Review Film Horror: Eli di Netlfix Dari Penyakit Langka dan Kejadian Supranatural

review eli netflix
source pict: @pipoca_aditivada

Halo selamat berlebaran ya semuanya, mohon maaf lahir dan batin. Karena tahun ini lebarannya kita di rumah aja, makanya udah hari kedua itu tuh jadi bingung mau ngapain lagi nih wkwk. Berhubung aku freelancer dan ya walaupun lebaran sebenarnya terus update konten dan memutuskan kemarin libur dulu sehari.

Dan memposting beberapa foto keluarga dan sepertinya disambut dengan seluruh netizen yang juga pada upload foto bareng keluarga di rumah dan juga silaturahmi secara virtual. So di hari kedua ini aku ingin marathon movie dan beberapa film dari aku ini semoga jadi referensi teman-teman ya mengisi waktu selama di rumah aja.

Eli: Film Horor yang baru disadari di pertengahan cerita  

So guys, aku mulai cerita ya review film Eli ini. Awalnya Eli tuh aku kira bukan film horor lho, karena dari awal kita diberikan suguhan berupa drama seorang anak lelaki yang sedari kecil mengidap sebuah penyakit langka. 

Eli (Charlie Shotwell) ini sosok cowok belia sekitar umur 10 atau 12 tahun gitu dan ia tidak bisa terpapar oleh atmosfer udara luar. Sehingga di dalam rumah pun ia masuk dalam selubung seperti tenda steril dan melakukan segala aktivitasnya disana. Dinulai dari tidur, makan dan juga membersihkan diri (digambarkan ia tidak mandi jadi hanya di lap-lap dan gosok gigi). 

Lalu ketika keluar rumah, ia harus mengenakan setelan seperti astronout dan dalam lingkungan sosial, ia sudah terbiasa dicibir dan dikata-katain gitu lho. Sampai pada suatu hari, kedua orangtua nya yaitu Rose (Kelly Reilly) dan Paul (Max Martini) yang memutuskan untuk melakukan pengobatan secara medis tetapi dilakukan di pemukiman yang sangat terpencil.

Digambarkan dengan hadirnya sebuah kastil tua gitu tapi di dalam sudah dipenuhi dengan fasilitas medis yang mutakhir dan merupakan sebuah langkah dan juga usaha dari rasa lelah dan putus asa yang sebenarnya dari Rose dan juga Paul, karena ini demi kesembuhan anak mereka, Eli.

Pengobatan untuk penyakit langka itu, berujung jadi kejadian supranatural

Jujur aja, sampai di posisi mereka menyewa sebuah hostel yang sederhana, dalam artian kondisi keuangan Rose dan Paul sudah habis-habisan demi biaya anak mereka ini, dan kondisi lemahnya eli tidak ingin membiarkan hidupnya terus seperti itu.

Setibanya di pengobatan medis tapi di daerah yang terpencil, aura seram dan horornya mulai terasa gengs. Memasuki bagian aula dari rumah tersebut, Eli membuka pakaian pelindungnya (yang seperti astronot itu) dan ia awalnya ragu dan diyakinkan oleh ibunya, akhirnya melepasnya juga, dan tidak ada reaksi apa-apa. 

Semuaya baik-baik saja, tidak muncul bercak merah-merah dan bisa memeluk kedua orang tuanya, disini terharu banget asli. Lalu Eli pun bisa mandi dengan air pancuran yang memang sudah didesign dan kandungannya pun sangatlah murni, ia bisa merasakan betapa nikmatnya menjadi anak-anak yang normal dna dalam hatinya mengalir perasaan ingin segera sembuh dan menghirup udara luar.

Lalu kejadian horornya itu terjadi setelah ia selesai mandi dan makan malam, saat ia melewati lorong, ada seperti penampakan anak kecil dan terus selalu berulang, sehingga terkesan menganggu. Padahal mereka ini ingin menyampaikan pesan kepada Eli. Tak hanya itu, setiap kesempatan, selalu memberikan kode berupa tulisan eli tapi dibalik, sehingga pembacaannya menjadi lie.

Terbukti dengan 4 tahapan pengobatan yang akan dilalui oleh Eli ini, yang ujung-ujungnya membuat nyawanya dia akan musnah juga. Ini karena Eli adalah seorang anak dari hasil hubungan terlaran Rose dengan satan gitu (satnist). Disni penonton diajak benar-benar untuk merasakan plot twist yang cukup membuat interested karena dari penyakit langka, lalu berubah menjadi sebuah kejadian supranatural, transisinya begitu smooth dan idak dipaksakan. Keren deh!

Sebuah transisi yang keren dari film Eli

Keren banget sih yang awalnya dari sebuah penyakit langka trus sekarang jadi pengalaman supranatural dan ternyata Eli ini mengalami kebohongan dari kedua orang tuanya. Terutama ibunya, Rose. Awalnya, ia sudah merasa aneh karena diganggu oleh penampakan-penampakan di rumah tua itu dan mengadu kepada ayahnya untuk memberhentikan pengobatan ini.

Rasa yang dialami Eli saat pengobatan pertama itu sudah buruk, lalu ia sengaja melihat riwayat pasien-pasien lain yang seumur dengannya dalam brankas rahasia, dan semuaya tidak ada yang membaik. Kabarnya, semuanya dibuang dalam sebuah lumbung yang ditutup oleh penutup kayu.

Setelah itu, Eli seperti kerasukan, kalo yang aku tangkap sih, sifatnya Eli (anak setan) ini tuh muncul. Ia juga mencoba membunuh dokter yang menanganinya. Btw, ketika dokter ini nanganin Eli, udah kebayang creepy nya sih. Dan pada akhirnya semuanya meninggal, termasuk ibunya, Rose. lalu ceritanya begitu menggantung hingga, hanya sebuah kesimpulan bahwa Eli itu adalah hasil dari hubungan terlarang dari ibu dan pemujaan yang memang dulu pernah ia lakukan. Kalian berani nonton Eli di Netflix saat malam hari?


11 komentar

  1. nama penyakitnya apa ya? hmm jadi penasaran. Bukan horor kali ya tapi lebih ke psikologi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga dijelasin nama penyakitnya apa, karena yaitu mba, dia tuh sebenarnya anak dari hubungan terlarang ibunya dengan setan (satanis). Unsur horror nya terasa banget di film ini

      Hapus
    2. Sebenernya itu bukan penyakit emang karena eli sendiri setan jadi sering merah merah gitu

      Hapus
  2. Ibunya ga meninggal dikhir film,, mereka hidup bertiga dengan gadis yg sebayanya yg ditemui

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaps.
      Trus ceritanya menggntung dibagian si cewe mau nunjukin bapanya si eli.

      Hapus
  3. duh mbak grandy,, aq g brani nonton film horor .
    tapi baca review ini kok penasaran, hehe

    BalasHapus
  4. yang buat aku penasaran bapanya si eli itu siapa. kan di akhir cerita mereka pergi utk ngeliat bapaknya. aku juga ga nyangka ending nya si eli anak setan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerita nya mirip ama film pengabdi setan

      Hapus
  5. Filmnya sangat membagongkan.
    Di awal cerita masih bisa diterima dan menarik untuk diikuti. Seorang anak yang memiliki penyakit autoimun yang kulitnya sangat sensitive bahkan terhadap udara di luar ruangan. Tapi, diakhir cerita udah mulai gak jelas, ibu nya tidak diceritakan ada di posisi mau nolong atau mau mencelakai anaknya. Ditambah, perubahan karakter utama Eli yang tiba-tiba jadi setan yang punya kekuatan superpower ngeluarin api dan bunuh semua dokter, termasuk ayahnya, buat saya itu semakin nambah gak jelasnya cerita di film ini. Jadi, intiny adalah film ini sangat sangat bagong dan gak rekomended.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Otak mu gak nyampe mkanya jadi membayangkan buat mu. Eli itu punya turunan DNA iblis krna ibunya mminta pada iblis, dan kenapa selama ini dia dibohongi klw dia itu sakit, sbenarnya bukan buat ngelindungi Eli tapi ngelindungi org lain dari eli, dan tujuan mamanya itu jelas menolong anaknya, dia ke dokter horn itu buat nolong anaknya dengan di suntikan air suci dan hal" Yang dpat melemahkan atau ngilangin DNA iblisnya eli, tapi ibunya gk mau eli mati makanya di akhir dia menolak krna tujuan dia cuma buat ilangin DNA iblis di tubuh eli biar jadi manusia seutuhnya, sementara si ayah dan dokter itu mreka udh siap untuk resiko gagal di akhir dngan cara membunuh eli agar jiwanya selamat gk jadi iblis makanya dia mau di bunuh di akhir

      Hapus
  6. Jadi di akhir itu eli diajak temennya buat nemuin ayahnya yg mana itu setan gaes. Dan rose, ibu eli kliatan gugup krn mau diajak ketemu setan. Sedangkan tmn eli ini menurutku jg bkn ank biasa deh, buktinya dia bs komunikasi sm ayah eli alias setan.

    BalasHapus