Tidak Perlu Ragu Untuk Sunat Perempuan

by - Oktober 19, 2019

(Tidak perlu ragu untuk sunat perempuan. Dokpri)



"Eh lo tau ga kalo cewek juga disunat? Namanya sunat perempuan"

"What? Serius? Sunat perempuan?"

"Ada bagian dari alat vital kita dipotong dong?"

"Wait, wait, lo harus baca tulisan gue ini sampai selesai tanpa ada skip atau jeda ya, karena kita harus luruskan dan mengedukasi bersama soal sunat perempuan ini"


Sunat Perempuan - Percakapan diatas adalah benar adanya dari sesama teman seangkatan gitu saat kita mengobrol ringan dan sedikit membuka topik bahasan soal sunat perempuan. Memang benar adanya bahwa  saat ini undang-undang mengenai sunat anak-anak perempuan sudah tidak ada sejak tahun 2014. Jujur aja, aku gapernah diinfo oleh mamahku secara personal gitu kalo aku sudah atau belum disunat. Tapi aku udah atur waktu yang tepat gitu buat ngobrolin kalo aku udah juga udah disunat. 

"Kok lo PD banget ngerasa udah disunat?"

Hmm mungkin bangi sebagian orang akan berpendapat seperti itu ketika melihat statement aku ini ya. Tapi please, ketika baca persoalan sunat perempuan dipostingan aku kali ini, baca sampai selesai ya. Karena beruntungnya aku bisa mengobrol dengan para pakarnya persoalan sunat ini dan ternyata sunat perempuan itu sifatnya sunnah ya dalam ajaran agama Islam.

Pandangan Islam tentang sunat perempuan

(Bapak Ahari Sulthoni (Badan Hum Rumah Sunat) Dokpri)

Dalam agama Islam, bab mengenari thoharoh dan hampir peraturan selama kita hidup dan sebab akibat dari apa yang kita lakukan sudah diatur dalam Al-Qur'an serta Al-Hadist. Tugas kita adalah sami'na wa'ato'na dalam menjalankannya dengan sepenuh hati, karena berkata soal iman, hanya hati masing-masing dari kita ini yang mengetahui karena terkait kepercyaan dan keyakinan.

Seperti penjelasan dari Bapak Ahari Sulthoni (Badan Hum Rumah Sunat) mengenai apakah wajib dan harus untuk melakukan sunat perempuan? Lalu pak Anhari mengatakan bahwa sejak tidak ada undang-undang yang melindungi persoalan sunat perempuan ini, namun dalam agama Islam hukumnya sunnah karena anak perempuan yang telah dilakukan sunat itu kedudukannya menjadi lebih mulia. Walaupun begitu, tidak ada perlindungan undang-undang ini tidak lantas membuat larangan bagi warga atau masyarakat di Indonesia untuk melakukan sunat perempuan. 

Dikutip dari hadist-hadist yang disampaikan pak Anhari sewaktu ngobrol santai bareng para narasumber dari Rumah Sunatan ini bahwa sunat perempuan itu dapat menceriakan wajah sang istri dan otomatis memberikan rasa senang kepada suami. Dari bahasan kali ini, berarti memang Islam memperhatikan sedetail itu dalam masalah keharmonisan rumah tangga atas sunat perempuan ini.

Dalam sisi medis untuk sunat perempuan

(dr Diany untuk sunat perempuan dalam sisi medis. Dokpri)

Selanjutnya bersama dengan dr Diany yang menjelaskan bagaimana sih step-step dalam sunat perempuan ini? Apakah menjadi kompleks seperti sunat yang dilakukan pada sunat laki-laki.

Ternyata, proses sunat perempuan dalam sisi medis itu dianjurkan untuk menjaga kesehatan organ intim kewanitaan dalam mencegah penyakit seperti infeksi bakteri dan juga ISK (Infeksi Saluran Kemih) karena uretra pada wanita itu jaraknya pendek, berbeda dengan pria.

(Pak Anhari dan dr. Diany. Dokpri)

dr. Diany menyebutkan bahwa dicabutnya peraturan Mentri Kesehatan tentang sunat perempuan ini adalah Menkes RI nomor 1636/Menkes/Per/XI/2010 yang mana sudah tidak ada yang melindungi kembali jika dilakukan sunat perempuan maka seperti ditanggung oleh masing-masing.

Kronologis awalnya mengapa undang-undang yang melindungi terkait sunat perempuan ini dicabut karena adanya desakan dari WHO yang menyatakan bahwa sunat perempuan itu melanggar HAM dan membahayakan karena ada budaya di negera Afrika bagian tengah menuju timur dilakukannya praktik FGM (Female Genital Mutilation).

FGM ini merupakan praktik pemotongan bagian organ dari klitoris dan labia dari organ wanita dengan tujuan agar melindungi perempuan itu sendiri. Klitoris sendiri merupakan bagian terkumpulnya banyak saraf-saraf dari organ intim wanita, sehingga apabila dilakukan sedikit rangsangan atau disentuh maka akan mengeluarkan hormon-hormon bahagia seperti oksitosin.

Sedangkan pada prakteknya, sunat perempuan dalam sunnah agama Islam adalah dengan sedikit menorehkan pada bagian selaput tipis klitoris tersebut dan tidak menyebabkan pendarahan yang berarti dan sangat dianjurkan untuk melakukan sunat perempuan itu usia 0-5 tahun.

Prosedur sunat perempuan di Rumah Sunat dr. Mahdian

(dr. Rivo saat menjelaskan Rumah Sunat dr. Mahdian. Dokpri)

Ketika aku mengobrol dengan salah satu temanku yang sudah memiliki seorang anak usia 1 tahun namun ternyata saat di RS tidak dilakukan tindakan sunat perempuan karena terkendala atas dicabutnya undang-undang tadi. Sehingaa, kita sebagai orang tua, ingin melaksanakan sunnah ini pasti harus pada sebuah lembaga atau badan yang profesional dan dalam praktiknya menggunakan peralatan yang memiliki izin edar. 

dr. Rivo yang turut hadir juga dalam memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah dari sunat perempuan di Rumah Sunat dr. Mahdian ini agar tidak salah persepsi dengan praktik FGM tadi, maka Rumah Sunatan melakukan:

1. Agar semuanya higinies, maka baik dari pasien dan dokter tindakan melakukan tahap higiene 
2. Bagian dari kemaluan anak-anak perempuan diapsesis agar bersih lalu diberikan ducolo
3. Yang terakhir adalah menorehkan dengan sebuah alat seperti kartu nama pada bagian selaput kitoris yang tipis tanpa sebuah luka yang berarti.
 
Di Rumah Sunatan dr. Mahdian ini juga melayani proses sunat lelaki dengan penanganan khusus seperti yang mengalami obesitas (kegemukan), kaum disabisilitas tanpa anak tersebut harus melakukan diet sebelumnya (untuk yang obesitas).

Kelebihan jika melakukan khitan di Rumah Sunat dr. Mahdian ini ada beberapa diantaranya mempunyai teknik klamp sendiri yang terbaik di dunia dan sangat direkomendasikan oleh WHO yang merupakan milik dari Rumah Sunat dr. Mahdian yang sudah ada izin edarnya dari Depkes RI.

(Narasumber sunat perempuan. Dokpri)

Apabila teman-teman ingin mengunjungi Rumah Sunat dr. Mahdian ini, bisa banget dengan melakukan appointment sebelumnya secara online melalui website atau secara walk ini pada cabang-cabang Rumah Sunat dr. Mahdian yang sudah tersebar di wilayah Jabodetabek sebanyak 24 klinik.

Untuk biaya dari masing-masing khitan itu sendiri:
-Untuk sunat perempuan: 600K
-Untuk sunat laki-laki: 1.5-2.5 juta range harga ini tergantung tindakan yang dilakukan serta bagi yang kegemukan dan berkebutuhan khusus

So, teman-teman apakah masih dalam rasa kegalauan untuk melakukan sunat perempuan ini? Semoga tercerahkan ya dari tulisan aku kali ini dan diberikan kemudahan untuk menjalankan proses sunnah yang insya Allah mendapatkan tempat yang paling mulia disisi-Nya.


You May Also Like

0 komentar