Cara Tebar Kebaikan Bersama HUMANESIA Dompet Dhuafa #IniTentangKita

nasi-jumat-barokah
Dokumen Pribadi

 

"Buk, ini untuk sarapan atau makan siang keluarga ya. Saya bagiinnya per rumah dua bungkus ya"

Alhamdulillah, bersyukur banget bisa merintis usaha dari awal dengan mitraan bareng ibu mertua. Awalnya memang murni bantu beliau untuk jalanin bisnis kuliner yaitu nasi jinggo dan ada inisiasi untuk setiap Jumat ngadain nasi berkah dari nasi jinggo ini.

Alhamdulillah banyak donatur dari para hamba Allah ini yang mau menitipkan sebagian hartanya lewat nasi jinggo di hari Jumat ini. Aku sebagai diberi amanah untuk bisa menyalurkan nasi jinggo ini, senang banget bisa lakuin Nasi Jumat ini dan semoga tetap terus bisa aku lakukan seterusnya dan bisa nambah berkembang juga. 

Jujur, melakukan kebaikan sekecil apapun itu bahkan terkadang di mata kita kayak "kok receh" banget, percayalah ngga ada namanya receh dalam hal kebaikan. Aku selalu terharu ketika mulai membuka broadcast yang mau jadi donatur di hari Jumat untuk sedekah nasi dan saat transfer itu hatiku terenyuh dan semakin semangat sejak dini hari menyiapkan nasi jinggo. Karena aku juga ada pekerjaan tetap yang harus aku tunaikan dan nasi jumat ini harus terbagi sebelum jam kerjaku dimulai.

Hal yang paling tidak bisa aku lupakan adalah tatapan dan rasa syukur dari mereka semua yang menerima nasi jinggo ini. Sangat terbantu karena tidak perlu memikirkan untuk makan siang, karena biasanya untuk sarapan mereka akan dibuat sekalian dengan makan siang. Masya Allah tabarakallah. Yang kita lakukan sekarang ini adalah dengan berbuat baik, mengharapkan keridhoan Allah dan membantu sesama kita. Dan ini juga yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa yang terus menerus melakukan banyak kebaikan dalam semua program-programnya.

Makna #IniTentangKita Pada Dompet Dhuafa

humanesia-ini-tentang-kita
Dok: Dompet Dhuafa Team



#IniTentangKita adalah sebuah program Dompet Dhuafa yang melibatkan "kita" yaitu semua orang yang terlibat didalamnya mulai dari pihak Dompet Dhuafa, penerima, donatur, volunteer dan juga sistem serta jaringan yang selalu support hal ini.

Dan untuk Humanesia tahun 2022 ini ingin lebih banyak melibatkan anak-anak muda atau millenial dalam menebar kebaikan serta ikut andil secara langsung. Hal ini agar kebaikan antar sesama semakin melekat kuat dan juga erat.

Dari program Dompet Dhuafa dengan sebuatan Humanesia #IniTentangKita sudah ada 4 point yang harus diteruskan bahkan difokuskan, yaitu:
  1. Indonesia Siap Siaga, kita sama-sama tau bahwa Indonesia berada dalam lingkungan atau kondisi yang rawan bencana. Menutup akhir 2022 daerah-daerah di Indonesia sungguh banyak berduka karena melewati beragam kondisi seperti gempa di Cianjur dan saat ini menghadapi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu akan membuat nyawa terancam. Dengan adanya fokus Indonesia Siap Siaga ini, kondisi masyarakat baik fisik dan psikologis sedikit terbantu dan siap menata kembali kehidupan yang jauh lebih baik setelah terkena guncangan bencana.
  2. Kado Anak Yatim, kita bisa bahagiakan mereka anak yatim dengan memberikan kebutuhan pokok dan juga fasilitas yang dapat ia nikmati selayaknya mereka anak-anak yang membutuhkan dalam proses tumbuh kembangnya.
  3. Perempuan-perempuan tangguh, dalam balutan senyum yang selalu tepatri dalam wajah mereka, mereka simpan rasa lelah dan juga penat karena menjalankan kegiatan sehari-hari sebagai pejuang rupiah dan mengurus kebutuhan domestik di rumah.
  4. Wakaf untuk Ibunda, berikan yang terbaik untuk orang yang terbaik di hidup kita. Mewakafkan atas nama Ibu kita, bisa menjadi upaya terbaik sebagai anak untuk orang tua kita.
Alhamdulillah kebaikan yang kita lakukan baik kini dan nanti akan menjadi suatu amal shalih untuk diri kita dan juga keluarga. Adapun program lainnya yang ada dalam 7 program diantaranya Sedekah Menolak Bala, Kado Akhir Tahun, Wakaf untuk Bunda, Kado untuk Ibu Tangguh, Zakat Akhir Tahun, Kado Anak Yatim dan Cianjur Bangkit.

Oleh karenanya dengan program Humanesia ini bisa menjadi bentuk ajakan dan awareness kepada masyarakat tentang kebaikan dan juga kemanusiaan. Teman-teman yang ingin tau lebih lanjut tentang Dompet Dhuafa, silahkan kunjungi link ini ya. Semoga kita adalah orang-orang yang selalu bisa berbuat kebaikan kapanpun dan di manapun. 

Taylor Swift, Musisi Favorit Dari Jaman Kuliah Hingga Kini


taylor-swift-musisi-favorit
Pict hanya pemanis haha


Kalau bahas soal music kayaknya aku paling lemah deh soal ini. Karena app Spotify aku aja ternyata jarang aku buka, dan aku bukan yang music junkie gitu, yang harus bermusic untuk bisa kerja. Tau ga sih, jadi type yang ada music sedikit trus jadi kepancing buat on kan music juga haha. Aku gatau ini keanehan atau bukan haha.

Trus baru aku sadar, ternyata knowledge aku di dunia music juga butuh upgrade deh. Soalnya pernah ada campaign yang cari musisi tanah air yang indie gitu dan aku hanya tau satu dua nama dan kebanyakan aku tau yang sudah muncul di televisi. 

Dan untuk music favorit aku dan sangat menginspirasi itu ada di semua lagu-lagunyanTaylor Swift. Aku ngerasa ngefans sama dia tuh ga rutin banget, ngefans dari jaman kuliah 2010-2011 sampe detik sekarang akhir tahun 2022 dan sesuka itu sama Taylor Swift.

Semua lagu-lagunya ngga ada yang gagal di telinga. Kalau orang-orang pada suka Taylor Swift karena new album yang Hero, aku udah suka banget banget dan hapal sama album Love Story nya dia, jaman dia masih keriting rambut, suka pakai lipen merah dan sekarang lebih edgy dan juga fun, aku ikutin banget.

Kenapa aku bisa ngefans banget sama Taylor Swift, ya karena dari lagu-lagunya dia nemenin masa-masa muda aku haha.

Dari dia aku banyak belajar untuk berani mencoba sesuatu hal yang dianggap udah jadi identity dia. Sebagai song writer, pada awalnya dia ditolak oleh beberapa production house hingga akhirnya dia booming sendiri dengan semua hasil karyanya mulai ia menulis lagu hingga menyanyikannya.

Dari dia aku juga belajar gimana mengahadapi bully, lagunya Mean, insightfull banget karena seorang Taylor Swift aja pernah ngalamin bully secara fisik, apa kabar ya yang ngebully dia hari ini?

Dan dia membuktikannya dengan semua karya-karyanya yang selalu abadi dan diingat oleh para fans setianya.

Dari Taylor Swift aku juga belajar dengan karya kita bisa move on atas rasa sakit hati, baik urusan percintaan atau kegagalan akan sesuatu pencapaian. Semua lagu-lagu Taylor Swift mostly ada unsur "curhatan" ia akan mantan-mantannya, walaupun banyak haters yang bilang kalau Taylor Swift ini Players karena gonta-ganti pacar dan setiap mantan dia buatin lagu, not probs with me haha!

Baca Juga: Kisah Serba-Serbi Anak Kuliah Poilteknik Negeri Malang

Justru aku melihat dari sudut pandang yang lain, bahwa dia mampu menyembuhkan lukanya melalui karya lagunya itu. 

Dan Taylor Swift adalah sosok cerdas yang aku kenal, lagu-lagu yang dia ciptakan selalu easy listening dan menjadi on point pada deretan lagu hits.

Harapan besarku, bisa datengin konsernya suatu saat nanti dan mau banget buat foto bareng dan minta disemangatin lewat video 2detik aja, semoga harapan ini suatu saat bisa terkabulkan bagaimanapun caranya hehe.

Kalau yang baru suka sama Taylor Swift, welcome Swiftyyyy karena kalian pasti akan selalu disenengin sama mba Taylor Swift lewat semua karya-karyanya. Aku bahkan sedih kalau dengar dia akan pensiun dini dari dunia musik, dengan tidak menciptakan lagu atau bernyanyi lagi, semoga hal itu tidak terjadi ya. Taylor Swift bisa terus berkarya sehingga lagu-lagunya terus ada dan ada lagi.

Aku juga pernah nulis soal Documenter nya Taylor Swift di sini.

Baca Juga: Documenter Soal taylor Swift Ada di Netflix

Menurut aku, kita ngefans dan suka sama seorang musisi atau sebuah lagu itu sah-sah aja ya. Jadi aku agak kurang pas nih sama orang yang nyinyir gitu sama kesukaan orang lain, cuma heran aja barangkali dia sendiri ngga punya sesuatu yang dia suka ya? Sampai ngeremehin apa yang orang lain suka. Kita ngga pernah tau sumber kebahagiaan seseorang itu berasal dari mana, mungkin dengan sosok idola kita ini kita jadi punya semangat hidup, punya insight untuk bisa growth lebih baik dan masih banyak lagi, yuk dukung kesukaan seseorang tanpa mencelanya. Kalau ngga suka, lebih baik diam saja, setuju?

Goes To Milan Dengan Liburan Bareng Traveloka

goes-to-milan-liburan-bareng-traveloka
Doakan semoga mimpi liburan bareng Traveloka ke Milan ini terwujud ya. Dokpri


Keinginan aku buat nyenengin kamu itu cuma dua, lho!

Pergi ke Haji atau Umroh dan ke Milan.


Waktu tau ada kata-kata Milan, ya aku pikir hanya sebuah wishlist biasa aja dari orang-orang yang kepengen liburan ke luar negeri. Tapi ternyata setelah hidup serumah, satu tempat tidur, dari mau tidur sampai bangun tidur, liatnya orang yang sama. Mimpi dia untuk Goes to Milan bukan sekadar keinginan liburan belaka, tapi memang keinginan luar biasa yang sudah melekat dalam darah dagingnya. Kenapa aku bisa bilang begitu, tampak lebay? Memang! Awalnya aku ngerasa dia ini lebay banget, apa-apa ngomongin Milan.

Suamiku Fans Berat AC Milan

Berawal dari tau banget kalau suami bahkan seluruh keluarganya dia (khusus para pria-pria, yes karena di keluarganya itu yang wanita cuma ibu mertuaku aja) jadi pas ngumpul-ngumpul, udahlah paling pas ngomonginnya soal bola dan bola. Kita-kita (kakak iparku dan ibu mertuaku) cuma senyum-senyum aja sih ngeliat mereka kayak gitu. Dan akhirnya aku dikasih pengertian sama suamiku kalau memang keluarga mereka keluarga Milan.

Pernah kumpul keluarga dan makan bersama di sebuah resto gitu, semuanya pada pakai jersey Milan, sampai keponakan aku yang waktu itu masih pada kecil-kecil, pakai jersey Milan. Jadi aku udah ngga kaget lagi sekarang-sekarang ini keinginannya untuk Goes to Milan sangatlah bulat. 

Trus gimana perasaan aku pas suamiku bilang soal ngajak ke Milan ini, aku tentu saja senang dong. Namun kendala yang lainnya adalah kalau soal liburan, sejak kita menikah, aku amat merencanakan keuangan keluarga. Untuk post liburan, akan aku usahakan untuk bisa terkumpul karena travelling adalah salah satu kegemaran kami berdua namun tetap harus realistis aja dengan kebutuhan primer yang semakin banyak.

Akhirnya kita sama-sama rembug nih untuk wujudkan berlibur ke Milan ini, memang mau kemana aja ya? tanyaku sama suami, dan dia langsung berbinar-binar tuh kalau udah ngomongiin Milan. Katanya sih mau ke dua tempat aja, yaitu Centro Milanelo dan Stadion San Siro.

Kalau nanya ke aku, mau explore tempat apa aja, jujur aku sih ikutin gimana langkah kaki ini menuntun ke tempat-tempat di Milan yang kece-kece itu. Dan setelah aku cari-cari ternyata semua titik di Milan itu indah banget ya, ya ampun jadi ga sabar sih kalau Goes to Milan ini beneran terjadi di hidup aku dan suami, aku bakal senang dan bersyukurnya kayak apa ya?

Cerita Kalau Kita Sedang Liburan

Aku tipikal yang harus ada agenda jalan-jalan, karena bagi aku travelling ini akan mengembalikan jiwa ketenangan dan kedamaian serta merekatkan hubungan pasangan suami istri. Kebetulan kami masih berdua, kami sering ngobrol kalau perencanaan liburan itu sangat penting. Saat liburan bisa enak, budget ada dan setelah liburan jangan sampai merasa bersalah karena udah keluar banyak budget untuk travelling.

Memang sih travelling itu sangat membutuhkan biaya, oleh karena itu menyisihkan budget bulanan atau ketika da side jobs yang kita diberikan fee sejumlah berapapun, ada post liburan yang harus diisi. Ya, walaupun sering suka bolong-bolong ya nabungnya, karena tuntutan kebutuhan di era sekarang ini bund, tapi setidaknya aku berusaha untuk sama-sama meringankan dan memberikan jeda sejenak untuk hiruk pikuk dari Senin-Jumat untuk bekerja (tak jarang Sabtu dan Minggu juga kerja, hehe).

Wajib hukumnya buat aku kalau liburan itu ngga terlalu suka yang mendadak dangdut, ya gimana, karena budget belum disiapin dan juga terkesannya jadi ngga prepare gitu. Untuk cek-cek akomodasinya juga serba mendadak, dan memang paling pas kalau liburan itu sangat di prepare dari jauh-jauh hari dan aku dari dulu pakai terus aplikasi OT dari Traveloka ini. Mulai dari cari-cari hotel, lalu booking tiket pesawat atau kereta. 

Dan aku sama suami ternyata udah sejalur sih kalau urusan liburan tuh kadang ngga mau sambil diganggu sama kerjaan kantor dan aku pasti akan memutuskan cuti dari jauh-jauh hari sambil menimbang-nimbang lot pekerjaan aku ini. Karena buat aku liburan itu refresh otak dan mengambil hal-hal yang baru untuk bisa kita syukuri dan lebih mengenal diri atau pasangan kita selama perjalanan liburan tersebut.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan gaya liburan di keluarga suami yang serba mendadak itu, sehingga aku punya post sendiri lagi dengan judul liburan tahu bulat alias liburan yang serba mendadak. Ya gimana ya guys, kalau ngga ada budget tersendiri dan pakai budget untuk liburan, rasanya itu liburan untuk keluarga inti kita. 

Tapi over all aku sangat menikmati mau liburan mendadak atau terencana, asalkan aku ikhlas jalaninnya hehe. Kan suka gitu ya (ini aku sih) kalau hati lagi ngga senang gitu, ngapa-ngapain tetap aja salah, jadi aku kurang setuju sih sama yang lagi ngga enak hati dan diajak travelling mendadak, lebih baik sih ajak untuk keluar sebentar, melihat yang hijau-hijau pakai motor aja gitu, bagiku ini udah sangat cukup. Dan ya kalau mau lebih, tetap kudu capcusss travelling.


Cita-cita suami kelak, anak kita mau diajarkan soal Milan

Aku sudah sangat pasrah sih, ketika nanti Allah mempercayakan buah hati kepada kita berdua, dan suami udah ngejagain banget nih kalau anak kita nanti akan diajarkan tentang Milan. Apa aja tentang Milan, ngga hanya bola. Mulai dari sejarah, letak geografis kotanya hingga masyarakat di Milan khususnya para supporter bola tuh kayak gimana.

Aku tersenyum simpul karena begitulah suamiku saking cintanya sama Milan, udah jatuh cinta bangetttt sampai kepengen anaknya juga memiliki kesukaan yang sama. Aku mau mencoba nulis itinerary pergi ke Milan kayaknya harus menghabiskan waktu 5-7 hari selama di sana ya biar bisa explore banyak tempat dan total perjalanan kita juga jauh.

Dan aku sangat berdoa, semoga rezeki anakku untuk bisa trip ke Milan ini benar-benar akan melengkapi kebahagiaan kita berdua. 

  • Dimulai dari keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta, menuju kota Milan dan kita baru bisa berjalan-jalan keesokan paginya.
  • stadion-san-siro-milan
    Source: Bolatimes.com

  • Hari ke-2 di kota Milan kita memutuskan untuk mengunjungi Stadion San Siro terlebih dahulu dan sekalian aja ke San Siro Museum. Karena ini wishlist suami, aku udah putusin buat dia senang-senang di sana, melihat keindahan stadion milik grup bola kesayangannya. Aku kalau ingat betapa dia sampai request kado jersey AC Milan dengan nomor punggung 12 (sesuai tanggal pernikahan kami berdua dan di bawahnya ada nama kami berdua juga) segitunya si Milanisti satu ini. Dan ngga lupa, dia sebelum nikah sama aku, udah ngga kehitung setiap Milan bertanding, pasti akan nobar dengan Milanisti yang lainnya. Tak jarang, suamiku suka cerita betapa beruntungnya Marcel dan jajaran artis lainnya yang ke Milan dan bisa lihat langsung pertandingannya. 
  • Hari ke-3 menuju tempat yang penasaran banget untuk bisa aku kunjungi yaitu Royal Palace dan Leonardo da Vinci Museum of Science and Technology ini. Ternyata Royal Palace di Milan ini merupakan bangunan heritage dan menjadi pusat pemerintahan kota Milan selama berabad-abad lamanya, kalau sekarang ini berfungsi sebagai rumah pameran seni internasional. Lihat areanya, pas banget buat foto-foto dan mengabadikan momen selama di sini. Dan untuk Leonardo da Vinci Museum ini adalah penghargaan bagi pelukis yang sangat legend itu dengan sains dan teknologinya serta museum ini sudah diresmikan sejak tahun 1953, lho.
  • Hari ke-4 aku pakai untuk city tour dan mengunjungi beberapa kathedral yang ada di Milan ini. Ternyata kota Milan ini cantiknya yaaa, setiap sudut kotanya tuh indah mewah dan semuanya serasa begitu pas. 
  • Hari ke-5 Mulai bersiap untuk packing dan pulang kembali ke Indonesia.

Kebahagiaan untuk melakukan travelling ini menurut aku another level dengan merencanakan travelling nya sendiri dan bisa menikmati selama perjalanan travelling itu. Aku punya sedikit life hacks untuk bepergian dan karena kebetulan aku belum pernah pergi ke luar negeri dan baru di Indonesia aja, aku ingin lebih banyak melibatkan diri aku dengan masyarakat lokal. Kenapa?

Ternyata aku sadar bahwa dengan ngobrol dengan sesama manusia, di wilayah atau kota bahkan negara yang berbeda, akan memberikan efek dan dampak kepada psikologis dan juga point of view kita terhadap sesuatu hal itu menjadi lebih luas lagi. Beruntungnya kita bisa banyak bertanya-tanya tentang asal usul suatu kota atau yang terkenal di negara tersebut. Karena kembali lagi, setiap perjalanan itu harus memiliki value dan juga makna, dan aku jadi ngga sabar menuliskan rangkaian perjalananku itu di blog ini dengan rasa suka cita.

Kalau ditanya kapan buat ke Milan, wait and see dengan kita terus berusaha menabung dan yang pastinya rencana Allah ngga ada yang tau ya kalau tiba-tiba aja nih aku dapat kejutan dari Traveloka untuk perjalanan gratis ini ke Milan, pasti suamiku senang banget tuh.

Untuk perjalanan ke Milan ini aku sangat berharap terjadi walaupun aku penuh harapan besar dengan menuliskan mau kemana aja saat ke Milan ini. Kadang aku merasa dengan sering travelling itu membuat hubungan aku sama suami makin membaik dari waktu ke waktu. Membaik di sini bukan berarti kita terus-terusan berantem, tapi yang namanya pasutri dan menjalani kehidupan pernikahan selalu ngerasain pasang surutnya. Dan dengan travelling, tanpa bicara dan hanya saling tatap atau bergandengan tangan, menjawab semua yang ada, aduh puitis banget deh gue haha.

Selalu bisa liburan bareng Traveloka dengan #LifeYourWay karena ini perjalananku dan suamiku kelak untuk bisa liburan ke Milan dengan harapan travelling ini bisa membawa banyak kebaikan buat keluarga kami dan juga bisa terus mensyukuri hidup ini yang telah banyak memberikan warna dengan segala kejutan-kejutan yang ada. 

Jadi siapkah kamu untuk ceritakan impian liburan bareng yang terkasih atau keluarga untuk bisa dapatkan banyak kejutan dari Traveloka? Share di kolom komentar kalian mau kemana untuk liburan impian!

Apa yang Harus Diperbuat Jika Teman Berubah



sikap-saat-teman-berubah
Random pict at Kota Medan (Dokpri)


Hai haaaai, bahasan kali ini bakal sensitif banget sih dan semoga seseorang yang aku ceritakan di sini bisa mengambil hikmahnya dan aku sama-sama aja mengeluarkan semua uneg-uneg yang aku rasakan ini dan tidak bermaksud untuk menyudutkan seseorang atas sebuah tulisan, ini murni karena aku merasakan lalu aku tuliskan.

Jujur aja, aku awalnya  dapat tema ini tuh langsung semangat aja, entah mungkin udah waktunya aku cerita hehe.

Dari case ini aku sadar banget kalau aku ternyata tipikal yang susah punya teman langgeng. Kayak, teman itu ada masanya dan setiap masa ada temannya, pepatah itu tuh jadi relate banget sama aku sekarang ini. Ya aku akhirnya sadar kalau sahabat selamanya untuk hidup adalah bersama suami, ya belahan jiwa, partner dan juga sahabat di kala suka dan duka. Apa mungkin harus ada ikrar janji ya biar sahabatan terus, haha gapaham sumpah sih. 

Dan sejak menikah, circle pertemanan yang hanya sebatas hubungan profesional di kerjaan atau project gitu, dan tipikal yang kenal sama banyak orang dan bisa ramah sama semuanya, tapi kalau buat dekat dan jadi bestie itu tuh kayak dihitung satu atau dua jari dan bahkan ya ujung-ujungnya jadi jarang contact karena udah beda kerjaan, atau udah pindah bahkan bisa beda interest juga.

Aku sebut itu "Dia"

Ada seseorang yang aku sesali sih, padahal aku mencoba untuk semakin dekat aja gitu sama dia, tapi dari dianya ya b aja gitu ke aku, akhirnya ya aku pun ga maksain diri buat pengen merasa dianggap ya.

Dari dulu sih, waktu aku susah kayaknya masuk di sebuah circle pertemanan, aku akan masuk ke pertemanan yang possible untuk mereka terima aku dan aku pun bisa nyaman selama berhubungan sama mereka, berhubungan baik ya. Tapi tetap, prinsipku, aku akan bersikap baik ke siapapun.

Nah, seseorang ini tuh dari SMP udah deket banget, moment pindahan dari Karawang ke Nganjuk pun bahkan ke rumah, karena udah sedekat itu dari SMP dan SMA. Lalu kita jauhan, karena aku udah di Nganjuk dan selama di Nganjuk pun aku ngerasa agak susah adaptasi dan nemu teman yang cocok. Pertama karena terhalang bahasa, aku waktu itu nol banget gabisa ngerti bahkan ngobrol pakai bahasa Jawa timur, aku ngomong pakai bahasa Indonesia, disangka anak sok Jakarta, haha padahal aku dari Rengasdengklok yang jauuuuh banget brodieee dari Jakarta.

Tapi lama kelamaan aku berusaha dong untuk bisa bahasa Jawa timur ini dan alhamdulilah di support aku pun kuliah di Malang, makin terbiasa untuk ngomong. Seiring berjalannya waktu, aku pun udah menganggap bahwa kita masing-masing aja dan sampai pada akhirnya di masa-masa kerja dan mulai mau persiapan nikah, keluarga aku pindah lagi ke Karawang, aku contact lah temanku ini. Yang aku bilang, jadi B bangeeeet, dan aku ngerasa jadi kayak selalu inisiatif duluan. Aku ngerasa ga nyaman dan yaudah aku sekedarnya aja sih.

Baca Juga: Lebih Hati-Hati Dalam Berteman, Nyaris Gagal Nikah

Di titik dia menikah dan aku datang ke acaranya dan berusaha mingle dan dia bilang katanya nanti stay juga di Tangerang, wah aku senang dong. Tapi apa? Waktu berlalu, dia pun ga kontak dan aku pun kayak....ah yaudahlah, aku tanya alamat aja udah dua kali ngga digubris, lalu aku harus nanya-nanya terus? Ya capeeeek dong, yaudah deh yaaa jadi aku paham banget, ternyata ya aku masih belum dapat nih teman yang benar-benar bisa stay lamaaaa gitu karena prinsipnya aku pun ngga pengen yang berada di bawahnya sedangkan dia di atas, atau sebaliknya. Aku mau kita sama-sama, ada disisi satu sama lain. Karena aku pernah juga rasain berteman tapi kok aku jadi kayak buruh yang disuruh-suruh mulu sama dia. Dan pernah juga di fase berteman tapi bikin sakit hati huhu, kalo ini udah pernah aku bahas di tulisan ini.

Kalau sudah kayak gini, ya aku udah ga masukin ke pikiran sih, intinya kita ga nyakitin perasaan orang sehingga orang itu dendam sama kita. Gimana orang nyikapin sama perilaku kita, biarlah hanya urusannya dia, kan kita juga ngga punya hak buat orang suka terus sama kita. Cape bestie, nurutin maunya orang apalagi katanya temen, tapi nyuruh kita ikutin apa kata dia terus yang ujung-ujungnya itu lebih ke sebuah "keharusan".

Cara Self Talk Ala Grandys


self-talk


Tentang self talk, jujur aku lupa kapan terakhir aku self talk sama diri aku sendiri. Terkadang, kondisi penuh tekanan sana-sini dan rasanya mau meledak, biasanya aku berdiri di depan kaca dan berdialog dengan diri sendiri sambil menepuk pundak dengan cara butterfly.

Dialog aku cukup singkat sih. Dan aku kalau kayak gini tuh jadinya gampang nangis, entahlah makin bertambah umur, aku ngerasa makin sensitif banget jadi gampang ngeluarin air mata. Di cermin aku bilang, bahwa orang yang ada di hadapan aku ini orang terbaik, orang pilihan Allah yang sedang menjalani hidupnya sesuai skenario Allah. Ngga apa-apa banget kalau ada hal yang ngga sesuai sama maunya kita apalagi yang sudah kita rencanakan dari jauh hari, dan berharap hasilnya terbaik tanpa ada error.

Error nya kejadian dalam hidup kita ngga bisa kita prediksi bukan? Misal di hari ini lagi ng-down karena ada client yang super banyak mau dan kesabaran kita udah tipis banget nih. Biasanya aku melipir ke toilet untuk cuci tangan dan bercermin. Nah di cermin itulah aku ngomong sama diri aku, nanya kabar aku gimana dan selama ini aku sudah cukup kuat kok mengambil peran penting atas diri aku, suami, orang tua, keluarga bahkan teman-teman.

Self talk ini menjadi area penguatan diri sendiri dari hiruk pikuk realitas dunia yang ingin menenggelamkan kita. Afirmasi positif selama ngelakuin self talk itu yang dibutuhkan. Terkadang, kita hanya perlu dikuatkan oleh diri kita sendiri kalo kita ya kuat dan udah ngelakuin hal luar biasa.

Semakin bertumbuh seseorang, aku rasa self talk ini selalu dibutuhkan. Terkadang jangan sampai self talk membuat kita malah merasa insecure dengan memvalidasi kalau emosi negatif kita diikutin. Memang harus ada batas dengan terus positif vibes agar afirmasi yang keluar saat self talk juga tetap positif.

Tapi, terkadang aku self talk nya juga lewat tulisan sih. Biasanya aku bikin dalam bentuk status atau tulisan langsung di buku diary aku yang kadang keisi dan kadang kosong haha. Padahal sayangggg banget kalo buku diary dibiarkan kosong dalam satu hari tuh, progress kehidupan kita seperti tidak ada yang rekam kalau bukan diri kita sendiri.

Self talk juga jadi ajang curhat ke diri sendiri sambil nasehatin diri kita juga

Emang apa aja sih yang aku bahas kalo lagi ngomong sama diriku sendiri?

- gajauh-jauh pas lagi down nya akan sesuatu di kehidupan, aku pasti akan "mencari kekuatan diriku sendiri"

- saat mendapatkan kebahagiaan, aku melihat cerminan diri yang begitu sumringah bahkan tatapan mata yang ngga bisa bohon kalau hal itu menjadi sesuatu yang menyenangkan

- saat sedang mengerjakan sesuatu yang aku ragu, apakah aku sudah betul mengerjakannnya dan ngga yakin akan diriku sendiri

Dengan self talk, rasanya semua hal itu dapat terurai dengan runtut dan juga merasa bahwa diri aku ga sendiri, ada kekuatan besar yang membersamai kita yaitu diri kita sendiri yang selama ini ngga banyak kita ajak ngobrol. Sama seperti pasangan, keluarga dan teman, jika diri sendiri serasa tidak dianggap, tidak bertemu atau bertegur sapa sekadar menanyakan kabar setiap harinya, mereka akan semakin menjauh dan hal itu tentu membuat kepercayaan diri kita terkikis, karena merasa ngga ada diri kita seutuhnya.

PCOS Penyebab Susah Hamil - Cek Kesuburan Pakai Ovutest

penyebab-susah-hamil
Seminar bersama dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Konsultan Subspesialis Fertilitas & Hormon Reproduksi Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan IbuGrace Tahir Direktur Mayapada Hospital Co-founder Everest Media untuk PCOS tetap bisa hamil alami. Dokpri


Hari ini seru banget! Bisa ikutin seminar soal penyebab susah hamil dengan mengidap PCOS, bisakah dengan hamil alami?

Terjawablah, bisa banget! Bahkan dokter Malvin menangani case PCOS ini better than dari gangguan infertilitas yang lainnya. Karena secara gampangnya PCOS itu adalah gangguan sel telur yang kecil-kecil (visualnya seperti lingkaran kalung mutiara) dan jumlahnya banyak namun tidak pecah atau tidak mengalami ovulasi.

Jadi hari ini pembahasan tentang masalah kesuburan dari sisi wanita yang mengalami PCOS. PCOS sendiri adalah sebuah syndrom atau polycystic ovarian syndrome hal ini terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya, hiperandrogen yang mana hormon kelaki-lakian lebih dominan sehingga sulit haid atau haid nya tidak teratur. Gejala lainnya adalah munculnya rambu-rambut halus seperti kumis, bulu tangan atau kaki lebih lebat, berjerawat, dan obesitas. Jadi makin penasaran, apakah benar pasien gangguan PCOS ini bisa terjadi kehamilan secara alami?

Cek Masa Subur dengan Ovutest, yuk!

Dan selain membahasa gangguan kehamilan oleh dr. Malvin, di sini ada Ibu Grace dan mba Christy (Product Manager Ovutest) yang akan ikut memberikan materi-materi terbaik selama seminar ini. 

Soal Penyebab Susah Hamil PCOS bersama dr. Malvin, Sp.OG (K)FER

Bersama dr. Malvin, aku serasa flashback sudah berganti dokter dan rumah sakit 4-5 kali untuk mendapatkan kabar garis dua ini. Dengan seksama aku perhatikan setiap detail pembahasan dokter, soal penyebab susah hamil dan menyatakan bahwa PCOS ini bisa berhasil alami jika mau berjuang bareng bersama pasangan untuk support, ubah lifestyle terutama makanan dan olahraga. Sehingga dokter sangat menyarankan untuk mengurangi karbo, terutama nasi karena memiliki indeks glikemik yang tinggi dan kalau bisa mengeliminasi makanan yang memiliki lemak jenuh, udah harus no banget ini karena pasien PCOS ini biasanya LH nya tinggi, padahal dalam kehamilan ini yang dibutuhkan adalah FSH yang tinggi.

Dan dokter sangat menyarankan untuk wanita usia 20-35 tahun adalah masa golden pregnancy, dan terkadang hal ini menjadi "push" tersendiri bagi seorang wanita yang mendapatkan garis dua itu butuh perjuangan. Sehingga opsi selanjutnya adalah dengan menggunakan inseminasi dan bayi tabung (IVF).

Sharing story with Ibu Grace


tips-hamil-pejuang-dua-garis
bersama Ibu Grace yg terus menguatkan aku


Hadir di sini Ibu Grace (Direktur Mayapada Hospital, Co-founder Everest Media) yang seorang pejuang garis dua, dan menceritakan dengan sangat detail sampai aku seperti ada di sebelah beliau saat itu. Ibu Grace telah melampaui anak pertama dan ingin promil anak kedua, namun hal itu ngga mudah. Melewati omongan orang yang tidak mengenakan, terutama keluarga yang memiliki tradisi dengan timeline menikah, punya anak pertama lalu kedua dan ketiga. Ibu Grace dalam satu tahun memiliki gangguan mental health dengan susah tidur bahkan tidak tidur, karena ada bayang-bayang kematian yang menyelimutinya.

Benar ya, jangan pernah menganggap bahwa para pejuang garis dua yang ada di sekitar kita, lalu kita menyiyir atau sampai berkata, "usaha dong jangan diam aja, kan umur ngga muda terus"

Sebelum kalian itu ngeluarin statement seperti itu, aku yakin banget 1000% yakin, yang ingin ada garis dua di testpack itu sudah melakukan berbagai cara, dari cara A-Z dan memang belum di kasih oleh tuhan. Dan Ibu Grace juga relate banget dengan ini, bahwa ia benar mengalami gangguan PCOS karena dulunya beliau pernah di angka 80kg BB nya lalu benar-benar diet dengan makan tomat dan telur, BB langsung menurun drastis. Menanti anak kedua juga ngga mudah untuk Ibu Grace, hingga akhirnya melakukan inseminasi sebanyak 2x dan keduanya masih belum menunjukkan hasil.

Setelah berpasrah kepada tuhan dan Ibu Grace merasa lelah dengan rangkaian pengobatan promil ini, di titik pasrah dengan apapun kehendak tuhan, mau cuma anak satu aja gapapa, karena hidup kita bukan untuk memenuhi ekspetasi orang lain atau timeline orang lain. Dan semangat Ibu Grace di sini untuk nyemangatin pejuang garis dua adalah dengan berkata,

jangan pernah kita merasa nothing, not worthy, tidak berharga atau untuk apa kita lahir di dunia kalo pada akhirnya kita ngga bisa memberikan keturunan? Big noooo, kita lahir punya alasan dan tuhan sudah menciptakan seknario terbaik, untuk kita pasrah dan berserah. 

Lalu dr. Malvin pun bilang kalau presentase kehamilan ini 30% dari wanita, 30% dari pria dan 20% itu unexpected plan atau nama lain dari faktor x yang kita ngga tau mungkin takdir dan jalan tuhan, kan?

My short story

Dikesempatan ini, aku jadi sadar dan menemukan connecting dots, kalau selama ini aku masih mengabaikan perhitungan masa subur dengan menggunakan Ovutest ini. Ini yang belum aku coba dan ingin aku ikhtiarkan bersama suami, doakan aku ya teman-teman online! 

Dan aku pun bercerita kalau kondisi aku dan suami itu sama-sama sehat, telah melakukan rangkaian test HSG sampai bertemu andrologi, alhamdulillah kami sehat keduanya bahkan di titik aku intens promil mulai dari hari kedua mens, lalu hari ke 12 mens, untuk dilihat sel telurku apakah sudah matang dan siap dibuahi, itu jelas-jelas sel telurku matang dan besar. Pada akhirnya aku paham, bahwa ya..memang Allah masih berkata belum untukku dan aku sangat yakin, momen aku bisa hamil alami itu akan tiba, di waktu yang tepat.

Alhamdulillah, terima kasih Mayapada Hospital Jakarta Selatan rumah sakit terbaik telah memfasilitasi dan mengadakan seminar sebagus ini! Buat teman-teman yang mau tau kisah aku lebih lanjut soal perjalanan promil dari kemarin-kemarin, sebenarnya sudah ada tapi masih aku simpan draft hehe, semoga aku bisa posting ketika aku sudah siap ya! Yuk semangat semua :)

Urban Farming Bersama Angga Diandry dan Dermafarm

 

urban-farming-bersama-dermafarm
Jujur jadi petani itu ngga mudah dan ternyata dampak perekonomiannya luar biasa.


Kalo ngomogin soal bercocok tanam, aku pengen ngajak papahku buat join dan sharing deh. Karena jujur, beliau selain sarjana kehutanan dan kecintaan terhadap tanaman, membuatnya jadi sangat terampil untuk menanam tumbuhan di rumah.

Di rumah mamahku yang di Karawang itu, rumah kami alhamdulillah tampak segar, hijau karena di bagian depan rumah full dengan tanaman. Nah, sayangnya papah mamahku belum tergerak untuk membuat hidroponik pangan seperti pakcoy, kale, sawi atau seledri. 

Hingga akhirnya aku ikutin acara yang super seru banget bersama Dermafarm.id di Instagram Live bersama Angga Diandry yang memiliki usaha atau bisnis di Instagram nya ibukita.kebun

Bersama Angga, aku rasanya flash back banget waktu awal-awal pandemi berusaha untuk coba menanam tanaman hidroponik mulai dari bibit nya hingga dipindah ke media lalu pada akhirnya pakcoy aku hanya bertahan dengan ukuran yang medium. 

Baca Juga: Dulu Pernah Coba Tanam Hidrponik, Ini Ceritanya!

Aku terkesima banget dengan tanaman hasil mas Angga yang sampai berkilo-kilo untuk dijual kepada konsumen. Itu pakcoy dan kale bisa sesegar itu dan benar-benar hijau mewarnai rooftop nya. Ah seru banget!

Sempat aku percaya bahwa tangan dingin itu nyatanya ada, lho. Tapi menurut mas Angga, hal itu mitos, karena semuanya tetap bisa kok kalau mau mencoba dan memulai untuk bercocok tanam seperti ini dan tidak mudah menyerah ketika di awal mash belum berhasil. Kalau aku sih tipikal yang gampang banget nyerah dan berhenti aja kalau yang kemarin gagal, hehe.

Tentang Urban Farming & Dermafarm

Metode yang dilakukan oleh mas Angga ini adalah urban farming, di mana kegiatan bercocok tanam ini oleh para masyarakat perkotaan dengan lahan yang tentu saja terbatas karena sudah dipenuhi oleh rumah atau gedung-gedung tinggi. Sehingga pemanfaatan lahan di atas bangunan untuk dijadikan "ladang" seperti yang mas Angga lakukan ini good decision banget, malah sekarang bisa jadi cuan ya.

Tentu saja, sudah harus banyak melakukan pergerakan penghijauan seperti ini, dengan rajin makan sayur dan apalagi tanam sendiri di rumah. Dan bertepatan pada tanggal 28 November 2022 diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia, bisa menjadi titik di mana kita sama-sama belajar dan mau bergerak untuk mencoba bercocok tanam dengan urban farming ini.

Selain lingkungan menjadi asri, peningkatan perekonomian juga bisa meningkat, lho. Di rumah aja udah bisa panen sendiri pakcoy untuk kebutuhan makan di rumah tanpa membeli di luar, kalau syukur-syukur panen terus dan berkembang besar, bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan, seperti yang mas Angga lakukan sekarang ini dan beliau dikenal juga sebagai raja pakcoy karena konten sosmed nya sering bersama si hijau-hijau.

Kata mas Angga, bisnis sayuran hidroponik ini challenging dan tetap aja ada hamanya di bagian daun pakcoy dan aku melihatnya dengan jelas, muncul bintik-bintik hitam dan penuh di seluruh dedaunannya. Waktu dulu, mas Angga bisa menghasilkan 80kg pakcoy dalam satu minggu, keren ya. Kalau sekarang, fokusnya menjadi pada kale dan ini juga menjanjikan banget.

Jaman sekarang, sadar atau tidak sadar, banyak anak-anak muda merasa gengsi dengan gelar petani karena dianggap tidak cool. Padahal pengertian petani ini luas di era sekarang ini, dengan menjadi petani urban farming, kita bisa menjaga kehidupan yang sehat karena terus makan sayuran hijau serta memperbaiki sistem perekonomian dengan membuka UMKM di bidang berjualan sayur-sayuran.

Saat ini medianya sangat mudah untuk mengakses inspirasi bisnis seperti Dermafarm ini dan sekaligus menjaga lingkungan tetap hijau, sehingg mengurangi bahkan menghilangkan angka udara toxic di dunia ini, semoga ya!

Oya dermafarm ini juga membantu kalian untuk yang sedang cari tahu soal pertanian, dunia pangan dan juga pupuk yang mendukung perkembangan sayu-sayuran di negara kita ini yang kaya akan sumber daya alam seperti sayur-sayuran hijau ini.



Belajar Meningkatkan Skill Komunikasi

 

melatih-skill-komunikasi
Pict hanya pemanis


Hai haaaaai, kali ini aku mau sedikit share tentang pengalaman dalam berkomunikasi. Dalam keseharian kita, tentu saja komunikasi ini ngga pernah lepas, bukan? Contoh simple nya, dalam hubungan berkeluarga, cara kita berkomunikasi dengan orang tua, adik bahkan yang sudah menikah, berkomunikasi dengan suami dan juga keluarga suami yaitu mertua dan ipar.

Kalau sadar, kita sudah langsung mengasah skill komunikasi kita dalam keseharian. Namun, sering banget kan dengar dikit-dikit ngomongin misskomunikasi. Katanya sih gitu, tapi memang benar sih. Salah persepsi terhadap lawan bicara kita, jadinya baper, ngga enakan dan memendam sesuatu. Padahal, mungkin saja maksud dari lawan bicara kita ngga seperti itu, tapi cara mengkomunikasikannya aja yang ngga bisa kita terima atau kita ngga terbiasa.

Jujur aja, karena pengalaman pindah-pindah daerah, aku jadi sadar betul bahwa komunikasi ini harus jelas dalam penyampaian artikulasinya, efektif yaitu to the point tidak bertele-tele dan menggunakan jenis bahasa atau pemilihan kata yang tepat sasaran kepada siapakah kita berbicara. Mungkin karena pindah-pindah tempat tinggal, lalu jadi anak rantau, mengajarkan aku gimana penyampaian bahasa yang enak dan sesuai kultur setempat.

Tipikal tanah sunda dan tanah jawa sebenarnya sama sih, halus, lembut tapi terkadang suka sarkas, haha. Dan berbeda ketika aku menikah dengan suami yang ada darah Betawi asli, aku sempat kaget, kalau komentar tanpa tedeng aling-aling, haha, tapi sekarang udah biasa banget. Mamahku aja sempat kaget pas dengar dari telfon kalau suami dan pakmer lagi berbincang-bincang, dikiranya kok kayak lagi berantem. Aku bilang, engga mah itu lagi pada bercakap-cakap, memang suaranya kencang haha.

Lalu masuk ke dunia kerja yang membutuhkan skill komunikasi ngga hanya sebatas dalam keseharian kita. Komunikasi yang simple tapi singkat sehingga memudahkan atasan kita yang memiliki banyak urusan bisa menangkap maksud team nya atas sebuah kondisi atau permasalahan, tentu mereka ngga punya banyak waktu untuk ngurusin kita doang. Dalam dunia kerja sebagai Brand Executive kemarin, membuat aku melatih skill komunikasiku.

Baca Juga: Pengalaman Bekerja Menjadi Brand Executive

1. Komunikasi dalam menyampaikan report atau progress pekerjaan

Karena atasanku kemarin itu adalah warga asing, setiap penyampaian report selalu menggunakan english. Walaupun beliau sendiri meminta untuk team menggunakan Indonesia aja ngga apa-apa, karena dia pun sedang mengambil kelas Bahasa. Dalam presentasi ini, yang perlu dilihat kita ngga bisa menyampaikan dalam bentuk teks, kita harus paham dengan apa yang mau kita sampaikan. Point penting apa yang mau kita utarakan lalu masalah apa yang terjadi dan menyampaikan beberapa alternatif solusi, sehingga atasan nantinya akan berpikir solusi terbaik atau ada masukan dari beliau.

2. Belajar menyampaikan pendapat di forum

Waktu full time lagi, aku banyak banget belajar dan jadi diminta untuk mengambil banyak kelas-kelas untuk upgrade berbagai macam skill, terutama skill komunikasi ini. Saat sedang meeting, usahakan jiwa raga kita ada disitu, sehingga semua pembahasan dapat kita mengerti dan membuat adanya kerangka berpikir. Ngga lama, pasti kita menjadi kritis dan akan menanyakan atau menyampaikan suatu pendapat.

3. Komunikasi non verbal

Sebagai brand executive yang merangkap dalam berbagai peran, haha. Membuat aku belajar berkomunikasi by chat yang harus clear, tidak bertele-tele, tidak blunder dan tetap harus sopan happy kiyowo. Komunikasi dengan para manager atau kepada KOL langsung, mengajarkan bahwa chat sekarang ini bisa menjadi bukti yang kuat ketika terjadi suatu permasalahan, makanya kalau sekarang itu mengetik hati-hati banget, karena bisa jadi boomerang pada suatu saat nanti. 

Dan komunikasi dengan berbicara langsung. Aku ini ternyata masih harus banyak belajar untuk berkomunikasi secara langsung, dengan melatih IG Live di akun sosmed brand atau menjadi MC saat membawakan webinar. Atau event besar dan aku terlibat di dalamnya sehingga harus berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung seperti pameran kemarin itu.

Semakin kesini aku jadi sadar bahwa skill komunikasi ini sangat-sangat penting, puncaknya adalah kita bisa terlihat santai dan terbiasa berbicara kepada siapapun. Untuk pekerjaan yang sekarang ini, aku dilatih untuk berhadapan dengan influencer dan tak jarang bertemu dan berkolaborasi dengan artis tanah air untuk sebuah campaign. Melatih skill komunikasi, agar tercipta percakapan yang mengalir, tidak terlihat SKSD atau sotoy, ini perlu latihan, dan sampai saat ini aku masih harus banyak belajar.

Komunikasi yang paling penting adalah komunikasi di rumah, bersama suami. Aku makin kesini sadar banget akan sikap suamiku, type nya gimana dan harus di treat kayak gimana. Kalau aku nilai, komunikasi suami itu lebih oke, karena dia kalau menyampaikan sesuatu itu langsung to the point, tegas dan jelas. Kadang dia suka komplain ke aku, kalau aku berurusan dengan CS suatu brand misal WiFi karena internet error, suka wanti-wanti, pikirin dulu apa yang mau diomongin, jadi pas konek, kita udah langsung sampaikan maksud kita dengan lancar. 

Oiya, aku belum cerita kalau skill komunikasi waktu kerja di kantor yg di Bandung, lebih ngajarin lagi gimana kita menyampaikan rules kepada team kita, karena waktu itu aku menjadi supervisor produksi dan challenging banget ada team 11-13 orang di lantai produksi. Menyampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga dalam pelaksanaan di lantai produksi tidak ada miss atau kesalahan. Pokoknya skill komunikasi kayaknya pelajaran yang dipelajari seumur hidup sih. Kalau dari teman-teman ada yang mau share cerita soal melatih komunikasi skill ini, boleh banget cerita di kolom komentar ya!

Pengalaman Jual Nasi Jinggo Khas Bali

 

nasi-jinggo-murah
WIP bagiin nasi Jumat sama Mamer

Genap satu bulan lebih, aku dan mertua (kita bermitra di sini dalam usaha nasi Jinggo Bali) membangun usaha kecil-kecilan. Kenapa aku bilang kecil-kecilan, karena kita baru sanggup perhari nya itu 20-30 bungkus dan membuka sedekah nasi Jumat setiap hari Jumat.

Masya Allah tabarakallah, aku awalnya ngga nyangka Nasi Jinggo khas Bali ini benar-benar terjual. Aku udah ngga ragu soal masakan mertuaku, dulunya beliau juga berjualan Gudeg Mercon 3 Lanang. Namun karena proses pembuatannya yang begitu tricky dan cukup melelahkan bagi mertuaku yang usianya ngga lagi muda ini, setoplah gudeg mercon itu.

Mencoba jualan ini karena melihat ada yang berjualan gitu dengan harga under 7ribuan, dan kita sampling dulu lah. Ternyata kata mamerku ini, bisa dijual dengan harga naik dikit, tapi kayak nasi jinggo beneran di Bali. Emang nasi Jinggo beneran di Bali tuh ada isi ayam suwir bumbu bali, serundeng, tempe oreg, mi goreng, sambel dan irisan telur rebus.

Akhirnya, kita cobalah buka dengan harga 6ribu per bungkus dan ini cocok buat sarapan pagi, udah lengkap proteinnya dan hemat di kantong, khususnya anak kuliahan atau pekerja kantoran yang butuh satset. Apalagi, bener-bener pakai daun pisang untuk membungkusnya, nambah sedap saat kita buka nasi jinggo ini.

Awal mula pemasarannya, aku pakai Twitter please do yiur magic, alhamdulillah impact sampai beberapa like dan RT, dan ngga kalah senangnya, aku di like sama @hrdbacot. Aku sampai DM dan meminta alamat buat aku free-kan nasi jingo untuk team-nya.

Baca Juga: Dibalik Bisnis Ngupi Eat & Drink

Aku berjualan dengan membuka lapak, yaitu meja dan juga kursi. Sebetulnya harus dibagusin lagi sih, dengan beli rak kaca yang ada geseran gitu, biar lebih estetik aja, yuk kita kumpulin modalnya. Beberapa ada yang bilang juga, aku sampai segininya cari duit, hehe. Dan orang-orang yang lewat saat aku jualan ini banyak yang kenal sama mamerku kan, tanya kalo aku nganggur ya, kok mau jualan gini.

Aku cuma jawab degan senyum dan bilang ini usaha kecil-kecilan yang menuju besar suatu hari nanti. Hehe, namanya juga tetangga ya, kadang tanggapan dan reaction kayak gitu gabisa kita tutupin. Jadi dengan aku berjualan ini, aku udah nyiapin mental, dan alhamdulillah nya mental itu terpupuk dari sejak aku SD-SMP. Papahku ngajarin, gimana jadi anak perempuan yang bisa mandiri, struggle dengan usaha-usahanya. 

Dulu, waktu SD aku berhasil jualin snack-snack dan laku keras! Dan waktu SMP, aku jualan gorengan kayak risol, bakwan, puding ke sekolahan, dan titik aku ngerasa ngga mau jualan lagi, saat jualanku ngga ada yang beli sama sekali, dan setelah itu aku ngga mau berjualan lagi. 

sedekah-nasi-jumat-nasi-jinggo
Sedekah nasi jumat. Dokpri


Dari hal kecil ini, akhirnya aku ingin usaha makanan murah meriah ini bisa jadi jembatan bantuan untuk orang-orang yang saat pagi hari kesulitan dapat sarapan yang pas di perut. Hingga tercetuslah sedekah nasi jumat, dengan kepercayaan teman-teman donatur yang transfer dalam bentuk uang yang nantinya dihitung sebagai jumlah nasi jinggo. Aku sangat open mulai dari 6ribu untuk transfer, bisa banget sedekah nasi jumat ini. Jadi ngga ada minimalnya berapa ya. 

Ketika mata ini melihat langsung setiap pemberian sedekah nasi Jumat ini, ada banyak doa-doa yang dihaturkan. Teman-teman donatur pun tak jarang menitipkan doa, dan insya Allah aku sampaikan. Biasanya aku pun dokumentasi saat pembagian nasi Jumat ini. Masya Allah, rezeki kalian semoga dideraskan oleh Allah, membantu teman-teman kita yang membutuhkan ini.

Semoga mamerku selalu sehat, dan aku bisa terus bermitra dengan beliau, sambil sedikit-demi sedikit aku belajar masaknya, hehe. 


Perjalanan Menjadi Blogger, Hingga Kini dan Nanti

gimana-menjadi-blogger
Pake stock foto OOTD

Hai, hai akhirnya kembali disela-sela aku sedang bisstrip ceritanya, pengen banget nuangin unek-unek soal dunia blogging nih.  Kayaknya kalau ngga disempetin dan ngga dipecut untuk bisa rutin ini blog, blog ini akan terbengkalai dengan jarang banget diisi sama cuap-cuap.

So, kali ini aku mau cerita soal perjalanan blogging yang ngga blogging banget (ya ampun apa sih). Kalau seseorang bertanya tentang aku dan aku akan bangga menyebut diriku sebagai seorang blogger. Suka aja dengan status sebagai seorang blogger itu punya kedudukan yang lebih beda, karena penyampaiannya melalui rangkaian tulisan yang hadir dari perasaan serta jiwa nya saat itu.

Aku sering kok, bacain konten blog aku yang lama, aku merasa ada pertumbuhan. Ya, diri, tulisan dan jiwa aku bertumbuh seiring berjalannya waktu. Dengan adanya tulisan, aku sadar kalo diriku bertumbuh. Dari situ aku semakin yakin, aktivitas nulis digital atau blogging ini banyak manfaatnya seperti ketika diri sedang drop atau merasa insecure, kita akan bangkit dengan melihat pertumbuhan kita sendiri. Dan itu rasanya melegakan banget.

Dengan adanya blog ini, aku merasa seperti diberikan arena untuk mencurahkan segalanya. Aku bercerita banyak soal pengalaman, tempat-tempat yang pernah aku kunjungi bersama orang-orang di dalamnya. Aku pun bercerita tentang saat itu, momen saat itu yang tidak bisa terulang kembali.

Banyak orang yang merasa asing ketika bersinggungan dengan kata blogger itu apa, dan aku secara mudahnya mengenalkan kalau blogger adalah orang yang suka menulis tapi medianya itu di Internet. Berbeda dengan sosmed, karena blog ini akan sampai ke orang yang mengetikkan kata kunci tertentu. Syukur-syukur nyangkut dan dibaca, itu alhamdulillah banget.

Inginnya, aku itu konsisten banget mengisi blog, tanpa mengenal lagi sibuk kaki di kepala, kepala di kaki, tapi aku menyempatkan 30 menit untuk bisa upload satu tulisan berharga, seperti hari ini, malam hari ini.

Dan kebanyakan yang mengerti blogger itu langsung tanpa tedeng aling-aling, bertanya balik, emang ngelakuin kayak gitu dapat uangnya? Ada cuannya? Aku biasanya nyengir dan kebanyakan aku jawab, kalau ada client yang menawarkan ingin memakai jasa seoarang blogger, bisa banget.

Aku ceritakan bagaiman aku dapat client pertama di sebuah hotel Lido Lake Resort, yang bermula dari membawa cerita honeymoon dan perjalanan sebagai newly weds. Walaupun tidak ditanya rate dan tidak ada pemberian berapa nominal, tapi dengan menawarkan menginap secara free dan di barter dengan 1 tulisan, aku merasa bahwa tulisan aku menarik, ada yang suka, sampai orang mau barter dengan satu tulisan atau satu cerita aku ini.

Sangat yakin kalau rezeki tak akan melewatkan hambanya, jika aku mengerjakannya dengan sepenuh hati dan suka cita. Memang tetap harus ada booster untuk memecut, kalau posting kayak gini aja harus ada ODOP yang dilaksanain sama ISB, yaitu teh Ani, guruku pertama dari aku pindah ke Tangerang dan belajar blog dari beliau.

Oh iya, dari blogging, aku mengenal dunia marketing, digital marketing dan content. Aku akuin kalau content sendiri masih terus aku pelajari, karena mengenai tata bahasa yang berpengaruh kepada customer, yang ringkas tapi padat dibaca, dan call to action itu sulit jika tidak dilakukan secara terbiasa.

Ketika carrier ku berada di dunia Influencer Marketing ini, aku merasa ada banyak manfaatnya menjadi seorang blogger. Aku bisa memberikan konsep dan storyline yang efisien dan nyaman aja gitu ngerjainnya. Sekian deh cerita aku jadi kebanyakan, nanti bosan haha, boleh komen dan berbagi cerita ya.

Review Treatment Photo Facial Glow di ZAP Clinic Karawang

treatment-photo-facial-glow-zap-karawang
Yeay akhirnya ZAP Clinic open di Karawang. Dokpri

Hai haaaai, kali ini aku mau update di blog aku soal treatment yang aku lakuin di rumah mamah aku. Ya, betul banget, yang udah kenal aku pasti tau aku sering beberapa Minggu dalam satu bulan untuk pulang ke Karawang, yang mana tempat domisili mamah papahku.

Kalau pulang ke Karawang, aku hampir jarang untuk ngelakuin treatment. Ya gimana dong, udah sejatuh cinta itu sama ZAP. Buat yang belum tau apa itu ZAP, bisa cek treatment pertama aku di ZAP dan kayak udah jatuh cinta pada treatment pertama, gitu kali yah judulnya.

Baca Juga: Pertama Kali Treatment di ZAP Alam Sutra

Dan kabar menggembirakan itu datang saat aku tau kalau di Grand Taruma ada opening ZAP Clinic sejak bulan September 2022. Seru banget, dulu tuh di Grand Taruma ini kawasan nongki para anak muda Karawang gitu dan lokasinya dekat sama pintu tol Karawang Barat, sekitar 10 menitan kalau lagi ngga ada macet dari kawasan KIIC.

Aku happy banget dong, akhirnya bisa treatment saat aku lagi pulang ke Karawang ini. Akhirnya di hari Sabtu, aku dianter sama mamahku tercinta ke ZAP Clinic yang ada di kawasan Grand Taruma. Kalian kalau bingung cari di mana, cek aja sebelahnya Mc'Donalds dan udah keliatan banget ZAP clinic nya. Menurut aku ZAP Clinic di Karawang ini cukup besar dan luas gitu.

Saat masuk, aku sudah registrasi sebelumnya dan dicocokan datanya dengan treatment terakhir aku di ZAP Alam Sutra. Kali ini aku pilih ZAP Photo Facial Glow yang menjadi treatment terfavorit karena menggabungkan 3 treatment dalam satu waktu treatment. Eitss, tenang aja, kalian jangan berpikir kalau treatment Photo Facial Glow ini lama, justru pas banget durasinya yaitu sekitar 35-40 menit.

ZAP Photo Facial Glow

zap-clinic-karawang-nyaman
Nyaman ya bund. Dokpri

Aku langsung naik ke lantai 2 dan cozy banget ruang tunggunya, baik di lantai 1 & 2, disediakan air mineral refiil juga. Saat aku masuk ke treatment room, pertama-tama aku dibersihkan dulu dengan cleansing yang dilakukan oleh mba perawatnya. 

Setelah itu, dilakukan Oxy Infusion cleansing yang mana kita seperti disemprotkan cairan dingin yang menyejukkan wajah yang sifatnya mengoptimalkan proses cleansing tadi. Setelah itu, masuk ke Laser Toning dan aku ditangani oleh dokter dari ZAP Clinic Karawang ini. 

zap-clinic-karawang
Jerawat batu solusinya ke ZAP Clinic. Dokpri


Nah, yang paling aku suka dari treatment di ZAP ini adalah ditangani langsung oleh dokter-dokter expertise. Lalu aku langsung cerita keluhanku yaitu ada jerawat batu yang sulit kempis sudah satu mingguan lebih. Justru malah menghitam dan saat dipegang, mengeras gitu. Dokter juga bilang, kalau ada jerawat seperti ini, baiknya kita tidak mencuil-cuil iseng dengan tangan, karena takutnya malah infeksi. Seram betul kawan-kawan. Dokternya pun nanti akan menembakkan laser pada titik jerawat batu aku itu. 

Saat proses Toning Laser ini, kedua mataku ditutup dan dokter mulai menembakkan satu persatu ke titik-titik di wajah sambil menanyakan apakah level sakitnya sudah pas atau belum. Saat laser ini, terasanya cekit tipis aja kayak kena jarum pentul kok dan ada aroma terbakarnya yang wajar.

zap-clinic-karawang
Alma Beauty di ZAP Clinic Karawang. Dokpri

Setelah laser selesai, dilanjut ke Alma Beauty Rejuve. Nah ternyata proses Alma Beauty Rejuve ini, lebih tinggi teknologinya dari IPL, lho. Dan Alma ini bertujuan untuk mencerahkan kulit wajah, mengurangi kemerahan setelah proses Toning Laser tadi dan juga meratakan tekstur kulit wajah.

Proses ini diawali dengan aku dioleskan gel yang dingin tapi nyaman banget di kulit, lalu berikutnya dokter akan menempelkan alat Alma ini yang rasanya hangat di kulit. Saat menempelkannya, dokter pun bertanya, apakah terasa panas menyengat atau tidak. Lalu setelah selesai, dokter pamit dan di take over lagi sama perawat.

Dilanjut dengan pembersihan gel dan Oxy Infusion lagi tapi kali ini kandungannya adalah serum. Bagian terakhir nya adalah aku diberikan sunscreen karena hari itu masih jam 3 sore dan sunscreen itu wajib banget dipakai.

Menurut aku treatment Photo Facial Glow ini worth to try banget. After treatment wajahku terasa lebih segar dan seperti biasa, ZAP itu selalu memberikan result di hari-hari setelahnya, yang aku yakin, semuanya itu butuh proses dan makin love banget sama ZAP Clinic. Kalian bisa follow Instagram nya ZAP agar tidak ketinggalan info promonya juga, ya.



Aktivitas November - Keseruan Bersama Keluarga Jelang Akhir Tahun

aktivitas-akhir-tahun-bersama-keluarga
Dokpri

Aaaah ngga terasa sebentar lagi sudah akhir tahun, kurang dari satu bulan, kita sudah menginjak bulan Desember yang menjadi penghujung tahun 2022 ini. Lalu kita siap menyambut tahun yang baru serta meninggalkan tahun 2022 yang perlu lika-liku.

Semakin bertambah dewasanya serta dinamisnya kehidupan, aku merasa kalau momen kebersamaan adalah momen yang harus selalu ada dan menjadi puncak dari pergantian tahun, khususnya di tahun ini.

Sedikit cerita, ada banyak sekali harapan dan juga check list tahun ini yang bisa disyukuri dan dirayakan dengan suka cita karena tentu saja kita sudah sangat berusaha untuk mencapainya. Perkara tercapainya dengan baik, sekali lagi, ada unsur selain kita yaitu qodarullah dari  Allah SWT. Aku yakin banget, kegagalan bukan mau dari diri kita sendiri. 

Bagiku, merayakan kebersamaan dengan keluarga adalah hal terbaik yang pernah ada dan aku sangat bersyukur dengan hal itu.

Tentu saja kebersamaan dengan keluarga tersayang untuk bisa semakin bonding, ngga bosan dengan acara keluarga yang hanya makan bareng lalu ngobrol dan gitu-gitu aja, aku mau share kegiatan yang bisa dilakukan bersama keluarga menjelang sebagai aktivitas November kita.

1. Sewa Villa

Menurut aku, kebersamaan dengan keluarga memang bisa di mana saja dan kapan saja, tetapi ada baiknya jika dipersiapkan dengan matang dan dibuat sebagai acara. Sehingga terasa kebersamaan dan semua menikmatinya. Memang perlu ada budget tersendiri untuk ini, namun alangkah baiknya dengan kita memiliki acara dan menyewa villa ini sebagai bentuk kita ingin bonding bersama keluarga. 

2. Makan Bersama atau BBQ-an

Selain sewa villa bersama keluarga, kita juga bisa membuat acara makan-makan bersama. Apalagi saat ini untuk makan bersama bisa dengan membuat BBQ party di halaman belakang dan mengundang seluruh keluarga untuk bisa datang dan makan bersama. 

Membeli bahan-bahan keperluan untuk BBQ-an juga pasti seru banget, dan selama proses bakar-bakaran ini pasti ada obrolan dan euforia kebersamaannya akan terasa lebih dekat lagi.

3. Menonton Piala Dunia 2022

Perhelatan akbar yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang di seluruh dunia dalam FIFA World Cup tahun ini, bisa menjadi momen kebersamaan bersama keluarga. Terbayang kan, betapa serunya jika kita menonton bareng bersama keluarga saat negara favorit kita mencetak gol. Jangan lupa sambil siapkan makanan atau camilan yang lezat sebagai teman nonton bareng piala dunia tahun 2022 ini plus WiFi rumah yang ngga pakai buffering.

4. Games Anti Bosan

Mempersiapkan permainan yang bisa dimainkan bersama keluarga besar. Ada banyak referensi games-games yang pasti akan sangat seru jika dilakukan bareng keluarga. Seperti ambil uang dengan sutil tapi dengan mata tertutup, kebayang banget ini serunya.

Aktivitas November yang bisa teman-teman ikutin dan ide menghabiskan waktu bersama keluarga menjelang akhir tahun. Tentu saja aktivitas yang aku share di atas memerlukan kekompakan dan juga komunikasi dalam mempersiapkan satu persatu acaranya.

Udah ada yang pernah ngalamin kan, waktu lagi searching-searching villa yang nyaman buat keluarga, apalagi tipikal keluarga yang suka dadakan dan harus serba satsetsatset, butuh sinyal yang anti lelet dengan WiFi rumah dari IndiHome. 

Ditambah pas lagi makan bersama atau BBQ-an bareng gitu, pasti akan ada momen untuk rekam aktivitas dan bikin-bikin video atau ada yang upload story. Kebayang dong kalau WiFi rumah ngga support, untuk aja saat ini provider yang bisa bikin sinyal cepat ada dalam Telkom Group.

Rasanya ngga sabar buat mulai atur jadwal kumpul keluarga menjelang akhir tahun ini dan kalian yang belum ada ide mau ada aktivitas apa dengan keluarga tersayang, semoga terinspirasi ya. Boleh juga kalau kalian mau ada tambahan aktivitas atau kegiatan super seru bareng keluarga, share di kolom komentar ya.

Pengalaman Menjadi Brand Executive di Sebuah Brand

 

pengalaman-bekerja-brand-executive
Dokpri: Gudang sebuah brand

Bismillah, halo teman-teman semuanya. Setelah lebih dari satu bulan aku terakhir ada di pekerjaan sebelumnya, aku sangat-sangat merasa bersyukur karena pernah memiliki pengalaman bekerja di sebuah brand dan job desc aku saat itu adalah menjadi brand executive pada brand tersebut.

Mungkin teman-teman ada yang beberapa kali sudah pernah aku ajak bekerjasama dalam beberapa campaign digital, tahu sekali aku bekerja di brand apa ya. Mungkin aku bisa mention jika ada yang bertanya by personal ya haha.

So aku mulai bercerita serba-serbi saat aku bekerja di brand dan ini bisa sebagai portofolio yang mungkin bisa membantu aku suatu saat nanti saat dipertemukan dengan kesempatan kerja baru.

Brand Executive

Saat itu aku langsung diberikan job description sebagai brand executive karena melihat backgorund aku yang sudah ada di dalam dunia content creator untuk konten aku sendiri sebagai travel blogger, share cerita pengalaman jalan-jalan ke suatu tempat, review kuliner yang ngga biasa dan biar berkah juga jualan orang-orang trsebut sehingga ditemukan oleh para wisatawan, sesimpel itu sih/

Karena pandemi juga, aku mulai tertarik dan banyak menonton film. Aku ini tipe yang kalau kebanyakan informasi tuh gampang skip dan lupa, aku sayang banget kalau film-film yang sudah aku tonton dan aku coba ceritakan ulang di blog (jujur ini juga masih ada kendala di aku yang mungkin kurang rajin ya untuk menulis review film di blog).

Selama menjadi content creator, tentu aku banyak bekerja sama dan networking dengan teman-teman content creator lainnya dalam beragam persona. Ada Moms blogger, travel blogger, foodies, home decor enthusiast dan beauty blogger. Dan bahkan saat ini pergeseran konten sudah berada pada kebutuhan akan KOL (key Opinion Leader), talent, Influencer.

Alhamdulillah sekali aku  sangat bersyukur, BOD dan manager marketing di company aku yang sebelumnya memberikan aku kesempatan untuk bisa prove untuk mencari, contact, deal dan sampai pada tahap KOL selesai posting content tersebut.

Brand executive itu sendiri, aku memegang beberapa brand yang lebih dari 2 brand utama yang aku perhatikan mulai dari engagement, activity dan juga tentu kepada hasil akhir berupa konversi.

Selama menjadi brand executive, aku juga banyak belajar dan harus belajar banyak dalam dunia marketing, terutama digital marketing. Aku masih belajar dalam membuat EDM, SEM aku juga menulis artikel dalam seminggu sesuai dengan seasonal atau regular konten.

1. Social Media Content

Dalam social media ini, aku memegang beberapa account untuk aku buatkan content plan yang nantinya akan di share ke team design untuk dibuatkan content fix nya. Ini aku jadi belajar banget mengenai create content, gimana cari ide-ide yang bisa memancing orang untuk komen, orang akan penasaran dan tentu saja beritanya harus valid. 

Ngga hanya itu, sosial media itu menurut aku sangat challeging buat brand yang mau engage costumer bahkan followers. Harapannya dari followers jadi customer dan dari customer akan menjadi royal customer dan top of mind brand untuknya. Seru-seru sedap kalau pengalaman aku kemarin, dan jadi sangat belajar juga mengenai wording, kalimat singkat yang persuasif dan bagaimana memancing CTA (Call To Action) dalam sebuah konten.

2. KOL Specialist

Saat menjadi brand executive di brand ini, aku juga melakukan marketing melalui influencer marketing. Sehingga aku mengerti persona-persona dari beberapa list KOL yang cocok dengan kategori brand. Brand yang aku pegang ini juga ada beberapa kategori gitu, in general aku bisa reach siapapun.

Namun waktu di brand, terbatas untuk beberapa persona KOL (Key Opinion Leader) saja. Misal ada untuk Moms yang baru hamil atau newly wed, menyusui, beauty or travel person. Sedangkan untuk KOL specialist ini seharusnya memang expertise nya untuk handle KOL mulai dari reach out sampai dealing untuk kerjasama dan melakukan payment.

KOL specialist ini membutuhkan skill komunikasi yang cukup baik untuk sama-sama menemukan win-win solution saat campaign sedang ada kendala. Serunya menjadi KOL specialist di brand ini tuh bisa bekerja sama dengan para influencer dengan tier Nano, Micro, Mid-Tier dan Macro beberapa. Waktu di brand, aku belum sampai tahap bekerja sama dengan Mega atau selebrity.

3. Store Visit

Waktu itu, sebagai brand executive, harus memiliki kerangka berpikir untuk membangun brand dengan menjadwalkan kunjungan ke store-store dan melihat penjualan secara offline gimana. Dan saat di store, kita bisa melihat produk-produk yang seharusnya lebih di highlight perbulannya sesuai dengan thema, misalkan bulan Februari adalah hari kasih sayang. Lalu juga kita bisa ada ide tentang campaign apa yang mau kita jalankan dengan adanya store visit ini beserta promo-promo yang lebih menarik.

4. Marketing Activity

Dalam dunia marketing yang baru aku jalanin selama menjadi brand executive di brand saat itu, membuka banyak sekali peluang untuk aku belajar banyak hal. Menjalankan marketing pada sebuah brand itu harus memahami customer journey. Lalu menguasai skill copywriting, communicate dalam ranah sosial media. 

Activity untuk marketing ini bisa dimulai dari mana saja dan memunculkan campaign itu menurut aku menjadi hal yang paling menarik serta challenging sih. Dalam mengajukan proposal campaign itu harus disertai dengan objective dilakukannya campaign serta perkiraan budget. Selain itu, target audience nya akan menyasar ke arah mana. 

Selain activitas campaign, dalam marketing funnel itu kita bisa otak-atik mana dulu yang mau kita lakukan. Kalau awareness sudah terlewati, saatnya brand menginginkan data-data customer dapat masuk ke brand untuk brand pakai sebagai analisa data dan ngga memungkiri untuk dihasilkannya konversi (dalam rupiah). Seperti bisa dilakukan webinar baik offline atau online dengan menghadirkan expertise seperti dokter bahkan bekerja sama dengan rumah sakit besar sebai branding. 

Paling menyenangkannya adalah saat menghadiri pameran untuk bisa engange langsung dengan pembeli atau calon pembeli. Nah, di sini kita harus sudah di luar kepala pengetahuan tentang produk serta keunggulan produk satu sama lain. Bahkan kita harus pintar untuk mengajak orang-orang yang hanya lewat, tapi bisa sampai belok ke booth kita dan melakukan order di sini. 

Pengalaman menjadi brand executive ini tidak pernah akan aku lupa sehingga aku abadikan dalam tulisan ini dan semoga dapat membantu buat teman-teman pencari kerja dalam dunia marketing, KOL specialist, marketer, brand executive, content atau sosmed specialist dapat sedikit tercerahkan dengan postingan kali ini. Oya, aku juga mau semangatin teman-teman yang mau switch carrier ke dalam dunia marketing atau apapun itu, jangan takut untuk belajar hal baru, jangan merasa insecure karena kita berawal dari nol lagi, yang penting kita ada support system dan tekad yang kuat aja. Boleh komen ya!

Sebuah Deep Talk Bersama Suami


curhatan-rumah-tangga


Ceritanya, aku mau mengabadikan perasaanku dan juga  bincang-bincang yang kita lakukan secara tidak sengaja di hari Minggu siang itu.

Hari itu, dengan padatnya kegiatan di pagi hari, karena aku sudah mulai berjualan nasi Jinggo dan suami kalau weekend juga ikutan bantu, dan alhamdulilah nya kita buka sampai jam 11 siang. Berhubung, aku juga sambil ada sensus penduduk gitu, trus agak kaget ternyata ditanya pendapatan.

Dan ini ternyata ngga lama dan secara ga sadar juga bertengger di alam pikiranku dan seperti biasa, aku jadi kepikiran, emang si overthinking huhu.

Setelah beresin dagangan yang kita malah beli jamu dan jug bakso cilok, aku mandi dan juga udah beli makan siang, kebetulan pengen banget nasi Padang dengan lauk favorit telur dadar Padang plus terong balado. Aku duduk di tempat tidur dan suamiku sedang santai.

Tiba-tiba, aku memberanikan diri buat membuka percakapan. Agak sedikit sensitif karena lagi-lagi soal financial dan aku itu lebih pengen ngobrol, yuk kita kedepannya bisa yuk lebih growth gitu. Dan malah didominasi oleh air mata.

Aku kadang suka heran sama diriku sendiri, mau cerita sama suami, hal-hal yang ada di rumah tangga, mau aku obrolin, ujung-ujungnya kenapa aku itu gampang banget nangis.

Yah, intinya aku udah semakin lega dengan obrolan mendadak di siang hari itu. Bahwasannya, sekali lagi, aku ngga boleh kebanyakan melihat dan terbersit untuk membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Kita ngga ada di sepatu mereka, dan mereka juga ngga ada di sepatu kita.

Awalnya pembuka percakapan itu soal path carrier. Aku bilang, kepikiran aja gitu sama aku, kalau ditarik garis lurus secara carrier, aku udah kerja dari tahun 2014 dan hitungan matematika nya sudah 8 tahun bekerja. Kalau di tempat yang sama dengan bidang karier yang sama, mungkinkah gaji aku sudah sekian dan jabatanku sudah sekian yang. Kenapa aku ambil pilihan untuk switch carrier dan mau mengulang dari nol. Aku cuma biasa awalnya, tapi ketika suami jelasin semuanya, auto mewek akutuh.

Kata suami, sekarang itu bukan kita kerja di mana, tapi setiap hari kita ada bekerja alias ada pekerjaan. Dan jangan pernah menganggap ojol-ojol yang sudah tua kasihan, karena sampai ngojek, justru mereka semakin berdaya. Usia pensiun tapi masih bekerja, ada pekerjaan yang mereka bisa lakukan. Sekali lagi jangan money oriented, dan ini bikin aku makin cirembay huhu. 

Jarang-jarang aku bisa cerita kayak gini di blog, tapi pada akhirnya aku ingin menulis sesuatu yang menghangatkan hati di blog. Semua tentang apa yang aku rasakan, apa yang aku lewatkan dari perjalanan hidup, ingin banyak aku tuangkan di blog. 

Ketika suatu saat aku terpuruk, aku punya kilas balik dari tulisanku sendiri, aku tulis secara sadar.

Review Cream Racik ZAP Untuk Kulit Berjerawat - Konsultasi di ZAP Alam Sutra

cream-racik-zap


Hai haaaai, apa kabar kalian? Terakhir aku sapa blog, aku lagi sesi curcol nyaris aja aku jadi korban suatu pembobolan mobil, alhamdulilah Allah masih memberikan perlindungan.

Kali ini aku juga akan sedikit curcol, apalagi soal kulit wajah. Kalian tau kan, kalau wajah yang berminyak, pori-pori besar dan gampang berjerawat ini, suka tricky banget kalau pakai suatu produk. Aku pernah hampir ada di fase bingung gitu buat maintenance kulit aku, biar kalau jerawat muncul, gampang kempesnya dan bekas-bekas jerawat pun hilang.

Di bulan Agustus, aku sempat ngepost gimana pengalaman aku treatment Salmon DNA di ZAP clinic Alam Sutra, nah yang belum pernah baca, cuss dulu deh. Soalnya aku habis ini mau cerita lagi pengalaman pakai cream racikan dari ZAP dan wajib konsul dulu sebelum pemakaian.

Treatment di ZAP dengan Salmon DNA bikin kulit aku makin lama makin sehat, memang ngga yang tiba-tiba before after dalam waktu 2 jam gitu, tapi efek berminggu-minggu makin lama nih kulit aku keliatan sehat. Hal ini diakui sama keluarga aku di Karawang yang seminggu atau dua Minggu sekali aku kunjungi, katanya kulit aku lemed (bahasa Sunda kalau kulitnya sehat dan kenyal).

Konsultasi Cream Racik ZAP 


cream-racik-zap-untuk-kulit-berjerawat


Siang itu aku sudah reservasi dulu untuk Konsul cream racik ZAP ini. Happy banget sih, Clinic ZAP udah ada deket rumah di Alam Sutra Serpong, naik motor 15 menit juga sampai.

Aku janjian jam 11 siang, dan sesampainya di clinic ZAP Alam Sutra, seperti biasa aku suka sama vibes nya yang bikin nyaman dan rileks. Karena dokter yang buat aku konsultasi ini sedang ada penanganan tindakan, aku jadi agak menunggu sebentar.

Dan ngga lama aku dipanggil, dan aku bersama dokter Merry. Saking serius dan asyiknya konsul sama dokter Merry, aku ngga mengabadikan momen konsul. Tapi aku bakal cerita deh.

Baca Juga: Review Treatment DNA Salmon di ZAP

Jadi selama konsul, dokter melihat kondisi kulit aku dan kebetulan aku lagi pakai foundation karena mau ada keperluan ke mall. Pakai foundation aja, ada jerawat di daerah dagu yang sering banget muncul. Akhir-akhir ini, aku cerita kalau sering banget muncul jerawat di daerah dagu dan suka makin gede kalau pas mau datang period.

Aku juga bilang kalau skin texture kulitku ini kurang merata, kalau dilihat lagi care face suka keliatan bekas bruntusannya. Dan aku bilang juga kalau aku sensitif skin, jadi kalau ngga cocok produk, suka breakout gitu.

Akhirnya aku dibikin resep sama dokter Merry  dan ditanya juga sudah berkeluarga dan lagi hamil atau ngga karena ada produk yang mengandung retinol. Nanti kalau berhasil hamil, boleh datang lagi dan akan diganti cream malam nya yang tidak ada retinol nya.

Pemakaian Cream Racik ZAP

Jadi cream racik ZAP ini aku dapat facial wash, toner, moisturizer untuk dipakai di pagi dan malam hari, sunscreen, cream malam dan juga totol jerawat.

Oya, setelah selesai konsultasi, aku langsung dipanggil untuk menerima cream racik ZAP dan aku bisa terima yang facial wash dan sunscreen dulu, karena cream racik ZAP yang lain akan dikirim ke rumah dari clinic ZAP BSD dan free ongkir, yeay!

Untuk total cream racik ZAP yang untuk aku pakai ini sejumlah 500,000 ya guys dan saat pemakaian cream racik ZAP ini habis, aku akan datang untuk konsultasi progress dari skin condition aku.

Aku akan share pengalaman aku pakai masing-masing dari cream racik ZAP ini dan aku sudah pakai setelah satu Minggu. Hasilnya nanti aku share juga di bawah ya.

bareface-sesudah-memakai-cream-racik-zap


1. Facial Wash

Aku pakai facial wash setelah aku membersihkan wajah dari sisa make up atau foundation. Facial wash nya foaming banget dan lembut saat di apply ke wajah dan finishing yang aku suka adalah dia membuat kulit aku calming, ngga ngerasa ketarik bahkan kering. Jadi dipegang ke kulit wajah tuh kenyal dan sehat aja rasanya.

2. Toner

Aku suka banget sama aroma dari toner yang diracik sama ZAP.  Pemakaiannya harus ditepuk-tepuk secara lembut ke kulit wajah dan kadang aku suka malas nih step pemakaian toner haha, tapi karena aku pengen progress yang bagus untuk wajahku, aku harus nyempetin banget untuk pemakaian toner ini. After pemakaian toner, kulitku terasa lebih segar dan juga seperti siap untuk diberikan cream next step nya.

3. Moisturizer

Pemakaian moisturizer ini memang penting dalam step skincare. Dan aku pakai moisturizer ini di pagi dan malam hari. Bentuknya gel transparan, dan dingin saat apply di wajah. 

4. Sunscreen

Step yang ngga boleh terlewatkan adalah pemakaian sunscreen. Dan sunscreen dari ZAP ini memiliki SPF... Cream nya berwarna putih dan mudah diaplikasikan ke wajah tanpa meninggalkan white cast. Dan aromanya enak dan  juga calming. 

5. Cream Malam

Setelah pemakaian moisturizer di malam hari, aku aplikasikan cream malam ini secara merata ke seluruh wajah. 

6. Totol Jerawat

Cream totol jerawat ini jadi andalan aku buat ngempesin jerawat, dan menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Oya, aku amaze banget dengan totol jerawat dari ZAP yang diracik buatku, karena ini works banget membuat kondisi kulit yang berjerawat menjadi kempes lalu mengering dari hari ke hari. Bahkan di hari pertama saat apply totol jerawat ke jerawatku yang lagi membatu gitu, besokannya makin matang dan lama kelamaan akan mengering.

So, menurut aku cream racik ZAP ini sangat recomended untuk dijadikan sebagai skincare sehari-hari dan makin sehat kan kulit kita nantinya. Belum lagi kalau kita juga merawatnya dengan treatment di ZAP. Next nya si aku mau coba treatment oxy glow atau DNA salmon juga kayaknya, ini memuaskan soalnya hasilnya.