Cara-Cara Agar Tidak Merasa Insecure: Selalu Membandingkan Dan Lupa Bagaimana Mencintai Diri Sendiri

tips mencintai diri sendiri
(The way how i love my self. Dokpri)

Halo semuanya!

Pernah ga sih kalian merasa kalo hidupmu gitu-gitu aja sedangkan banyak yang seangkatan udah mencapai A B C atau merasa insecure sama keluarga sendiri, apalagi kalo pas lagi kumpul-kumpul tanpa disadari ada bahasan mengenai apa-apa yang sudah dicapai, baik secara tidak sadar atau malah disengaja haha!

Aku sejak dahulu selalu memposisikan apa yang aku mau, mungkin iya dulu aku bisa termasuk golongan orang-orang ambisius, namun seiring berjalannya waktu aku selalu menanyakan pada diri aku ini bolak balik, apa sih yang aku cari dalam hidup ini? Kebahagiaan duniawi? Ingin dilihat orang sebagai sesuatu yang wah gitu?

Menjadi Apa yang Dimau Orang Lain Jadi Lupa Cintai Diri Sendiri

Ketika hal itu menyerang aku ingin membagikan kepada kalian dan ini sebagai catatan diri aku sendiri ketika apa-apa yang kita ekspetasikan itu tidak berjalan gitu aja, ada skenario dari Allah yang tak dapat kita elakan. Misal pengen banget ya Allah buat masuk PNS, pengen banget bermanfaat untuk orang lain, tapi tidak melakukan apapun untuk mewujdukan itu.

Atau ada sebuah keadaan yang kita itu merasa apa-apa yang sudah kita usahakan kok belum keliatan hilalnya, merasa selalu gagal, merasa selalu tidak bisa mencapai itu. I know, it;s so hard, apalagi jika ada konteks hubungannya dengan keluarga, duh aku ini gampang suka tersentuh gitu lho.

Pasalnya, aku alhamdulillah hidup dengan keluarga yang penuh dengan cinta, aku bersyukur mamah dan papahku tidak pernah mencela apapun keputusan yang dibuat oleh anaknya. Mungkin aja ada rasa kecewa dalam hatinya sebgai orang tua jika anaknya tidak bisa menjadi A B  dan C, namun yakinlah anak juga manusia, punya jalannya masing-masing.

Jika menyamaratakan seperti itu, gimana anak ga jadi insecure? Untuk itu jika kamu meras membandingkan diri terhadap apapun, karena saat ini tidak sebatas membandingkan diri dengan kehidupan orang di sosmed ya, dalam kehidupan normalnya aja kita udah terlebih dahulu membandingkan.

1. Melihat Bahwa yang Kita Lihat itu Bagaikan Fatamorgana
Hei! yang kamu lihat dengan kedua mata kamu itu tidak selamanya itulah yang ditampakan oleh orang yang merasa membuat kamu selalu merasa inscure. Seperti istilah rumput tetangga rasanya terlihat lebih hijau daripada rumput kita sendiri di rumah, memang ya suka ada rasa-rasa dan pikiran seperti itu.

Tapi percayalah, dalam kehidupan seseorang itu kita tidak bisa menilai, oh orang itu hidupnya enak karena terpenuhi A B C, padahal kita belum merasakan jadi dia, ataupun dia merasakan jadi kita. Sehingga hal-hal yang membuat kita insecure atas kesuksesan atau kegemilangan yang ada pada orang lain, tidak begitu menggebu, ada lah dikit ya namanya juga manusia, tapi tidak mendominasi.

2. Ganti Kata Insecure Dengan Memotivasi Diri
Ya, mungkin klasik banget sih ya istilah diatas, tapi percayalah, kalo kita fokus dan yakin aja dulu sama apa yang kita sukai, apa yang membuat kita tidak tertekan menjalaninya, biarlah saat ini orang-orang mungkin merasa skeptis atas jalan hidup kita yang seperti ini.

Baca Juga: Motivasi Diri Dengan Lihat Potensi dan Bakat Alami Diri Dengan STIFIn

Ingat kita hidup bukan untuk orang lain, yang jalanin hidup ya diri kita sendiri. Sehingga list apa aja yang membuat kita insecure itu bisa jadi pengukat buat diri kita maju dan tidak merasa kecil atau kerdil sendiri. Karena kemampuan dari diri kita itu sudah Allah takar seberapa, jadi cukup sulit untuk harus dibanding-bandingkan dengan orang lain.

3. Menghindari Pemicu Pembanding Diri, Dari Media Sosial

tips mencintai diri sendiri
(Bijaklah dalam bermedia sosial agar tidak merasa insecure. Dokpri)

Social media saat ini tidak bisa dipandang dengan sebelah mata pengaruhnya kedalam diri dan juga jiwa dari beberapa orang. Ada yang merasa apa-apa yang mereka lihat dalam social media, memang begitu terjadinya, ya real life nya seperti itu, kita tidak tau apakah dibalik layar tersebut apakah memang tampak indah seperti di social media?

Lalu, dari social media, kita melihat gemerlapnya kehidupan seseorang sehingga merasa diri kita ini kok belum maju yang gini-gini aja, bahwa dunia kita rasanya begitu jauh dengan dunia mereka. Nah, kalo aku udah merasa seperti ini, salah satunya dengan puasa media sosial ini selama 3 atau empat hari, dan kembali pada pemahaman tentang tujuan hidup sehingga dapat memakai media sosial dengan bijak.

4. Lihat Lebih Dekat Dirimu Sendiri
Pernah aku tuh cerita ke-insecure-an aku sama suamiku, trus simple nya suamiku bilang kalo ada moment disaat kita merasa dibanding-bandingin sama orang lain dan akhirnya kita ikutan ke trigerred padahal awalnya udah sebodo amat. Itu karena pertahanan dalam diri kita runtuh dan belum begitu mengenal diri kita yang sebenarnya. Kalo kita mengerti dari diri kita sendiri, pasti rasa insecure ini tidak akan mendominasi dari diri kita sendiri.

Baca Juga: Temukan 20 Fakta Diri Agar Bisa Lebih Kenal Dirimu Sendiri!

Sering tuh aku denger kalo kadang pasangan kita lebih mengerti kita dari apa yang kita sendiri mengerti. Eh tapi ga semua juga sih, kadang hal kecil yang kita rasa kayaknya pasangan kita udah ngerti, masih aja ada miss ketidakpengertian hehe.

5. Hasil Akhir Adalah Bagian Dari Proses, Fokus Disana!

tips mencintai diri sendiri
(Yuk jangan melihat hasil akhir saja, lihat juga prosesnya! Dokpri)

Terkadang kita merasa bahwa orang lain akan melihat hasil akhir dari apa-apa yang sudah kita lakukan, ya wajar aja kan mereka toh juga ga tinggal satu rumah sama kita. Dan walaupun yang satu rumah juga, kadang ya belum ngerti gimana seseorang itu mampu berproses hingga menghasilkan dirinya yang saat ini.

Jadi yang tau gimana proses jatuh bangun itu ya diri kita sendiri, kita ini sangat berharga sehingga kurang-kurangilah menilai dari hasil akhir tapi fokus pada proses itu. Rentetan proses itu akan mengarahkan kita untuk tidak mendapatkan hasil instan, tapi memang berjalan tak pernah putus asa adalah kunci.

6. Faktor Gender Wanita Lebih Mudah Merasa Insecure
Kalo melihat dari gender, terkadang patokan seoarng wanita itu harus tinggi, putih, mulus tanpa noda adalah deifinisi dari seseorang wanita dicap sebagai wanita cantik. Sehingga dari hal ini merembetlah kepada hal-hal yang tidak perlu dibawa-bawa pada masalah gender itu sendiri.

Baca Juga: Saat Resign Aku Pernah Merasa Insecure Karena Jadi Full Time Mom

Wanita dekat sekali dengan perasaannya dan inilah yang dijadikan sebagai faktor kenapa wanita lebih mudah merasa insecure karena dominasi dari feelingnya itu. Sehingga, memang butuh latihan dan juga effort untuk selalu merasa bahwa diri kita berharga tanpa perlu merasa lebih tidak baik dari orang lain yang kita bandingkan tersebut.

7. Sesekali Buat Challenge yang Meningkatkan Skill Agar Berani Mencoba Hal Baru
Kondisi insecure ini memang awalnya itu adalah dari rasa takut, takut salah, takut mencoba hingga menekan dirinya hingga ke dasar dan tanpa sadar dirinya ini sudah menarik diri dari circle pertemanan dan jadi merasa tidak percaya diri.

Sesekali kita butuhkan sebuah challenge yang tentu berhubungan dengan background apa yang kita geluti sambil menambah skill juga. Sehingga dari challenge itu kita bisa mengajak diri kita untuk berani bergerak, berani mencoba dan tidak ada salahnya untuk mencoba sesuatu hal yang baru, sehingga suatu hari akan menambah keterampilan dan membawa kita menjadi pribadi yang percaya diri tanpa peerlu insecure apalagi membandingkan diri.

Bagi teman-teman ada yang merasa dirinya itu kok ga kayak si dia yang udah mencapai A B C lalu kita masih gini-gini aja, coba deh lihat dalam lingkungan sekitar akan ada yang berujar dengan kata-kata yang sama dan membandingkan dengan dirimu. Oleh sebab itu memang jadi tiada habisnya ya kalo merasa diri insecure dan sampai membandingkan diri. So, yuk cintai diri kita sendiri karena diri kita sangat berharga!


26 komentar

  1. Point nomor 3 itu noted banget, mungkin banyak yg dirasakan oleh netizen di luaran sana juga. Apalagi jika kita punya teman sosmed yg sedikit sedikit upload tentang dirinya, kehidupannya, pamernya berasa kita ini cuma apa haha. Tapi balik lagi ya harus banyak bersyukur dan memikir yg positif positif aja biar pikiran kita lebih baik dan tenang menjalani hidup

    BalasHapus
  2. MasyaAllah mba tulisanmu luar biasa, hehehe. Saya merasa semua poin itu betul. Apalagi poin jangan mencari pemicu membandingkan diri, ini godaan banget emang. Kemudian poin cobalah untuk menchallenge diri agar skill bertambah. Ini juga setuju, biar kita bisa menambah pengetahuan dan asyik dengan hal-hal baru.

    BalasHapus
  3. Intinya be your self ya mbak, tetap sambil meningkatkan aktualisasi diri sendiri lebih action

    BalasHapus
  4. Intinya sukuri apa adanya, klo kita terus membandingkan diri kita dg yg di media sosial pasti nyesek sendiri.

    Kdang di metsos cuma pencitraan, kita tidak tau keadaan mereka di blakang layar mungkin lebih buruk dari kita hehe

    BalasHapus
  5. Saya pernah berada pada fase sibuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Namun, lama kelamaan saya letih sendiri dan akhirnya menyerah. Saya adalah saya dan saya harus bangga karenanya. Bukankah Allah telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Nah, daripada sibuk membandingkan lebih baik kita fokus pada kelebihan dan kemampuan diri sendiri dan berusaha untuk memaksimalkannya.

    BalasHapus
  6. Sering banget merasa insecure mungkin emang dasarnya perasa. Dikit2 membandingkan dg orang lain. Ide nomor 7 bisa juga diterapin nih. Bikin challenge buat diri sendiri.

    BalasHapus
  7. Duh aku berasa kesentil nih, apalagi katanya perempuan itu jagonya insecure. Kadang kita tuh cuma capek mikirin hal-hal yang nggak perlu dipikirin, sibuk membandingkan hal-hal yang sebenarnya berbeda,kalo aku sih gitu hehe. Kadang mau mengerjakan sesuatu udah insecure duluan, takut dianggap ini, takut dikira itu sama orang lain, padahal itu jadi penghambat kita untuk maju. mangatss ya Mbak, semoga sukses, semakin baik dan berkah, aamiin

    BalasHapus
  8. jadi inget quote membandingkan adalah awal dari ketidakbahagiaan

    BalasHapus
  9. Jadi diri sendiri apa adanya. Bukti cinta pada diri sendiri . Dan itu sumber hidup bahagia. Egp orang lain mau kayak apa.

    BalasHapus
  10. Kadang, ada seseorang yang sudah berdamai dengan diri sendiri. Eh orang lain, biasanya temen nih, malah toxic dengan meremehkan seseorang itu... seolah dia yang paling berhasil... suka kesel kalau ada orang begitu...

    BalasHapus
  11. Mencintai diri sendiri itu harus. Kita gak bisa mencintai orang lain, jika diri sendiri saja sulit diterima. Nice info mbak. Jadi kembali mengingati diri untuk peduli diri sendiri.

    BalasHapus
  12. Capek ya kalau tolak ukurnya orang lain. Sekarang aku berusaha menjadi tolak ukur diri sendiri. Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Biar gak tergoda, aku juga unfol akun2 yang bikin aku gak hepi lagi hihi

    BalasHapus
  13. Kesadaran untuk bisa mencintai diri sendiri, mensyukuri, dan tidak membandingkan kehidupan kita dengan orang lain membutuhkan perjalanan yang panjang bagi saya
    Alhamdulillah terus belajar dan sekarang makin bersyukur

    BalasHapus
  14. Aku selalu percaya tiap anak itu punya potensi kekuatannya sendiri. And they all have their own time line. Doakan aku yaa bisa jadi orangtua yang selalu bisa lihat yang terbaik dari anak.

    Btw menurutku insecure itu biasanya vulnarable tapi cuma di depan orang yang kita anggap penting. Jadi trik lain biar ngga insecure, ngusahain biar semua yang kita usahain lillah, pure buat konfirmasiin aja Allah ridha gak yaa sama kerja keras kita. Gitcu hhe.

    BalasHapus
  15. yang kalimat pertama pembuka itu saya banget mbak. Ya Allah, sering merasa insecure. Tapi kemarin teman juga menasehati kalau nanti kita ada watunya sendiri untuk emnjadi apa yang diinginkan.

    BalasHapus
  16. Kalau mengikuti napsu membandingkan dengan orang lain. Duh, gak ada habisnya. Selalu rumput tetangga itu lebih indah dari rumput kita.

    BalasHapus
  17. Ya Allah, tulisannya ingetin diri saya pribadi. Jangan pernah membandingkan diri sendiri pd orang lain. Saya saat ini bersyukur dg apa yg dimiliki, walau org Di luar sana pny yg lebih dr saya. Tapi sy all bersyukur Semoga semakin berkah hidup ini.

    BalasHapus
  18. Setuju banget jangan bandingkan diri sendiri dengan yang lain. Kadang melemahkan diri dan membuat merasa kurang berharga. It's okay to be your self. Kamu berharga dan berhak bahagia

    BalasHapus
  19. menurut analisa kesotoyan aku: orang yang insecure adalah orang yang jarang bahagia wkwkwk hidupnya selalu waswas

    BalasHapus
  20. Seringnya insecure memang sangat membuat jantung tidak membaik. Karena kehidupan kita dan orang lain itu berbeda. Must go on, keep spirit for my self. Sangat membantu kak, untuk move on juga nih. Hihihihi. Biar gk bandingin kehidupan diri sendiri dan orang lain.

    BalasHapus
  21. Urip iku sawang sinawang.

    Baca ini jadi keinget pepatah itu. Hal yang bikin insecure kadang lahir bukan dari bagaimana kita diperlakukan oleh orang lain, tapi gimana kita melihat segala hal yang terjadi di depan mata.

    Aku sendiri sekarang mencoba buat terus bersyukur dengan apa yang aku punya. Kalau orang lain bisa gini gitu, aku coba bilang ke diri sendiri bahwa ada proses panjang yang mereka lalui.

    BalasHapus
  22. Mbakkkk, foto-fotomu selalu kece badaiiiiii. Eh salfok kann, xixixixii

    Tapi memang yaaa mb, insecure itu entah kenapa datang menyergap gak pake permisi. Pengendaliannya ya ada di diri kita sendiri, mau terus ngikuti atau cari jalan keluar.

    BalasHapus
  23. Alhamdulilah I love my self mba, Saya happy dengan apa adanya Saya sekarang Dan selalu bersyukur tapi jangan pernah lupa untuk selalu belajar Dan terus berproses

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju kak, belajar lebih baik, dan tetep bangga menjadi diri sendiri yang pasti punya kelebihan juga kan

      Hapus
  24. Ahhh, sukak banget sama tip-tipnya. Iya sih, perempuan itu memang lebih gampang insecure karena selama ini juga lebih sering diajdikan obyek. Akibatnya ya gitu gak pedean. Maka sekarang harus berani jadi diri sendiri. Proud to be ourself. Tetap bahagia.

    BalasHapus
  25. Setuju nih, mengganti insecure jd memotivasi diri. Kl perlu ga usah medsosan dl jg bs Mba, fokus ke diri kita aja dl,, soalnya yg tau hdp kita gmn ya diri kita sendiri kan ya

    BalasHapus