Tantangan 5 Hari- Minimalism Life Style (Vol-2)

by - Oktober 25, 2018

Halo sobat blogger! Kita lanjut lagi tantangan yang masih tersisa 25 hari lagi (karena update nya dengan cut off per 5 hari hehe)
Jadi setelah melakukan tantangan 5 hari yang lalu, aku semakin mengerti esensi dari gaya hidup minimalis ini. Sama seperti benar-benar hidup di moment itu dengan cara yang simple dan ga ribet. Oke kita langsung aja liat sharing seputar tantangan yang makin kesini makin membuat aku geleng-geleng karena susahhhh banget buat memulainya haha.

8 Oktober 2018

Coba untuk single tasking

Nah ini tantangan banget, karena keseringan apa-apa ingin segera dilakukan secara pararel untuk lebih bisa mempersingkat waktu. Semisal kerjaan domestik seperti memasak, mencuci dan membereskan belanjaan bisa dilakukan di satu waktu. Namun karena adanya tantangan ini, aku berusaha mengikuti seperti kerjaan di kantor, pekerjaan menganalisa data aku kerjakan full fokus selama 25 menit tanpa terdistraksi membuka email ataupun chat yang tersedia di PC kantor. Itu cuma ketika ingat saja, selebihnya tetep aja tidak bisa melakukan single tasking, sesulit itu ya merubah life style minimalis ini.

9 Oktober 2018

Sarapan pagi

Kebetulan banget aku masuk siang, jadi memang terbiasa untuk sarapan pagi dan aku sarapan bubur ayam lewat depan kosan. Bahagia banget waktu itu, kayak habis bangun tidur udah ready aja di depan mata semangkuk bubur ayam hangat ditambah suhu kamar yang sejuk-sejuk khas di pagi hari. Alhamdulillah perut terisi sampai jam 10 pagi, dan seperti biasa aku akan merasakan lapar kembali. Tapi, setidaknya aku telah berhasil membiasakan diri untuk sarapan, kedepannya akan lebih spesifik lagi deh tantangannya, misal sarapan pagi dengan segelas lemon peras hangat (no sugar) beserta overnight oatmeal banana. Semoga tanpa wacana yes!

10 Oktober 2018

Tidak komplain seharian

Saat aku sampaikan hal ini ke suami, respon dia ngakak dong. Dari dia ngakak aja aku udah komplain tuh, dan itu dia yang ngingetin "tuh baru juga declare, udah gabisa menuhin tantangan kan, dibecandain gini aja udah langsung gugur". Tapi aku pantang menyerah berbarengan dengan tak bisa juga menahan hasrat untuk tidak complain selama seharian beraktivitas dikantor. 

11 Oktober 2018

Beresin Dapur

Yash! Dapur walaupun jarang terjamah, sekalinya dikunjungi secara rutin pas ada suami aja di kosan. Eh tapi hari-hari juga sering kok bikin makanan kecil-kecilan dan alhasil berantakannya kemana-mana. Dengan adanya challenge ini, aku berhasil menghempaskan barang-barang yang gak diperlukan lagi dan dapur menjadi terlihat lebih "hidup" dibandingkan sebelumnya.

12 Oktober 2018

Tidak Mendengarkan Suara Selain Suara Alam

Repot juga nih tantangannya, aku berada di pinggiran kota yang pasti suara pertama kali aku dengar adalah bunyi notifikasi token listrik tetangga yang saling sahut menyaut. Dipaksakan mendengarkan suara alam, pol-polnya suara kokok ayam dan kicauan burung di sangkar. 

Nah, gimana, udah sedikit kebayang kan gimana rasanya hidup "simple" ala grandys minimalism style ini? Apakah diantara temen-temen sudah ada yang mencoba menerapkannya? Jika sudah, boleh share di kolom komentar ya😄

You May Also Like

1 komentar

  1. Waa aku juga lagi belajar hidup minimalis nih setelah tertegun baca metode konmari hahaha. Jadi pengen bebenah terus :)

    BalasHapus