku sering banget nemuin beberapa artikel yang membahas tentang pentingnya kita membekali diri kita untuk rutin konsumsi buah-buahan dan juga makanan yang ada kandungan sebagai antioksidan. Untuk antioksidan sendiri ini penting untuk menjaga kesehatan kulit kita agar terhindar dari kondisi kulit kita yang kusam hingga indikasi penyakit kulit yang serius, seperti kanker kulit.

Yang aku ceritakan diatas tentang kondisi di masa pandemi ini, mau tidak mau kita jadi sedikit abai sama kondisi kulit, tapi plis jangan keterusan ya, karena kulit juga sebuah anugerah yang Allah berikan kepada kita, untuk terus kita jaga kesehatannya salah satunya adalah menangkal radikal bebas yang bisa aja masuk pada kulit kita ini.

Aku seneng banget karena sekarang NIVEA hadirkan produk terbaru yang kaya akan kandungan antioksidan yang pastinya akan berguna banget dengan kondisi kita saat ini ya ladies!

Karena NIVEA Hokkaido Rose Series ini miliki kandungan 36x serum antioksidan, wow pasti efektif banget ya kan!

Udah gitu yang bisa menentukan kulit kita sehat itu ya ditandai dengan kelembapan pada kulit kita terjaga, tidak ada permasalahan yang berarti pada kulit dan selalu gunakan sunscreen untuk lindungi dari paparan sinar UV juga.

Kalo NIVEA selalu membeikan yang terbaik, sama seperti NIVEA Hokkaido Rose Series ini yang formulanya adalah 0% (alcohol free) ga bikin kulit menjadi kering ataupun terkelupas.

Dan  NIVEA Hokkaido Rose Series ini terdiri atas 

Hokkaido Rose Whip Facial Foam

Hokkaido Rose Oil Infused Micellar

Hokkaido Rose Deo Deep Serum

Kenapa sih  NIVEA Hokkaido Rose Series ini milih kandungan bunga mawar dari Jepang ini sebagai bantu jaga kesehatan kulit kita, karena memang dikenal akan kaya nutrisi untuk kulit kita.

Nestya Rachmawati selaku Brand Manager NIVEA Face Indonesia mengatakan, 

"NIVEA memahami disaat tingkat stres akibat pekerjaan ataupun rutinitas menjadi lebih tinggi dibanding biasanya seperti akhir-akhir ini, kulit wajah kusam yang tampak lelah menjadi permasalahan yang dikhawatirkan banyak konsumen Indonesia. Tingkat stres tinggi juga dirasakan turut memicu keringat berlebih yang berpotensi menyebabkan bau badan.

 

Berkomitmen menghadirkan produk yang dapat membantu menjaga kulit tampak lebih sehat, dengan bantuan teknologi canggih laboratorium NIVEA, tim peneliti kami menemukan solusi yang bersumber dari kekayaan alam berupa Hokkaido Rose. Kami harap inovasi baru ini dapat membantu konsumen Indonesia dalammerawat kesehatan kulitnya."

Benefit yang didapat ketika menggunakan NIVEA Hokkaido Rose Series

  • Kaya akan Vitamin A C dan E yang mana ketiga kandungan tersebut adalah sebagai antioksidan dan membuat kulit tampak lebih sehat dan cerah
  • Untuk skincare series dari Nivea Hokkaido Series ini (facial wash and micellar oil) miliki sifat antiseptic dan juga anti-inflamasi sehingga membuat kulit wajah menjadi calming.
  • Efek dari kandungan rose dari Hokkaido Jepang ini memberikan efek menyegarkan dan juga bisa tahan lama lho. 
  • Bodycare dari NIVEA Hokkaido Rose Series ini ada kandungan antiperspirant (mencegah keringat berlebih) dan free alcohol ladies!

Pakai rangkaian NIVEA Hokkaido Rose Series ini ga cuma sekali dua kali gengs, ya tetap konsisten adalah kunci ya manteman!

dr. Nana Novia Sp.KK menjelaskan,

"Tingginya paparan sinar ultraviolet, baik yang berasal dari matahari ataupun perangkat rumah tangga seperti lampu dan gadget, dapat membuat kulit terlihat kusam. Nutrisi yang terkandung dalam ekstrak Hokkaido Rose dapat membantu menjaga kelembaban kulit sehingga kulit tampak lebih sehat dan segar.

 

Selain itu, Hokkaido Rose juga memiliki aroma dengan efek menenangkan dan menyegarkan. Manfaat ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang sehari-hari menjalani aktifitas yang dapat meningkatkan produksi keringat berlebih penyebab bau badan misalnya seperti aktif berolahraga ataupun bekerja di bawah tekanan."

Firs impression masing-masing produk NIVEA Hokkaido Rose Series ini akan aku jelaskan di bawah plus serta video Review aku terhadap produk NIVEA Hokkaido Rose Series ini ya! Enjoyed!

NIVEA Hokkaido Rose Series Micellar Oil Infused

review-nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose micellar oil infused. Dokpri)


First impression aku sama NIVEA Hokkaido Rose Series Micellar Oil Infused (125 ml) ini adalah SUKA BANGET! Wanginya soft dan ga bikin nyegrak di hidung plus sebelum pakai kita shake-shake dulu agar oil and water nya tercampur ya.

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose micellar oil infused untuk kemasannya. Dokpri)



Pemakaiannya juga bisa untuk daily apalagi di era pandemi gini, ada yang tetap harus menggunakan make up dan NIVEA Hokkaido Rose Series Micellar Oil Infused ini pas banget buat proses double cleansing disaat make up yang kalian pakai cukup heavy ya.

nivea-hokkaido-rose-series
(Review kandungan NIVEA Hokkaido Rose micellar oil infused. Dokpri)
.


Cara pakai kalian tinggal apply pada kapas, lalu botol plastik transparan ini akan mengelurkan produk berwarna pink juga dari kemasan, tanpa pelu kalian pencet gitu sih, ini udah tertuang gitu, pakai aja secukupnya ya!

NIVEA Hokkaido Rose Series Whip Foam Cleanser

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whip Foam Cleanser. Dokpri)


Tahapan double cleansing selanjutnya setelah kita pakai NIVEA Hokkaido Rose Series Micellar Oil Infused adalah menggunakan facial foam yang ini juga aku suka banget, yaitu NIVEA Hokkaido Rose Series Whip Foam Cleanser.

Kandungan yang bikin berbeda adalah adanya Hyaluron Serum dan juga Alba Rose Serum (dari bunga Hokkaido Jepang) yang dapat membuat kulit terasa lebih lembut.

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whip Foam Cleanser. Dokpri)


Packagingnya menggunakan jenis tube denga ukuran 100 ml seperti ini cukup travel friendly ya. Udah gitu, pas kedatangan produknya, ada segel lapisan alumunium pada bagian keluarannya si produk ini. Jadi aman ya ketika sampai pada customer.

Cara pemakainnya ketika wajah kalian sudah bersih, lalu basahi wajah kalian dengan air bersih lalu keluarkan produk ini dengan mudah saja (tuang secukupnya), lalu usap pada bagian wajah (ga perlu digosok-gosok ya).
nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whip Foam Cleanser. Dokpri)



Hasilnya? Wow sih, aku suka nyaris merasa relax ketika pakai NIVEA Hokkaido Rose Series Whip Cream ini yang lembut dan juga aroma bunga rose Hokkaido nya tidak menganggu indra penciuman aku.

Di kulit wajah aku juga tidak terasa ketarik gitu atau merasa kering setelahnya, justru merasa lembab, kenyal dan beneran kayak udah melakukan step skincare routine. 

NIVEA Hokkaido Rose Series Whitening Deep Serum (Dedodorant)

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whitening Deep Serum Deodorant. Dokpri)


Terakhir produk dari NIVEA yang ga boleh kelewatan adalah Deodorant-nya. Kali ini untuk NIVEA Hokkaido Rose Series mengeluarkan series Deep Serum untuk membuat pori-pori kulit ketiak kita lebih kencang. 

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whitening Deep Serum Deodorant. Dokpri)


Packgingnya juga lebih slim gitu, mudah diselip-selipin ke tas bepergian kita ladies hihi. Dan juga botol yang transparant ini memperlihatkan sisi liquid yang ada di dalam kemasan itu berwarna seperti susu putih gitu. 


Dan efek antioksidan ini juga membuat kulit ketiak perlahan akan terlihat lebih cerah. Untuk itu aku rekomendasikan Deodorant ini yang wanginya juga tahan lama, ga bikin ketiak kalian terasa gatal gitu.

nivea-hokkaido-rose-series
(Review NIVEA Hokkaido Rose Whitening Deep Serum Deodorant. Dokpri)


Wanginya? Dari ketiga produk yang aku coba dari Micellar Oil, Whip Cream hingga Deodorant ini, meskipun miliki kesamaan kandungan Hokkaido Rose, namun punya ciri khas yang bikin aku betah banget pakai ketiga produk dari NIVEA Hokkaido Rose Series ini.


Untuk aku pribadi, skin type aku adalah acne prone dan pernah juga menjadi acne fighters dalam kurun beberapa tahun dan sekarang udah happy banget bisa lepas dari jerawat, yang mungkin kalian harus lewati dengan hati yang penuh dengan kesabaran dan yang paling utama adalah pilih skincare yang aman ya!




Kalo aku pribadi udah kenal sama Nivea dari sejak aku SD, makanya ketika perkembangan teknologi makin maju, Nivea ngeluarin produk-produk terbaiknya untuk skincare, aku sangat bergembira sekali! 

Kalian udah ada yang coba NIVEA Hokkaido Rose Series ini belum? Kalo sudah, mana nih yang kalian cobain? Share pengalaman kalian ya!

Obati Pikun: Waspadai Pikun Menuju Demensia Alzheimer

obati-pikun-alzheimer
(Obati pikun dalam bulan Alzheimer sedunia. Dokpri)


Halo selamat hari Selasa!

Pernah gak sih kalian diumur masih 30-an trus ngerasa lupa naruh kacamata, naruh kunci motor atau mobil atau bahkan lupa tadi mau ngomong apa. Itu semua kayak terakumulasi sepersekian detik. 

Kalo pernah, kita samaan nih. Dan auto panik ketika hari Minggu 20 September 2020 lalu aku berkesempatan untuk ikut materi obati pikun dan waspadai pikun bukan pertanda seseorang beranjak lanjut usia.

Soalnya, pernah kan kita dengar beberapa berita bahwa sepsang orang lanjut usia yang masih bugar serta pikirannya itu masih cemerlang, masih bisa mengingat beberapa hal dan tidak mengalami gangguan seperti yang katanya pikun dikarenakan sudah usia lanjut.

Karenanya kita harus waspadai sebagai anak muda, sebagai orang yang tentu miliki keluarga terdekat dan membagikan kepada masyarakat bahwa kita sepakati bersama pikun itu bukan pertanda penuaan atas orang usia lanjut ya, karena ini adanya disfungsional pada fungsi otak seseorang.

Yuk kenal lebih dekat dengan pikun!

Bersama PT. Esai dan Perdosi dan beberapa narasumber yang memberikan edukasi mengenai obati pikun di bulan Alzheimer sedunia jatuh di bulan September ini, membuka mata aku buat memberikan edukasi kepada orang terdekat dan keluarga serta masyarakat yang membaca blog aku untuk ga menyepelekan persoalan "lupa".

Inilah perbedaan lupa dengan pikun guys!

Lupa: Hanya berhubungan dengan daya konsentrasi kita (tidak fokus)
Pikun: Benar-benar ng-blank karena adanya penurunan fungsi kognitif dan berpengaruh pada aktivitas harian

Lupa: Tidak sampai tersesat dan wajar jika lokasi yang ditunjukkan itu masih asing atau baru
Pikun: Tersesat di sekitaran rumah yang sudah menjadi aktivitas sehari-harinya

Lupa: Bertemu dengan orang baru sehingga tidak hapal namanya
Pikun: Pada orang terdekat, misal anak-anaknya atau cucunya bahkan lupa siapa namanya padahal satu rumah
obati-pikun
(bersama dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS untuk tentang pikun. Dokpri)



Enak ya kalo lupa sama mantan, uw banget gitu tapi itu juga perlu diwaspadai, berarti ada sebagian dari memori otak kita yang bermasalah. Dan menurut dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS pada kesempatan ini mengatakan bahwa saat ini,

Indonesia akan terus mengalami peningkatan usia lanjut usia, yang apabilan tidak ter-maintenance dari pola hidup yang baik, maka akan menjadi beban sebuah negara, karena mengalami usia tidak produktif dan terkena ancaman Demensia Alzheimer tadi.
Bersamaan dengan meningkatnya angka kemungkinan terjadinya Demensia Alzheimer pada usia lanjut ini membuat diri kita sebagai anak muda yang harus terus memperhatikan asupan gizi, tidak malas beraktivitas fisik dan selalu melakukan aktivitas yang mempertajam fungsi otak.

Pada kesempatan ini juga hadir Dr. dr. Dodik Tugasworo SpS(K) bahwa,

sangat penting kita semarakan bulan Alzheimer ini sehingga stigma masyarakat kepada orang lanjut usia yang mengalami pikun bukanlah sebuah kondisi yang wajar, namun perlu diwaspadai dan menjadi perhatian khusus. Untuk itu PT. Esai Indonesia bersama stakeholder yang berwenang bersama-sama melakukan peluncuran EMS.

EMS sendiri merupakan sebuah aplikasi yang bisa teman-teman download di Playstore (untuk IOS masih akan teru diperbaharui) secara gratis untuk dapat mendeteksi dini gangguan fungsional pada otak atau gejala Demensia Alzheimer ini sehingga bisa dapat rujukan lokasi untuk tindak lanjut.

EMS (E-Memory Screening)

obati-pikun
(EMS untuk antisipasi Demensia Alzheimer. Doc: Mas Ardan)


Kegunaan dari EMS ini memiliki peran besar untuk memberikan edukasi dari suguhan artikel-artikel yang berhubungan dengan syaraf dan penyakit lainnya dan juga sebagai deteksi dini bagi masyarakat.

Selain itu EMS ini memiliki fitur artikel, fitur test screening pikun dan juga fitur direktori. Untuk fitur artikel, mudah dimengerti oleh masyarakat dengan bahasa yang mudah dan juga banyak memberikan beragam tips dan trick dari merawat pasien Orang Dengan Demensia (ODD).


Selain itu untuk fitur test screening pikun ini dapat digunakan dengan mengisi secara jujur dari berbagai macam pertanyaan yang diberikan lalu kita mendapatkan semacam scoring. Jika dibawah angka 2 berarti kita berada pada kondisi normal, namun jika lebih dari 2 maka perlu adanya penindaklanjutan atau rujukan ke direktori yang terkait.

Fitur direktori ini berguna untuk menindaklanjuti keadaan setelah kita mengalami rangkaian test screening pikun itu dengan hasil sedemikian rupa dan mendapatkan informasi call center dari RS yang terdapat dokter yang ada di bidang Demensia Alzheimer.

Tentang gejala pikun

Di awal dr. Rien panggilan akrab dari dr. Sri Budhi Rianawati, Sp.S(K) mengatakan bahwa kita tidak mewajarkan keadaan usia lanjut usia dengan terjadinya pikun itu sendiri. 

Kita perlu membedakan bahwa yang sempat aku singgung sebelumnya apakah anak muda bisa terindikasi terkena Alzheimer sejak dini? Dan ini jawabannya adalah pada usia muda jika terindikasi infeksi ini maka dalam dirinya terdapat pencetus penyakit lain seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, Stroke (jantung koroner), Kadar lemak tidak normal, Obesitas, Disfungsi tyroid, Depresi, Kekurangan vitamin B12, Keturunan , Merokok, Kurang olahraga.

obati-pikun
(Macam-macam demensia pada peringatan Alzheimer sedunia. Dokpri)


Namun yang usia muda itu mungkin bisa terkena dari demensia, sedangkan demensia itu berbagai macam jenisnya, yang salah satunya itu adalah Demensia Alzheimer dan sedikit sekali prosentasenya mengenai usia muda.


Lalu dr. Rien memberikan informasi jika kita temui hal-hal berikut ini, sudah pastinya untuk diwaspadai sebagai gejala pikun.
  • Gangguan daya ingat sering lupa
  • Disorientasi bingung tidak tau jalan pulang
  • Menarik diri dari lingkungan 
  • Perubahan perilaku dan kepribadian (misal: pejabat ke kantor pake singlet) 
  • sulit lakukan pekerjaan sehari-hari (cara mengemudi, atur keuangan keluarga) 
  • Kesulitan pahami visuospatial (sulit ukur jarak tidak dapat perbedaan warna)
  • Sulit fokus
  • Gangguan komunikasi kesulitan berbicara 
  • Salah membuat keputusan 
  • Menaruh barang tidak pada tempatnya

Kepada Caregivers dan Cara Pencegahan: Obati Pikun

Di masa pandemi ini, yang menjadi kekhawatiran pada diri kita selain agar tidak terinfeksi Covid-19 adalah juga kepada orang tua yang mengalami ODD (Orang Dengan Demensia) atau DA (Demensia Alzheimer) adalah mereka akan merasa tertekan dengan kondisinya yang tidak bisa bebas pergi bersama cargivers keluar rumah.

Terapi yang bagus itu bagi pada DA adalah dengan berjalan-jalan keluar rumah, melihat sekitaran rumah dengan aroma angin yang berhembus dengan tenang. Sedangkan pada masa pandemi ini kita diminta untuk tetap di rumah saja lalu bagaimana dengan para DA dan juga caregivers ini?

obati-pikun
(kondisi otak manusia ketika normal dan terkena Alzheimer. Dokpri)


Tentu mereka miliki struggle masing-masing dalam hal ini, bagi para cargivers yang bisa saja terjadi pada anak-anak yang merawat orang tuanya, perlu kasih sayang yang setulus mungkin dan mengerti dengan sangat kondisi mereka ini sedang terkena sebuah disfungsional.


Alzheimer ini tidak bisa disembuhkan secara total, namun dapat kita cegah dengan cara memperbaiki kualitas hidup kita sendiri, mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran secara optimal, mempertajam pikiran kita dengan aktivitas atau permainan otak seperti mengaji, membaca, bermain TTS dan bermain catur.

So, dengan adanya webinar obati pikun di bulan Alzheimer sedunia ini kita bisa mengerti bagaimana menjadi seseorang yang sehat secara akal dan pikirannya dan juga bagaimana merawat para orang-orang terdekat kita atau bahkan kita sendiri yang nantinya menjadi seorang ODD ini. Apakah siap untuk mengawali hari-hari yang tentu akan terasa sangat berbeda ya teman-teman. 

Review Soto Kadipiro dan Kuliner Jogja Lain

 

soto-kadipiro-jogja
(Soto Kadipiro Baru Jogja. Dokpri)

Hai hai semuanya, aku kali ini mau ngasih kalian yang bikin ngiler nih!

Rekomendasi kuliner Jogja kalo kalian berkesempatan untuk ke Jogja pasti gabisa dituliskan hanya dalam satu blog post saja. Dan bukan dalam satu dua kali aku berkesempatan untuk ke Jogja itu, tapi selalu ada rasa rindu dan selalu pengen balik aja ke Jogja.

Perjalanan kuliner kali ini tuh ya serangkaian dari acara travelling bareng-bareng sama keluarga besar suami, yang menjadi trip terjauh kami sebelum covid-19 ini menyerang dunia dan juga bumi pertiwi.

Akhirnya kami gabisa pulang dengan pesawat yang udah aku booking dari jauh-jauh hari karena takutnya penyebaran virus di bandara dan secara impulsif tuh nerusin rental mobil untuk bawa kita sampai Tangerang.

Dan totally perjalanan bisa jadi lama banget dan sampai di rumah jam 4 pagi kebayang ga sih duh capeknya luar biasa ya hahaha.

Mencoba Soto Kadipiro Baru Jogja

soto-kadipiro-baru-jogja
(Masuk ke Soto Kadipiro Baru Jogja. Dokpri)


Sebelum itu kami mampir ke Soto Kadipiro Baru yang letaknya di Jl. Wates Km 1 No.46 Yogyakarta. Lokasinya mudah ditemukan dan waktu itu cukup sepi sih ya untuk jam makan siang. 

Ternyata tempatnya itu cukup luas ya dan kami memilih di tempat yang agak luas karena untuk makan berbanyak orang kayak gini.

Baca Juga: Review Hotel Harper Yogyakarta!

Ga menunggu lama, soto yang kami tunggu-tunggu pun datang. Kalo secara interior sih lokasi Soto Kadipiro Jogja ini tuh masih ada unsur otentiknya gitu dan beberapa pajangan juga ada yang menceritakan perjalanan Soto Kadipiro ini sudah ada dalam beberapa cabang ya.

Kebetulan yang kami cobain ini Soto Kadipiro Baru dan aku juga penasaran juga sih sama Soto Kadipiro (aja) tanpa ada embel-embel barunya hehe.

Duh maaf nih ya kebetulan aku jadi lupa waktu itu pesan apa aja, tapi aku selalu ingat dengan pesananku sendiri dong. Aku pesan soto campur gitu sih, tentu ga ketinggalan babat dan juga jeroan favoritku hehe.

Baca Juga: SGPC Menu Rekomendasi Sarapan Pagi Sekitaran UGM!

Ketika datang, aku lebih suka sotonya campur dengan nasi, ada aja sensasi yang juara kalo makan soto campur dengan nasi. Bagusnya di Soto Kadipiro Baru ini ada tambahan sayur rebusan gitu jika kurang pas lagi makan sotonya.

Dan ga hanya itu aja sih, ada baceman tahu tempe plus tempe mendoan yang lumayan kering dan dimakan selagi dingin pun tak masalah, soalnya sotonya juga uda hangat ya.

soto-kadipiro-baru-jogja
(Soto kayak udah jodoh sama tempe mendoan. Dokpri)


Jangan lupa untuk mengucurkan perasa jeruk nipis dan menambahkan sambal cabe ke dalam satu mangkuk Soto Kadipiro ini untuk menambah cita rasa luar biasa dari semangkuk soto.

Kalo menurut aku rasanya sih cenderung standar ya, dan ini jenis soto bening gitu, dan kalo melihat namanya Kadipiro yang begitu legendaris disertai dengan rasanya yang ya menurut aku ga begitu ada yang isitimewa sih guys.

Untuk harga, kalo seinget aku satu mangkuk ini bisa sekitar 30-35K gitu dan aku ga fotoin ya harga-harganya. Serta kalo kalian berkesempatan untuk explore beberapa makanan yang ada di Jogja itu ya ga hanya seputar sate tengkleng gitu-gitu aja guys.

Sate Klathak Tengkleng ga harus ke Pak Bari lho

soto-kadipiro-baru-jogja
(Ga perlu jauh-jauh buat ke pak Bari dan pak Pong untuk coba sate klathak dan tengkleng Jogja. Dokpri)


Salah satunya bisa cobain soto Kadipiro Baru Jogja ini juga dan aku sih akhirnya bisa ya cobain soto ini yang kebetulan emang harus ditempuh dengan mobil dan kalo makanan yang biasa aja tuh ya masih disekitaran kota Jogja aja.

Baca Juga: Honeymoon ke Jogja Super Lengkap Sampai Coba Sate Klathak Pak Pong!

So, selanjutnya aku mau cerita sedikit soal kuliner Jogja yang bisa kalian coba yaitu sate tengkleng tapi kita ga ada kesempatan untuk cobain sate tengklengnya pak Bari. Kebetulan kami sekeluarga menginap di hotel Harper dan disepanjang jalanan itu tuh ada sebuah pujasera gitu yang sedia sate tengkleng juga.

Rasanya sih not bad lah, dan cukup enak, mengentasi rasa kerinduan kita sama sate tengkleng pak Bari yang kita belum bisa kunjungi. Kalo aku ada kesempatan buat kulineran ke Jogja lagi, kayaknya aku ga akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mencicipi dan tentu saja merekam kelezatan mereka semua dalam blog aku ini.



Virtual Tour Korea Selatan Bersama Wisata Kreatif Jakarta

 

virtual-tour-korea-selatan
(Virtual Tour ke Korea Selatan bersama Wisata kreatif Jakarta dan harapan bertemu Lee Min Ho. Dokpri)

Anyeong Haseyoooooo!

Akhirnya aku seneng banget hari ini tiba juga! Bisa berkesempatan untuk virtual tour ke Korea Selatan bareng sama Wisata Kreatif Jakarta, mba Ira Latief sebagai tour guide nya.

Kami berkumpul bersama 25 perserta lain di room zoom untuk bisa menikmati tour ke Korea Selatan in yang kebetulan menjadi impian beberapa orang saat ini, sejak viral hal-hal yang berbau kekoreaan ini. Berbondong-bondong orang ada yang ingin bertemu oppa-oppa, atau kayak aku ingin explore Korea Selatan ini karena drama Korea yan aku tonton.

Baca Juga: Virtual Tour Keliling Sejarah Kemerdekaan di Jakarta, Bisa Lho!

Mba Ira Latief memberikan perjalanan ini seolah-olah seperti kita jalan beneran ke Korea, dan karena ada sesuatu hal, aku ikut bergabung ketika mba Ira Latief sedang menjelaskan T-card Korea yang design-nya lucu-lucu dan sebagai tiket kereta bandara untuk sampai di Stasiun Seoul.

Sesampainya di Seoul, kita dijelaskan itenary perjalanan Korea Selatan ini yang wajib kita kunjungi di Seoul itu mana aja sih. Dan kalo kita udah tiba di kota Seoul itu, stasiunnya yah, kita bisa menyimpan sementara barang bawaan kita dengan penitipan barang.

Ini bermanfaat buat para traveller yang pastinya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk explore kota Seoul, sebelum check-in ke hotel. So tempat wajib saat ke Seoul(Korea Selatan) itu mana aja sih?

  • Gyeongbok Palace
  • Cheongye Stream
  • Hanok Village
  • Gangnam
  • Myeongdong Street
  • Dongdaeumun
  • Seoul Tower
  • Nami Island
Sebelum jalan-jalan Korea Selatan di Seoul, mba Ira Latief memberikan pooling dimana Bali nya Korea? Jawabannya pulau Jeju guys dan banyak juga nih yang benar jawabannya. 

So, kita ke lokasi pertama di Gyeongbok Palace tapi sebelumnya kita setelah sampai di stasiun Seoul, kita itu sudah berada di kota yang berdampingan dari sisi modern dan juga tradisional. Berbeda di kota Jakarta untuk melihat suasana asli Betawi harus ke Situ Babakan.

Nah kalo di Seoul ini bisa dilihat sangat berdampingan dengan gedung-gedung tinggi dan modern dan juga rumah-rumah Korea yang tradisional itu. Oya, mba Ira juga menjelaskan tentang sejarah kota Korea Selatan pada tahun 50-an terjadi perang saudara dan membuat terpisah antar Korea Selatan dan Korea Utara.

Jumlah penduduk di Korea Selatan ini terbilang cukup padat ya, lebih dari 10 juta penduduk dan ini sama kayak kota Jakarta. Jadi di kota Seoul ini juga macetnya sama aja kayak di Jakarta dan kalo mau pergi ya rekomendasinya sih jam 9 pagi aja.

virtual-tour-wisata-kreatif-jakarta
(Ke Korea Selatan dulu dengan Wisata Kreatif Jakarta! Doc: By ISB)


Di kota Seoul ini kita bisa melihat beriringn juga dengan pegunungan, jadi keliatan pegunungannya ga cuma gedung-gedung pencakar langit doang. Soalnya Korea Selatan ini kota yang dikelilingi oleh perbukitan dan juga pegunungan.

Kota Seoul ini identik dengan sesosok patung yaitu Raja Sejong dan ditempatkan persis di lokasi dimana Raja Lee Gon bertemu dengan Letnan Tae-ul (mendadak remind The King External Monarch haha) ini menjadi kebanggaan masyarakat kota Seoul, kenapa?

  • Raja Sejong sangat berjasa dalam bidang sastra dan juga tekonologi, terbukti dari bahasa Hangeul yang dibuat oleh beliau dan juga senjata tradisional dan juga mesiu
  • Merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara dari dinasty Joseon dan beliau menjadi seorang raja yang disayang oleh para rakyat-rakyatnya
  • Melepaskan warga Korea yang hampir dikuasai oleh Tiongkok
  • Menyelamatkan para petani yang tercekik oleh pajak

Gyeongbok Palace

Berhubungan dengan raja Sejong, makanya di kota Seoul ini ada sebuah kerajaan yang terdekat dari kota dan mudah diakses yaitu Gyeongbok Palace dimana jumlah kerajaan di Korea Selatan ini ada 5 buah ya, tapi letaknya terdekat dari kota adalah Gyeongbok Palace.

Pada abad ke-14 yang masih satu dinasti dengan Raja Sejong kerajaan ini berdiri dan mengalami keruntuhan di abad 16 dan 17 yang cukup menghancurkan lokasi Gyeongbok Palace dan baru dibangun lagi pada abad 18.

Gyeongbok Palace ini tuh terdiri dari 5700 kamar dan juga komplek dari raja-raja, permaisuri dan juga para selir-selirnya. Saat ini Gyeongbok Palace berfungsi sebagai tempat pariwisata dan harga tiket masuk plus sewa Hanbok sebesar 200K juga bisa melihat pertunjukkan dari para pengawal kerajaan di jam sebelas, satu dan 3 sore setiap harinya.

Di Gyeongbok Palace ini kita bisa melihat ada teknologi yang diciptakan oleh warga Korea Selatan yaitu Ondol, dimana teknologi ini untuk menghangatkan rumah-rumah warga disaat musim dingin berlangsung. Dan juga di Gyeongbok Palace ini kita bisa foto-foto ala-ala kerajaan pake pakaian Hanbook ini.

Cheongye Stream

Lucu juga ketika warga Seoul ini sangat menikmati sebuah kali atau sungai di tengah kota yang merupakan jadi ikon wisata dan para turis juga diarahkan untuk bisa menikmati Cheongye Stream dengan cuci kaki dan ada beberapa festival juga yang sering diadakan disini.

Ternyata Cheongye Stream ini tuh punya keterkaitan erat dengan sungai di Kota Tua yang dulu pernah menjadi cita-cita dari bapak Ahok namun hingga kini statusnya ditutup karena khawatir malah membuat rusaknya sungai ini kembali.

Baca Juga: Film Korea yang Bagus, Review Parasite!

Sejarah dari Cheongye Stream ini tuh ternyata tidak bagus begitu saja, karena pada tahun 70-an itu menjadi tempat dimana para warga Korea Utara yang masih tinggal di Korea Selatan lalu ditutup dan menjadi jalan layang.

Pada tahun 2000 walikota Seoul saat itu melihat polusi kota Seoul meningkat dan ingin merombak Cheongye Stream ini kembali dan selesai di tahun 2005. Dari hasil data yang diperoleh, tingkat polusi kota Seoul mengalami penurunan yang cukup baik dan jadi ada populasi burung-burung. Sehingga warga Seoul ini merasa damai dan tentram ketika melewati dan menghabiskan waktu di Cheongye Stream ini.

Hanok Village

virtual-tour-korea-selatan
(Hanok Village di kota Seoul. Dokpri)


Lanjut ke kawasan pedesaan, disini tuh berasa banget kota Seoul di jaman-jaman kerajaan. Dan memang disini tuh jadi sebuah kawasan perkampungan yang masih sangat tradisional dan saat ini juga djadikan tempat menginap bagi para turis yang berkunjung.

Jika turis asing begitu antusias untuk bisa merasakan vibes pedesaan di Hanok Village ini, dan sebelum sampai di Hanok Village ini banyak banget deretan toko-toko yang menyediakan pakaian Hanbok bisa untuk dibeli dan untuk foto-foto saja.

Gangnam Street

Kita akhirnya sampai di kawasan Gangnam yang mana ini tuh kawasan para kaum elite. Kita tau para artis-artis Korea dan beberapa management yang terkenal itu lho (SM) yang tinggal disini dan banyak berderet toko-toko yang pasti membanderol harga fantastis.

Lahan di Gangnam street ini juga tuh paling mahal lho, setara dengan total lahan yang ada di kota Busan jika dijual, ya harganya sama dengan kawasan Gangnam ini, WOW!

Selain itu Gangnam ini ada juga Gangnam Road yang mana merupakan memorabilia para artis-artis Korea (sama dengan yang di Holywood itu) dan banyak juga Tedy Bear lho disini, karena kepercayaan warga Korea Selatan yang katanya nenek moyangnya berasal dari Tedy Bear.

Kalian tau kan lagu "oppa Gangnam style" itu tuh sebuah sindiran kepada orang-orang yang katanya orang Gangnam namun gayanya perlente. Padahal jika memang asli dari Gangnam, dia akan bergaya biasa-biasa aja dan ga jadi norak.

Gajauh dari Gangnam Road, kita akan mendapatkan makanan viral beberapa akhir waktu ini yaitu Korean Cheese Garlic Bread yang awalnya ada di gerai kecil di Stasiun Gangnam. Ini menjadi viral dan langsung sampai juga ke Indonesia, jujur aku belum pernah cobain nih.

Dongdaeumun

Cus kita ke Dongdaeumun yang meruapakan kawasan mall-mall gitu dan yang paling banyak didatangi oleh para turis, khususnya turis Indonesia adalah ke Doota Mall terutama di lantai 5 yang disini dijual semua oleh-oleh yang berbau Korea.

Udah gitu, kita akan semakin dimudahkan untuk berbelanja di Doota Mall lantai 5 ini, beberapa pegawainya banyak juga yang bisa berbahasa Inggris dan ada beberapa juga mahasiswa Indonesia yang magang part time disini. Pokoknya lengkap dari aksesoris, skincare, dll.

Myeongdong Street

Masih dengan berbau belanjaan, kita langsung ke daerah Myeongdong Street yang mana ini kawasan kalo di Jakarta itu kayak Pasar Baru atau pusat perbelanjaan (ciwi-ciwi udah pasti lebih dari 5 jam disini haha).

Di kawasan Myeongdong Street ini banyak juga relawan yang membantu para turis untuk mengarahkan destinasi atau menolong untuk dibantu ketika terlihat kebingungan. Bahkan negara yang mayoritas disini sudah masif sekali penyebaran agama Kristen baik protestan dan katolik ini juga menyebarkan agamanya dengan cara yang jarang kita temui di negara lain.

Negara yang sudah modern ini masih memiliki rasa percaya pada tuhan dan bahkan dibuat mengajak dengan cara dibuat tulisan "Kalian kesepian? kalian depresi? Ayo kembali pada Agama dan tuhan" Seperti itu tulisan atau ajakannya.

Mba Ira juga memberikan tips buat kita berbelanja skincare di kawasan Myeongdong Street ini adalah dengan setiap store itu kita jangan dulu memutuskan beli, tapi telusuri dulu dari ujung ke ujung dan pastinya kita akan dapat hingga 20 pcs sheet mask atau skincare trial dari masing-masing store karena untuk menarik pelanggan, seru yak!

Di Myeongdong Street ini juga terkenal dengan jajanan-jajanan Korea yang murah-murah namun tetap perhatikan kandungan ya buat teman-teman yang muslim. Karena disini tidak ada tanda ini halal atau tidak, tapi ya cukup perhatikan jika mengandung daging-daging, lebih baik kita hindari ya. 

Ada sebuah eskrim dengan tinggi 120 cm dengan harga rupiah tuh 25K aja, ya ampun ini mah murce gak sih haha. Udah gitu, kita bisa cobain corndog asli nih, bukan yang ala-ala haha walaupun ya rasanya mungkin aja sama. Kalian juga bisa install KLOOK sebuah aplikasi yang memudahkan kalian selama stay di Korea.

Seoul Tower

Siapa yang familiar dengan gembok cinta ala-ala? hayo siapa yang pernah ngerasain bikin gembok cinta ini dan menuliskan harapan dari relationship untuk bisa terus bersama, seolah-olah hati ini sudah tergembok gitu lho haha.

Menuju Seoul Tower ini dari kota Seoul 20 menit dan harus melewati sebuah terowongan (kalo kata teman-teman sih kayak nonton Hotel Del Luna). Dan cukup lumayan untuk sampai di Seoul Tower ini karena kita harus sedikit hiking.


Teman-teman yang sangat menyukai keindahan landmark sebuah kawasan, udah pasti Seoul Tower ini jadi pilihan teman-teman untuk nikmatin pemandangan yang luas banget disini, ya sama kayak Monas gitu guys.

Oya, disini juga tidak boleh sembarangan buah kunci kita setelah menggembok ya, karena dulu pernah menjadi sebuah masalah dan setiap lokasi sudah disediakan tempat sampah kok. Untuk harga masuknya ya kurang lebih 150K.

Nami Island

virtual-tour-korea-selatan
(Nami Island di Seoul. Dokpri)


Yeay! Kunjungan terakhir dari Korea Selatan adalah ke Nami Island, dimana ini pada awalnya adalah sbeuah resort biasa dan sejak dijadikan lokasi shooting Winter Sonata, menjadi sangat-sangat booming. Keseluruhan keindahan dari Nami Island ini terekam jelas pada 4 musim yang ada di Korea Selatan ini.

Untuk dapetin foto tanpa ada kebocoran orang-orang yang pastinya penuh banget disini tuh ya berangkat pagi ya, karena jam 5 sore sudah tutup nih kawasan Nami Island ini. Dan juga disini ya kita cuma foto-foto doang gitu dan melihat pinus-pinus yang indah banget ini plus ada patung pemain utama dari Winter Sonata, ikonik banget ya!

Ya ampun jadi makin pengen buat ke Korea Selatan nih, tapi kapan? Ngimpi dulu dengan cara nulis kayak gini biar suatu saat pas ke Korea jadi kenangan yang terindah ya, dari tulisan eh bisa jadi kenyataan hehe. Oiya, di Nami Island sih waktu perjalanan 15 menit pakai kapal fery gitu ya, dan cukup jauh sih kalo dari kota Seoul 2 jam perjalanan. Habis baca blog aku, jadi mau ke Korea ga?

Mencoba Makan Seafood di Tangerang

seafood-trubus-tangerang
(Rekomendasi makan seafood di Seafood Trubus Tangerang. Dokpri)



Selamat weekend!

Biasanya setiap satu bulan sekali kami berdua kayak ada jadwal buat makan malam bersama (keluar rumah) dan makan di tempat dan kali ini kita kayak nikmatin banget buat explore kuliner seafood untuk kita nikmatin di malam minggu.

Seafood sendiri memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan kalo banyak-banyak di beberapa rentang usia, bisa meninggikan kandungan kolesterol dalam tubuh. Tak ayal, kalo makan seafood ga boleh banyak-banyak, tapi memang kalo sesuatu yang berlebihan ya ngga bagus kan.

Baca Juga: Take Away Kepiting Nyinyir, Recomended!

Di era new normal ini, sekitar bulan Agustus, kami mencoba di dua tempat Seafood yang cukup berbeda ya range harganya, siapa tau kalian yang lagi main ke Tangerang, mau coba makan Seafood dan nemu blog tulisan aku ini, jadi sedikit ada referensi mau makan dimana.

Karena kebetulan kami berdua cuma makan di 2 tempat ini dan rasanya gasabar sih cerita di blog (plus rasanya udah lama ga ada konten kuliner di blog ini hehe) jadinya untuk mengobati rasa rindu itu. Aku share pengalamanku yang mungkin akan sangat receh tapi berharga buat aku karena punya pengalaman ini.

Seafood di area Pasar Delapan Alam Sutra

seafood-pasar-delapan
(Seafood di Pasar Delapan Alam Sutra. Dokpri)


Kalian yang rumahnya di Tangerang pasti familiar ya sama kawasan Alam Sutra, nah lokasi rumahnya saat ini masih belum di Alam Sutranya sih haha, tapi soon mungkin suatu saat yak. Tapi gajauh dari sana, hanya 10 menit menuju kawasan Alam Sutra dari rumahku.

Dan waktu masih dalam era new normal ini, memang kegiatan kami batasi dan makan di tempat makan ini juga sebenarnya berpotensi ya, tapi selalu bismillah dan kondisi tubuh sedang fit (tidak drop), semprot-semprot sanitizer di meja, ga sembarangan megang-megang sebelum dibersihkan, sedia tissue basah dan tak lupa pakai masker kemanapun kita keluar rumah.

pasar-delapan-seafood
(Dinner di Pasar Delapan Alam Sutra. Dokpri)


Sebelum memutuskan makan di Seafood yang letaknya di paling pojok dari arah parkiran motor Pasar Delapan Alam Sutra ini, kita juga sempat jalan-jalan dulu dari ujung ke ujung untuk tau mana yang mau kita jejaki untuk kulineran.

Entah karena apa, kita jadi ke tempat ini dan jujur aja aku tuh lupa lho sama nama kedainya. Bahkan aku cari di Google emang ga nemu aja gitu namanya, malah yang nemu yang satu lagi itu karena antrian super panjang, jadi kita gamau "umpel-umpelan" dan memilih ini terlihat segar-segar ikannya dan cukup ramai tapi ga sampai penuh gitu.

Disitu kita pesan kerang saus tiram, ikan bakar, dan cah petai plus nasinya 2 beserta minum air lemon hangat. Memang disitu itu ga tertera harganya ya, maklum aku yang masih harus mengatur keuangan keluarga was-was juga nih takurnya mahal kan ya.

Kalo kata suami, "Udah paling habis 200 ribu-an". Gak lama dari kita pesan, makanan kita tuh udah dateng lho, lumayan cepat dan ga lebih dari 10 menit deh.

Oh baik, lalu kita makan nih. Dari semuanya, emang ini tuh enak-enak banget ya ampuuuun. Rasanya dari bumbu yang menyentuh lidah kita, dikunyah dengan sukacita bersama daging-daging kerang yang cukup besar-besar ini membuat aku cukup puas makan disini.

Baca Juga: All You Can Eat di Onokabe Aja Yuk! Makan Sepuasnya Ga Lebih dari 400K!

Lalu suamiku juga suka banget sama ikan, apalagi ikan bakar, makanya senang banget makan ikang ini. Aku lupa dia mesen ikan apaan yak haha. Dan terakhir untuk cah petainya, ini seger gitu buat tambahan sayur barengan kita makan kerang dan juga comot-comot dikit dari ikan bakar ini.

seafood-pasar-delapan
(Kalo kalian nemu ini ya buat mam Seafood di Pasar Delapan Alam Sutra. Dokpri)


Dan waktunya bayar dong, lalu keluar deh itu harga sampai 350 ribuan dan aku ya cukup shock gitu sih ya haha. Kayak ini tuh bisa kita makan ke all you can eat gitu, bisa nikmatin udang-udang dan juga makanan kerang.

Tapi yaudahlah, memang segar dan juga enak, tapi ya jadi cukup kaget aja. Ternyata penyumbang harga mahal itu dari ikan bakar suamiku yang harganya 170 ribuan, aku kaget dong, what, ikan segitu mahalnya?

Seafood Trubus Kawasan Sumarecon Mall Serpong

seafood-trubus-karawaci
(Seafood Trubus Tangerang. Dokpri)


Di daerah dekat dari mall Sumarecon Mall Serpong ini tuh ternyata memang banyak tukang jualan buat kita jajan hehe. Aku jadi banyak BM dari deretan makanan disini. Dan kita akhirnya memutuskan buat makan di Seafood Trubus ini karena tempatnya besar dan cukup ramai tapi tidak berjubel.

Dan ketika sampai di lokasi Seafood Trubus itu, sekitar jam 21.00 lho, cukup malam dan sampai di rumah tuh jam 23.00 haha, aku merasa lega kalo akhirnya bisa pulang malam lagi, apalagi sama pasangan halal eaaaaaa.

seafood-trubus-tangerang
(Dinner di Seafood Trubus. Dokpri)

Untuk pemesanan, karena ini yang jual orang Jawa Tengah dan jadi bisa lebih enak untuk ngobrol gitu, aku tanya-tanya range harganya berapa. Akhirnya cukup nih dibawah seafood yang di Pasar Delapan itu. Plus kami pesan sama kepiting satu ekor yang bisa dimakan berdua, karena kepiting dan juga ikan bakar yang di makan sama suamiku ini harganya sama-sama aja haha.

Baca Juga: Makan Seafood di Cut The Crabs!

Dia nyesel juga sih, kenapa ga pesan kepiting aja daripada ikan. Lalu dia iseng motoin ikan bakar yang dateng dengan smartphone dia, karena waktu di kantor ada tempat makan kalo jual ikan bakar itu harganya 30 ribuan, dan ini 70ribuan.

seafood-trubus-tangerang
(Seafood Trubus makan cumi saus padang. Dokpri)

Dan kecewanya disini tuh kita nunggu cukup lama sekitar 20 menitan. Dan lumayan banyak pengamen juga sih, jadi kurang nyaman kalo menurutku tempat makan trus ada pengamen dan mau gamau jadi ngerogoh uang receh ya dan harus cuci tangan lagi.

seafood-trubus-tangerang
(Ikan bakar dibandingin sama smartphone. Dokpri)

Kami pesan ikan dorang bakar, kepiting asam manis, cumi saus padang, dan kerang dara saus tiram. Wah ketika sampai, kerang daranya itu lho kecil-kecil banget haha, jauh bedanya dari kerang yang ada di Pasar Delapan Alam Sutra. 

Lalu cumi saus padang, juga isinya dikit wkwk tapi bumbunya dari semuanya itu enak-enak banget! Ikan bakarnya juga lumayan sih, tapi rasanya ada bumbu kuning gitu, yang rasanya kurang pas kalo buat bakaran. 

Kalo kesini lagi kita pesan kepiting aja sama kerang dara deh gapapa haha. So, buat kalian yang mau coba jenis seafood di Tangerang, bisa coba di kedua tempat ini ya. Aku lagi suka mengulas tempat makanan kaki lima nih hehe. 



Tips Berjualan Makanan Ala Chef Willgoz di Acara Fun Talk!

fun-talk-home-credit-willgoz
(AyoMajuBersama Dengan Jago Jualan Makanan Ala Chef Willgoz. Dokpri)



Berada di masa pandemi seperti sekarang ini, mau tidak mau aku dan juga suami akhirnya berputar otak untuk tidak bisa mengandalkan satu pintu rezeki saja. Kita tidak tau sampai kapan pandemic ini akan berakhir, oleh sebab itu membuka bisnis kecil-kecilan menjadi opsi yang terbaik untuk membuat perputaran pada pendapatan kami ini.

Peluang berjualan bisnis di era pandemi

Beruntungnya sekarang ini teknologi informasi memberikan kemudahan dalam memberikan referensi untuk memulai bisnis dari mana. Nah, setiap hari Rabu malam aku selalu mantengin Instagram Live dari Home Credit Indonesia yang mana selalu berkolaborasi dengan narasumber yang kece-kece banget.

Tanggal 16 September 2020 kemarin, akhirnya aku bisa lihat Instagram Live Home Credit Indonesia bersama Chef Wilgoz, atau William Gozali. Teman-teman pastinya udah ga asing lagi bukan dengan sosok Chef, content creator pada channel Youtube nya dan juga sebagai penggiat bisnis F&B lho.

Aku selalu mengikuti content-content yang selalu disuguhkan oleh Chef Willgoz dalam channel Youtube nya yaitu membuat masakan-masakan yang simple tapi bisa dengan mudah aku praktikan di rumah. Sepertinya menu di rumah menjadi kaya dan dapetin banyak insight dari resep-resepnya Chef  Willgoz.

Chef Willgoz ini dikenal sebagai pemenang Master Chef Indonesia season 3 pada Instagram Live nya beliau untuk membagikan tips and trick resep jagoan bisnis makanan di era pandemi seperti sekarang ini. Aku udah semangat banget nyimak semua materi dan juga insight dari beliau.

Let's Talk About Chef Willgoz Before!

Mungkin kita harus tau dari sisi personalnya Chef Willgoz ini mengapa begitu ber-passion dalam dunia kuliner, tidak tanggung-tanggung beliau ini tak ayal menjadi seorang pemenang di Master Chef Indonesia, beliau begitu serius menggeluti dunia kuliner ini hingga mengambil sekolah di Le Cordon Bleu Australia sehingga tak ayal ya menjadi hebat dan menurutku semua resepnya begitu mudah dan bisa langsung diterapkan di rumah.

Bisnis makanan yang sempat aku mention diatas yang dijalani oleh Chef Willgoz dan juga istri ini bernama Sunny Fat Day yang mana memberikan sajian menu rice bowl yang unik dan sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta juga. Namun situasi pandemi Covid-19 ini diakui oleh Chef Willgoz, mengalami penurunan dan harus benar-benar memiliki skill survive yang begitu tinggi terutama untuk bisnis makanan.

Baca Juga: Wakame Beef di Janji Jiwa Toast Adalah Karya Chef Willgoz Lho!

Jujur aja aku bersama keluarga suami, terutama ibu mertuaku itu yang jago masak, namun aku belum begitu “jago” untuk mengolah bahan-bahan menjadi sebuah makanan tradisional karena ibu mertuaku ini pernah berjualan gudeg Jogja tapi home made, namun belum bisa aku teruskan.

Benar seperti yang Chef Willgoz katakan jika ingin berbisnis makanan, walaupun bisnis makanan ini adalah bisnis kecil-kecilan tapi realistis banget kalo mau dimulai tapi harus diperhatikan dan gabisa asal-asalan.

"Kalo mau bisnis F&B itu ya minimal dalam satu minggu 2 kali kita terus makan, makanan yang akan kita jual. Jangan sampai bosan, jangan sampai lelah untuk terus mengkoreksi detail-detail yang kurang dari sajian menu makanan yang akan kita jual kepada konsumen"

Ini sih besar banget insight nya buat aku lho, yang saat ini masih baru ke bisnis beverages dan belum masuk ke bisnis food. Walaupun sedikit demi sedikit sudah juga sih jualan frozen food gitu. Dan Chef Willgoz ini ketika Instagram Live, seru banget lho, beliau bahkan share kenapa ia bisa ber-passion di kuliner, bukan hanya dari sekolah kuliner saja, tapi di keluarganya dia selalu diajarkan untuk tidak jajan di luar dan mau tidak mau jadi mahir mengolah makanan di dapur. Kece ya!

Bagaimana Memulai Jago Jualan Makanan Ala Chef Wiilgoz?

Tentu penurunan dari bisnis makanan saat pandemi ini dirasakan juga oleh Chef Willgoz dan memberikan semangat kepada kita semua yang sudah menjalani bisnis makanan sebelum pandemi dan berdampak sekarang untuk tetap bisa menerima keadaan.

Ikhlas adalah hal yang sulit, tapi harus, begitu kata Chef Willgoz. Lalu kurangin menu-menu yang dirasa bisa memaksimalkan dari menu andalan saja, sehingga lebih menghemat SKU raw material dan juga inventory. Dan yang terpenting adalah menekankan kepada para konsumen bahwa menu-menu yang kita jual ini sudah sesuai protokol kesehatan yang baik dan benar.

Masukan dari Chef Willgoz kepada para penggiat bisnis makanan di era pandemi ini adalah kenali jenis kuliner apa yang akan dijual. Apakah yang termasuk common food atau yang unique? Kalo Chef Willgoz sendiri senang bermain di common food karena sudah pasti diterima oleh masyarakat tinggal berkreasi saja dimulai dari condiment atau mengganti makanan utama dari menu tersebut dengan varian lain, seperti ramen rawon, nasi goreng rawon dan menurutnya..

"Jangan merasa makanan viral itu bisa membuat bisnis makanan meningkat drastic, ya memang kala itu meningkat tajam, tapi tidak bisa bertahan (sustain) dan sulit mendapatkan moment kembali untuk bisa dijual secara continue"

Oleh karenanya Chef Willgoz juga memberikan insight kepada yang mau berjualan F&B itu maksimalkan dulu kepada inner circle kita sendiri dulu aja, Karena saat ini mengiklankan itu cukup mahal dan menguras modal kita. Lalu kalo ada teman yang berprofesi sebagai influencer, blogger, selebgram bisa meminta bantuan untuk kirim produk secara free atau ada kesepakatan lainnya.

tips-jago-jualan-makanan-ala-chef-willgoz
(Tips dan Trik Bisnis Food and Beverages Ala Chef Willgoz. Dokpri)


Adapun Fun Talk yang diadakan oleh Home Credit yang menghadirkan para narasumber yang melakukan sharing-sharing berkaitan dengan keadaan masyarakat Indonesia di masa pandemi ini.

Baca Juga: Mulai Berjualan Makanan Dengan Ini!

Lalu adanya program seperti ini membuat kita untuk bisa #AyoMajuBersama dengan insight-insihgt brilian, yang membuat diri kita berani melangkah hal-hal yang positif dan bisa bertahan di masa pandemi seperti sekarang ini. Oya, kalian bisa banget lho nonton Instagram Live bersama Chef Willgoz disini ya!