Review Steak Industry Bintaro, Tangsel - Bakal Jadi Steak Favorit


review-steak-industry
Pique Sirloin di Steak Industry. Dokpri

"Yang nanti pas dinner b'day aku, makan steak enak yang direkomen sama anak Twitter, yuk!"

Seperti biasa, suamiku langsung mengiyakan ide kuliner ke Steak Industry ini. Awalnya aku tau karena di mention di Twitter sama adikku soal Steak Industry ini. Baca thread soal Steak Industry ini tuh udah auto ngiler banget, asli!

Steak Industry ini jadi rekomendasi steak terenak yang aku coba dan beneran aja emang seenak itu dan aku bisa ngasih top of mind buat Steak Industry ini. Di thread Twitter itu dijelaskan juga lokasi Steak Industry ini berlokasi di Bintaro, cuma karena aku ngga membaca dengan lengkap dan langsung search di Google Maps dan nunjukkin ke suami. Oke kita let's go!

Review Steak Industry Bintaro - Marchand Hype Station

lokasi-steak-industry
Lokasi Steak Industry di Marchand Hype Station. Dokpri

Sesampainya di lokasi Steak Industry (Google Maps menunjukkan lokasi kita udah sampai) tapi sampai di titik itu, kita berdua ngga nemuin tuh banner atau tulisan "STEAK INDUSTRY". Dan lokasi Marchand Hype Station ini seperti kumpulan ruko-ruko brand makanan kekinian dan sayangnya banyak yang udah tutup gitu, memang katanya sejak pandemi Covid-19 lokasi ini jadi sepi pengunjung.

Aku bertanya kepada security, lokasi Steak Industry ini di mana dan apakah benar di sini. Dan katanya, yes, memang di sini dan ada di lantai 3. Owalaaaa, akhirnya kita capcus aja ke dalam dan naik lewat lift. Over all lokasinya enak banget buat jalan berdua sama pasangan, tapi pas sampai di lantai 3 kita diperlihatkan sama sebuah outlet yang cukup kecil namun lokasi duduknya lumayan banyak (kayak model Solaria gitu guys).

Dan ini dia Steak Industry! Wow aku sama suami saling bertatap kan, karena kita expect nya Steak Industry ini lokasinya di sebuah ruko tersendiri gitu. Tapi okelah kita coba dulu ya guys, jangan judge by this cover tuh emang bener banget, untung pegang prinsip ini haha. 

Langsung kita cari tempat duduk kan yah, dan ada mas-mas yang menghampiri kita untuk tanya kita mau pesan apa aja. Kalau liat menu-menunya, akhirnya kita pesan Meltic Sirloin dan Meltic Tenderloin, beserta french fries dan minumnya lemon tea & ice tea.

harga-steak-industry-bintaro
Harga di Steak Industry Bintaro. Dokpri

Ternyata waktu tunggu di sini cukup standar sih, di 20 menitan steak kita udah ready dan seperti mas-masnya info, kalau minumnya di sini tuh ready di botolan, jadi bukan di gelas. Oke deh ngga apa-apa. Waktu dagingnya dateng, waaaaah aku langsung craving banget guys! Sumpah, aku langsung take video dulu lah yaaa, biasa stock video dulu, ngejait jadi konten gimana mood haha.


steak-industry-bintaro
Steak Industry rekomendasi steak enak di Bintaro. Dokpri


Untuk Meltiq Sirloin ini rasanya asli sumpah beneran seenak itu! Dagingnya aku pesan yang medium rare, suamiku juga pesan yang tingkat kematangannya segitu. Dan enaknya sudah di slice-slice gitu jadi kita tinggal pakein garpu untuk nyuap ke mulut. WOW! Waktu sampe di mulut, dikunyah dengan sangat sopan, itu daging beneran enak, ya Allah. Udah deh steak yang lain-lain aku ngga mau lagi, aku cuma mau di Steak Industry. Dagingnya agak banyak serat, sedikit alot tapi super duper gurih. Ini aku suka banget pokoknya dan aku pakai sauce creamy mushroom ya.

meltiq-sirloin-steak-industry
Meltiq Sirloin di Steak Industry. Dokpri

Meltiq Tenderloin punyaku, ini enak banget banget, tipikal daging yang lembut dan mudah dikunyah, justru juicy nya dapet banget. Suamiku sampe bilang,

ini rasanya makan daging tapi ngga mau cepat abis, duh gimana ya, ini enak banget deh yang

Udahlah kalau ke steak, aku udah pasti ke steak industry, udah fix pake banget. Jadi bener, apa yang diinfo di thread itu, dia kerja di Jakarta tapi kalo BM Steak selalu nyempetin ke Steak Industry karena memang seenak itu.

review-steak-industry-bintaro
Grilled Chicken di Steak Industry. Dokpri


Hihi karena dari kami berdua dirasa kayak kurang nih porsiannya, jadi kita nambah lagi dongggg! Aku pesan yang Pique Sirloin dan suami pesan Grilled Chicken. Dan rasanya lebih lembut, sopan banget deh masuk ke lidah aku haha. Dari yang aku cari, Meltiq ini adalah proses membuat daging seperti daging wagyu sehingga kualitas seperti daging wagyu namun dengan harga yang jauh lebih murah. Teknik ini terkenal di Prancis, dengan cara menyuntikkan biji bunga canola (nabati) sehingga dagingnya mirip dan sama persis dengan daging wagyu. 

review-resto-steak-industry-bintaro
Pique tenderloin di Steak Industry. Dokpri


Setelah selesai, kita juga tanya-tanya soal Steak Industry ini karena steak nya beda dari yang lain dan seenak itu. Beneran enak, ga boong banget, makannya sampe terharu (mau keluar air mata, dikata lebay juga biarin deh). Dan ternyata di Steak Industry ini memang dikelola oleh chef Hamid yang sudah berpengalaman menjadi butcher saat di luar negeri (aku ngga tau pasti negara mana ya guys) dan steak industry ini ada beberapa cabang di Indonesia salah satunya di Surabaya. 

wagyu-pique-steak-industry
Wagyu pique di Stek industry. Dokpri

Dan ternyata yang di Bintaro ini tuh pusatnya, jadi kalau buka cabang, ya chef-chef itu pada training di outlet Steak Industry Bintaro. So proud banget sama steak industry, semoga makin dikenal dan viral, karena ini steak seenak ini! Untuk ini aku kasih rate 11/10 wkwk, melampaui ambang standar karena memang seenak itu deh, udah bisa sebulan dua kali kalo ngga inget kolesterol wkwk.

Oya total aku makan di Steak Industry ini di 459,000 udah include tax ya.

Meltiq Sirloin 130K, Meltiq Tenderloin 145K, Pique Sirloin 105K, Grilled Chicken 45K, French Fries 15K, Lemon tea 10K dan Ice tea 9K. Thank you banget Twitter tuh suka spill-spill tempat makan berharga dan seenak kayak Steak Industry ini, semoga chef Hamid baca ya chef! Aku nanti mau mampir ke Steak Industry lagi dan ajak teman-temanku ah!!!


1 komentar

  1. Mbak, sekarang Steak Industry sudah pindah ke lantai 1. Dengan tempat yang lebih nyaman, not so cozy but cooler and comfortable now.

    BalasHapus