Kura-Kura Sulcata dan Cara Memeliharanya Sebagai Pemula

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(si junior Sulcata kita kasih nama Juro. Dokpri)

Cara Memelihara Sulcata Bagi Pemula - Sudah mau seminggu ini, aku khususnya harus menerima keadaan untuk suami memelihara Sulcata yang merupakan kura-kura dari jenis Torto. Yang mana di awali dengan memelihara kura-kura air atau yang familiar dengan kura-kura Brazil dan itu kita dapetin karena ia diterjang banjir, jadi kita ambil ke Ciledug dengan size dia yang udah cukup besar (mungkin sekitar 2 tahunan).

Itu juga awalnya aku ga nerima gitu aja, aku ngambek dan setiap sounding masalah kura-kura aku males banget, pokoknya ngajakin berantem mulu. Akhirnya aku mencoba untuk berdamai dengan semuanya, mungkin harus dengan cara memelihara seperti ini karena kita gatau kan kadar stress seorang suami itu kayak gimana dan aku belajar untuk ga jadi egois sendiri.

Berawal dari Channel Youtube Panji dan Garaga (ular king cobra), Bumi Reptile dan Irfan Hakim

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(Ini Adult Sulcata milik mas Iqbal Bumi Reptile namanya Nagame, usianya 6 tahun dengan berat 15 Kg! Dokpri)

Iyaaaa, berawal dari setiap hari deh bahasannya itu channel-channel nya mereka itu dan aku sampai hapal sendiri beberapa jenis kura-kura yang dirawat oleh Irfan Hakim termasuk kura-kura Aldabra yang harganya itu selangit!

Dan disinilah, awal mula suami kepengen banget banget banget sama itu kura-kura Sulcata. Honestly..emang itu kura-kura sulcata lucu banget, karapas (tempurungnya) itu emang beda sama kura-kura air (lokal) yang dijual 2.500 an itu. Makanya pas tau harga babby Sulcata itu seharga satu juta, aku cuma menatap matanya dia, "seriusan?"

Karena aku gabisa berbuat apa-apa dan balik lagi, ternyata dia udah menyiapkan semua-muanya, yaudah sepulang dari staycation romantis aku di Seruni Hotel Gunung Salak, mampirlah ke rumah owner dari Bumi Reptile yaitu mas Iqbal.

Baca juga: (Review) Hotel Serasa Sultan Harga Bersahabat di Seruni Hotel Cisarua

Tentu bukan kaleng-kaleng, di rumahnya ada banyak jenis kura-kura dari yang jenis kura-kura air itu juga ada jenisnya lagi lho gengs, trus ada yang red head (emang kepala warnanya merah gitu sekilas mirip buah cherry) dan yang paling fenomenal adalah Nagame, yaitu kura-kura Sulcatanya yang berhasil dipelihara selama 6 tahun udah seberat 15 kg!

Suami berceletuk, "tuh si teteh (istrinya mas Iqbal) ga marah-marah kayak kamu, liat mas Iqbal koleksi banyak banget kura-kura ada sejenis iguana juga disitu, tapi ya nerima-nerima aja."

Helowww, gatau apa ya proses seorang wanita bisa menerima seekor peliharaan kan ga langsung oke dan mulus gitu aja. Akhirnya aku mencoba menerima dan positif thinking aja sama apa yang aku hadapin sekarang (kalo bisa dibilang jujur, aku masih gimanaaaa gitu).

Tentang Kura-Kura Sulcata

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(Gemesin sih emang kerapasnya yang bikin dia cute. Oya ini dia lagi makan pelet. Dokpri)

Nah, akhirnya suami beli kura-kura Sulcata dengan ukuran 7 cm itu seharga 1.5 juta dan Sulcata ini kerap dipanggil dengan Sulcy. Kura-kura jenis Torto ini memang memiliki paraas yang memukau dan harga segitu katanya sulcata di banderol dengan harga yang lumayan tidak merogoh kantong yang dalam, walaupun istri-istri termasuk aku yang ngomel waktu dia mau beli Sulcata ini.

Karapas kura-kura Sulcata didominasi oleh warna-warna kecoklatan tua dan muda yang saling mendominasi hanya ada garis gealp yang menjadi pemisah dari setiap scute di karapasnya. Sulcata juga miliki sebutan dotless (tanpa titik) yang jarang tampak pada bagian karapasnya ini. 

Ciri-ciri fisik Sulcata

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(perbedaan kura-kura air jenis Brazil dan kura-kura Sulcata. Dokpri)

Kalo diperhatikan, dibagian bawah kakinya terdapat sisik-sisik yang tebal, hal ini membantu dirinya untuk bertahan hidup pada daerah yang memiliki suhu ekstrem. Nyatanya, kura-kura Sulcata ini memang habitatnya berasal dari benua Afrika, yang mana disana itu minim air dan udaranya yang udah pasti hot banget.

Dan ketika masuk di Indonesia, kura-kura Sulcata mampu bertahan hidup, karena Indonesia miliki 2 musim dan juga kondisi alamnya mendukung. Hanya saja, mereka akan berlindung ketika mulai hujan rintik-rintik dan menjaga agar tanah yang ia pijak itu kering (karena berpotensi membuat pertumbuhan jamur di badannya).

Pertumbuhan kura-kura Sulcata

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(kasih makan sayur kangkung setiap pagi dan sore ya! Dokpri)

Kalo dilihat dari babby Sulcata, bagian bulat-bulat berupa motif di karapasnya itu cenderung membulat dan ketika dewasa motif itu akan melebar, seiring dengan pertumbuhannya dia juga. Namun, harus diperhatikan ketika motif itu berbentuk ke arah piramid, maka dipastikan bahwa dia kelebihan makan (over weight) makanya kura-kura harus banget diatur makannya, karena termasuk yang makan-makan terus aja kalo kita sodorin makanan.

Untuk jaga bagaimana makannya, suamiku juga lagi belajar banget. Yang terpenting adalah hindari kandungan protein dan seimbangkan antara asupan mineral dan juga seratnya (ga berlebihan dan juga kekurangan).

Babby Sulcata sendiri saat menetas, diameternya adalah 5 cm dan aku plus suami ini beli dengan ukuran 7 cm yang mana sudah berumur kurang lebih 1-2 bulan karena idealnya pertambahan panjangnya dari kura-kura sulcata ini adalah 2 cm per bulan. 

Hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat memelihara Sulcata

kura-kura sulcata dan tips memelihara agar cepat besar
(Juro dengan wooden cave, alas penghangat dan lampu UVA UVB. Dokpri)

Yang harus diperhatikan dari Sulcata saat junior ini adalah:
  • Pastikan selalu disinari dengan lampu (tanya)
  • Di tempatkan di wadah yang luas dan cukup lebar (disarankan menggunakan tray) 
  • Hindari memakai alas terutama rumput sintetis berwarna hijau, karena Sulcata mengartikan yang hijau-hijau adalah makanan untuknya
  • Memberikan makan berupa sayuran seperti kangkung, buncis, sawi dan hindari sayuran bayam
  • Pemberian vitamin seperti tulang sotong yang sudah dibubukkan dan dicampur dengan pelet (tanya) adalah seminggu 2-3 kali 
  • Untuk pelet, wajib diberikan hingga usianya sudah setahun (lepas dari penyinaran lampu juga) dalam satu hari sekali saja (suamiku di malam hari)
  • Pemberian pelet ini, harus direndam di dalam air, didiamkan hingga teksturnya lembek (tapi jangan sampai hancur ya)
  • Penyinaran dengan lampu UVA dan UVB yang bisa teman-teman beli secara online (kebetulan beli di e-commerce)
  • Pemberian alas yang dapat memberikan transfer hangat pada tubuh Sulcata (agar terhindar dari jamur dan juga flu)
  • Sebuah opsi untuk memberikan cave (gua) untuk tempat berlindungnya, lucu dan menggemaskan sih
Walaupun terbilang cukup mudah dalam memelihara Sulcata, tapi ga gampang juga sih. Suka ada rasa worries, apalagi kalo BAB nya ga lancar atau setiap pagi saat direndam dengan air bersih (jangan air dingin ya) selama 10 menit dia akan melakukan eskresi berupa pengeluaran kotorannya yang berbentuk kapsul gitu dan air seni nya yang ada kandungan kapurnya. Nah, ini yang harus diperhatikan jangan sampai kapurnya tidak keluar sehingga menimbulkan BS pada tubuhnya dan mengalami gagal ginjal.

Wow, aku seneng aja akhirnya bisa nulis soal Sulcata ini yang kita sepakati dengan nama Juro sedangkan kura-kura air kita namakan Juon. Yang mana Sulcata ini cenderung anteng, diem dan bisa dipegang-pegang, kalo kura-kura air jika kita angkat gitu dia cenderung lebih agresif. Dan tujuan suami buat memelihara Sulcata ini buat menemani anak-anak kita untuk mencintai hewan dan memberikan edukasi padanya juga. Duh, mimpinya sungguh mulia, dan doakan kami semua diberikan rezeki yang barokah selalu ya. Ada yang mau share punya peliharaan apa nih teman-teman di rumah? 

42 komentar

  1. Aku punyanya kuciiing. Sebenarnya kucing liar yang diadopsi & disayang sih. Jadi masih keluar-masuk rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesungguhnya aku lebih mau piara kucing margaaa huhu

      Hapus
    2. sama. mau kucing ajah tp suami nolaaaak. malah maunya sulcata. tak liat2 kok belum ada lucu2nya. lucunya dimana sih?

      Hapus
  2. Wow peliharaannya anti mainstream banget nih. Dan aku baru tahu ternyata kura-kura itu ada bermacam jenis ya. Pun terkaget-kaget pas tahu ada yang harganya muahaaaal buangeeet. Takjub booo

    Tapi namanya hobi ya
    Sekarang jadi punya mainan baru dong di rumah ya

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Sebelum pindah rumah dan anak-anak minta peliharaan aku cuma kasih kura-kura yang jenisnya mirip si juon itu..
    Biar gak ribet Mba, trus karena mereka masih kecil belum aku kasih kucing. Hihi


    Tapi kalo kayak sulcata, mihil amat ya Mba.. huhuhu.. aku eman Mba..
    Tapi kalo suami udah hobi udah gak bisa ngelak ya..

    BalasHapus
  5. Lebih adaptif sulcata atau yg kura-kura ijo biasa mba? Wuih harus telaten juga yaaa perawatannya, sampai bisa sebesar yg punya ownernya itu.

    BalasHapus
  6. Gede banget kura-kuranya, dulu pernah punya kura2 kukasih nama elizabeth hahaha
    Tapi umurnya cuma sebentar banget
    Jadi sedih, ga mau melihara kura2 lagi
    Takut ga pinter ngerawatnya :(

    BalasHapus
  7. Kalau aku sih gak tega pelihara kura-kura soalnya reptil ini sebaiknya hidup di lingkungannya.

    BalasHapus
  8. Anakku pernah tuh punya kura-kura. Kemana-mana dibawa sa' kandangnya. Tiba-tiba dia mati. Duh sedihnya sampai sekarang, kalua dia inget. Aku engga tahu jenisnya, kura-kura Brasil kalo ga salah. Seneng sih pelihara kura-kura, engga ngerepotin benernya.

    BalasHapus
  9. Ya ampun mbak, itu gemash banget sih kura-kuranya. Tapi bau amis gak sih? Aku inget dulu pas SD ke rumah temen yang ada kolamnya and ada kura-kura kecil gitu kok ya baunya amis. Tapi oh tapi, si Sulcata ini kok menggemaskan yaa bikin luluh jadinya

    BalasHapus
  10. wah kura-kura bisa gagal ginjal juga ya mba baru tau saya..sy pernah piara kura2 tp dia keluar sendiri dati akuarium tmptnya trus mati deh huhu sedih mana ga ada orang di rumah jadi ga ngeh klo kura2 itu keluar dari tmptnya

    BalasHapus
  11. Ternyata yang jadi korbannya Panji banyak juga ya. Anakku loh, sampe minta pelihara ular gara2 nonton Panji. Tapi setelah dikasih pengertian akhirnya dia milih ngasih makan kucing aja. Ngga aneh-aneh

    BalasHapus
  12. Haha jadi inget temen saya pernah pelihara kura-kura. Tapi terus ngga lama dijual lagi karna ga sempet kasih makan. Heuheu

    BalasHapus
  13. Mahal juga ya kak...anakannya saja sampe 1.5 jt... ok dech..selamat menikmati peliharaan barunya..sisihkan waktu dan tenaga untuk mengurusnya ya..

    BalasHapus
  14. Assalamu'alaikum salam kenal mba 😊
    Jadi gitu yah cara memelihara kura2. Sempat ada kura2 di rumah punya ade tapi gatau cara ngerawatnya hehehe

    BalasHapus
  15. Cerita mbak sama kayak saya dan ibu beberapa tahun yang lalu, dulu saya sampat melihara ikan, kelinci dan juga ayam sayur yang semuanya ditentang ibu habis-habisan tapi akhirnya beliau juga luluh dan ikut merawat hehehe

    BalasHapus
  16. Waahh nambah pengetahuan bgt mba, aku jg ga suka peliharaan binatang dirumah, tenyata banyak bgt ilmu yg harus kita pahami, makasi mba, barakaullahu fiik tulisannya, salam kenal mba..

    BalasHapus
  17. Ya ampun kura2 saya mati pas di taro di kolam dimakan tikushahaha

    BalasHapus
  18. Kenapa saya jadi inget film kura-kura ninja 😁😁😁

    BalasHapus
  19. Pernah memelihara kura-kura jenis ini tapi sangat disayangkan hilangggg entah kemana. Padahal mahal belinya.

    BalasHapus
  20. Jazakillah khairan sharingnya mba🙏😍

    BalasHapus
  21. Uwoooww unyuuuu kura2nyaaa.. 😍

    BalasHapus
  22. Masya Allah gemesnya...btw, saya gak bisa bayangin kalau pelihara kura-kura ��

    BalasHapus
  23. saya pernah berniat memelihara kura-kura sulcata ini, karena suka bentuknya yang unik. namun nggak jadi, karena khawatir tidak bisa memelihara dengan baik dan salah penanganan. setelah baca artikel ini jadi yakin lagi... maksih mbak grandys :)

    BalasHapus
  24. Hewan peliharaannya lain dari pada yg lain hehe dan aku baru disini ternyata itu jenis-jenis kura-kura sulcata. Nama itu sendiri baru aku dengar skrg

    BalasHapus
  25. Saya agak parno sama ular Mbak. Wkwkk, jadi tadi langsung cepatin scrolla pas baca 'berawal daria youtube ...'.
    Kalau kura-kura saya pernah rawat, tapi kura-kura biasa Mom, makannya pisang. Hihihiii. Kotorannya pun keluarnya panjang kayak pisang gitu.

    BalasHapus
  26. Saya nggak punya peliharaan mba, karena takut ndak keurus nantinya hehe

    BalasHapus
  27. masyaAllah....lucu
    itu klo gigit, sakit ga sih :)

    BalasHapus
  28. Adik iparku seneng banget miara kura2, udah lebih 5 tahunan kalau gak salah. Tetapi sepertinya nggak ada kegiatan merendam air tiap pagi biar dia pup gini sih mba :D

    BalasHapus
  29. MasyaAllah infonya. Tips yang baik untuk yang hobi sama binatang. Aku jujur, kurang suka binatang, hanya suka memperhatikan saja.

    BalasHapus
  30. Bagus sekali kura2nya ya mba, ku cuma pelihara ikan cupang itupun belom lama,niatnya jga sma buat nglatih anak sayang makhluk Allah yg lain..

    BalasHapus
  31. Saya baru tahu ada kura-kura sulcata. Dia anteng dan unik ya bentuknya. Anak memang pasti suka. Bisa untuk mengajarkannya tanggungjawab jika memelihara binatang. termasuk kura-kura ini. Pasti disayang-sayang deh.

    BalasHapus
  32. Semangaat mbaa... saya pernah coba pelihara kura-kura lokal, tapi abis itu mati,, kasian.. jadi kapok deh,. hehe

    BalasHapus
  33. Ih, bagus banget kura kuranya. Artistik gitu, hehe
    Suka liatnya tapi nggak tlaten ngerawatnya

    BalasHapus
  34. Wahhh keren pelihara kura kura, lucu ya mba. Memang butuh effort utk menerima hobby suami yg agak nyleneh 😂 suamiku hoby gundam mba, rakit robot2an gitu.. tp gak apa2 lah mungkin itu cara me time mereka

    BalasHapus
  35. Kura-kuranya lucu banget Mba..

    BalasHapus
  36. Dari dulu pengeeen banget pelihara kura-kuraaa...T.T Tapi lagi sibuk lanjut kuliah jadinya takut terbengkalai... suka banget sama kura-kuranya.. sehat terus kura-kura hihi... <3

    BalasHapus
  37. Aku selama ini hanya melihat kura-kura di kebun binatang saja, belum pernah lihat langsung yang sulcata ini. Sepertinya menarik memeliharanya yah tapi pastinya harus ada waktu khusus juga kan. Sayang nantinya udah beli tidak dirawat, pasti mbak dan suami telaten nih ngurusnya.

    BalasHapus
  38. Aku pernah diminta bantuan melihara 3 kura-kura. Awalnya ngeri, kek lagi melihara ular wkwkwk. Apalagi yang Brazil yang ada cakarnya. Pas udah mau pulang, si kecil malah yang sedih hahaha.

    BalasHapus
  39. Kami dirumah melihara kucing sejenis persia campuran. Gak di adopsi sih. Dianya datang sendiri kerumah, sepertinya dibuang sama yang punya. Kami biarkan dia bebas. Pada jam makan dia biasanya kerumah untuk minta makan. Anak saya menamakannya dengan kumi, karena dalam buku bacaannya ada seekor kucing yang dinamai nama yang sama.

    BalasHapus