Kalah dengan ODOP namun Menang dengan SETIP. Apa itu?

by - Februari 11, 2019

Halo semuaaaaaaaaa, kayaknya seminggu ini baru beberapa postingan deh dan benar saja, 8 hari itu aku hiatus tanpa postingan. Maafkan ya! Sungguh deh ya, aku sejujurnya pengen banget semuanya ketulis di laptop saat ide-ide ini tring-tring daripada berceceran. Ngomongin soal nulis, pasti ga lepas dari pertanyaan gimana ngerjainnya dan kapan ngerjainnya.

Disini aku bakal mengupas sisi serba-serbi menjadi seorang yang pengen nulis tapi banyak tapi nya, haha plis jangan kesel yak! Intinya sih aku tuh harus ada jentikkan mood dulu, emang tau banget sih jadi penghamba mood itu super duper gaenak dan berujung kecewa aja. Sadar di akhir hari, "duh kemaren coba gue nulisnya bisa lebih niat, bisa kelar itu 2 postingan"

Gitu itu aku seringnya guys!

Ternyata aku punya siasat yang bekerja bagus buat menaikkan mood, kembali menulis, kembali menikmati setiap proses menulis. Berawal dari kecintaan terhadap membaca, tak henti-hentinya aku mencorat-coret dan menuliskan banyak-banyak puisi hiperbolis. Terlahir dari sanalah aku sadar, apa memang interest aku adalah pada menulis. Tapi jangan kebanyakan nulis curhatan doang, karena sungguhan deh kalo nulis keluh kesah disebuah tulisan tuh efeknya mantul. Kalo kata mentor aku, teh Fufu, ada yang namanya writing therapy. Dan aku pernah terisak-isak kareba hanya menuliskan di beberapa lembar kertas aja. Emosi release semua disana. Bisa deh teman-teman coba, asalkan ada satu asas yang dipegang teguh. Apa ituuuuu

Yaitu tentang katarsis atau meluapkan semua tumpahan emosi melalui tulisan dan tidak mempublikasikannya kepada orang lain ataupun media sosial. Cukup hanya dikonsumsi secara pribadi. Jujur aja kalo lagi meluap-luap, semua kaidah tulisan ga pernah aku perhatiin. Tapi masa iya tiap hari curhat muluuu, baper mulu jangan sampai aku menjadi penebar tingkat kegalauan pada para pembaca (semoga ada yang baca). Oleh sebab itu berusaha keras mencari konten yang sesuai dengan niche blog atau kesukaan terhadap sebuah bidang itu cukup sesuatu sekali ya kawan.
(Estrilook Community)



Alhamdulillah Grandys anaknya ga gampang berhenti gitu aja, dia akan gas terus sehingga nemu titik dimana ia bisa nyaman. Terutama yang mau aku bahas disini tuh soal keikutsertaan aku pada program SETIP. Hal ini di latar belakangi oleh banyaknya challenge di akhir  dan awal tahun dengan konsep yang sama, yaitu menulis tanpa henti selama 30 hari. Dan memang, aku selalu gagal dalam challenge yang aku ikutin. Misal selama 12 hari, aku udah rapih nih menulis tanpa jeda, eh kesananya ada ajaaaaa cobaannya, yang kelewat dan di "entar-entarin" aja sampai numpuk 20 artikel menjelang H-1.

Pengen ketawa sekaligus kuciwa sangat, tak bisa menaklukan 30 hari menulis tanpa jeda. Tapi alhamdulillah Estrilook Community ini, sangat support buat pada anggota nya untuk tetap memposting blog nya agar bisa terisi dengan segala hal bermanfaat, yang bahkan orang lain pun luput akan hal tersebut. Diputuskan untuk membuat program SETIP ini yang merupakan kepanjangan dari seminggu tiga postingan. Singkatan ini terinspirasi dari teman-teman yang ada di grup lalu dimatangkan dan disahkan oleh Ibu founder, mba Muyass. Seneng banget yaaa, ada komunitas yang ngerti kita banget dan kita bener-bener dituntun secara berproses namun progress nya tetap terlihat. Kece bukaaaan!

Arti SETIP sendiri dalam bahasa jawa adalah menghapus, menghapus kemalasan yang sering bersemayam pada tubuh ini. Diharapkan dengan adanya SETIP ini, tetap posting namun berjeda. Nah jujur aja, postingan pertama baru aku tulis hari Jum'at lalu publish nya hari selasa minggu depannya haha. Tenang aja, sesuai dengan sedikit curhatan aku diatas soal menemukan mood dengan salah satu cara yaitu menulis! Lha, kok menulis, tadi katanya mager buat nulis. Disini dengan adanya trik yang aku bikin sendiri, lumayan ampuh dan bekerja pada porsi nya.

Yaitu aku akan menulis panjang lebar tentang perasaanku hari ini. Mau bentuknya curhatan yang biking gemes bikin aku merasa ada efek amazing. Yaitu, aku merasa nyaman dengan aktivitas menulis dan ketika masuk pada postingan organik, mood juga akan serasa refresh kembali. Yuk ikutan SETIP, kita bisa tau seberapa cepat progress menulis kita tanpa harus menunggu mood dulu, selamat mencoba. Bisa kepo di fanpage nya Estrilook Community ya guys
#SETIP
#EstrilookCommunity

You May Also Like

2 komentar

  1. Saya gagak ODOP/SHST pada bulan Januari, cuma bisa 25 hari karena komputer galat parah bikin saya kerap memaki dalam hati. Lalu tak isi pulsa karena lelah serta milih nonton drakor dulu, ha ha.
    Konsisten tiap hari itu berat. Saya saja hari ini cuma bisa BW dan kunbal, sepanjang hari Palung monopoli netbook mamahnya, dan mamah lagi sakit.
    Semoga besok bisa lanjut nulis.
    Sepekan tiga tulisan kayaknya bukan beban. Selamat melanjutkan.

    BalasHapus
  2. Mbaaa dirimu selalu menginspirasi aku bahwa cita-cita harus dicapai dengan semangat yg tak pernah padam, dan itu aku lohat semua di diri mba :) semoga diberikan selalu jalan dalam melanjutkan karya ya mba. Dan rezeki untuk punya laptop baru semoga Allah ijabah :)

    BalasHapus