Seminar "Wujudkan Impian Memiliki Buah Hati" oleh 4 Narasumber Kompeten di RSIA SamMarie Basra

by - Desember 21, 2018

(Me, setelah acara serasa jadi kayak anak FK)
 
Agenda awal, kita disambut hangat oleh direktur RSIA SamMarie Basra, Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp. KK (K) lalu dilanjutkan dengan briefing menurut SOP dari RSIA SamMarie Basra guna mengetahui seperti titik evakuasi dan assembly point terdekat ketika ada bencana yang datangnya tak pernah kita duga. Dan yang bikin warm heart adalah,menyanyikan bersama-sama lagu Indonesia Raya secara serentak dan aku merasa lama banget ga nyanyi lagu kebangsaan negara tercinta ini. 
 
 
(Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp. KK (K)
 
Bayi tabung atau IVF adalah alternatif yang dapat ditempuh bagi pasangan infertilitas. Bagi newlywed pasca menikah di awal bulan pertama pernikahan, udah harus siap mengalami pertanyaan seputar kedatangan. Ya, kedatangan ini adalah calon buah hati tersayang dari sepasang newly wed. Seminar ini aku dapatkan berasa pas banget sama kondisi aku sekarang yang lingkungan selalu mempertanyakan soal kedatangan tadi. Jadi, sebenarnya ketakutan itu berawal dari adanya indikasi infertilitas yaitu kegagalan satu pasangan untuk mendapatkan kehamilan. Setelah melakukan hubungan seksual dengan benar selama 1 tahun tanpa memakai alat kontrasepsi.
 
Berdasarkan penjelasan dari Dr. Rr. Niken Pudji Pangastuti, Sp.OG-KFER tentang "Bayi Tabung sebagai Pilihan Penanganan Kemandulan", fertilisasi pada intinya adalah perpaduan dari telur dan sperma untuk menghasilkan zigot. Sehingga, ketika memeriksakan untuk melakukan program hamil, yang dateng ya berdua sama pasangan. Karena terjadinya zigot itu juga kan dari berdua, karena tidak akan terjadi infertilitas itu dari salah satu pihak. Proses fertilisasi ini cukup rumit dan kompleks, sehingga memang butuh waktu dan moment yang pas hingga sperma bisa membuahi sel telur untuk membelah diri lalu jadilah zigot. 
 
Dari sinilah bisa dilihat bahwa usaha untuk kehamilan bisa dilihat dari sperma, sel telur, saluran sel telur dan juga rahim.Untuk sisi sperma, apakah bentuk sperma sudah sesuai beserta pergerakannya, ukuran dan jumlah yang cukup. Untuk sel telur, apakah kualitas nya bagus dan untuk saluran sel telur serta dinding rahim, apakah saluran yang dilewati napak tilas mencapai rahim dan akhirnya zigot bisa menempel pada dinding rahim itu oke. 
 
(Dr. Rr. Niken Pudji Pangastuti, Sp.OG-KFER)
 
 
Di Indonesia, hanya 5% pasangan infertilitas yang melakukan bayi tabung. Bayi tabung sendiri adalah teknologi reproduksi berbantu yang mempertemukan sperma dan sel telur di luar tubuh manusia. Ketika pembuahan berhasil, 2-3 embrio akan di tempelkan di dinding embrio calon ibu. Kualitas embrio ini pun berpengaruh pada umur ibu dan kualitas sperma. Sebenarnya proses bayi tabung ini setelah pembuahan dan berhasil membentuk embrio, proses perkembangan janin sama saja dengan kehamilan alami. Dan ada perbedaan dari kualitas bayi tabung ini, seperti resiko kecacatan pada bayi dan kelahiran prematur. Dihadirkan pula testimoni yang pernah melakukan program bayi tabung di RSIA SamMarie Basra beserta dua anak kembar yang lucu-lucu banget ini. 
 
(Ibu Widi beserta bayi kembarnya yang super gemas)
 

Semua perjuangan yang dilakukan oleh Ibu Widi ini ga mudah lho girls! Dan di program bayi tabung ke-2 lah yang alhamdulillah bisa berhasil dan melahirkan ke dua anak kembarnya ini. Sharing story bersama ibu Widi sewaktu di undang di acara seminar bisa kita simak ya girls Melakukan suntik gonal, di hari ke-2 menstruasi untuk memperbesar sel telur. Di cek darah, tindakan petik telur atau kultur dan harus bedrest. Sel telur sempat di freezing, sperma yang sudah ada untuk di kawinkan, namun kualitas sel telur menurun karena freezing. Juga dianjurkan olahraga dan makan sayur serta larangan makan junkfood. Setelah semuanya oke lalu jadwal untuk embrio transfer dan harus rawat inap 1-2 hari. Boleh pulang, dengan noted suntik lufenox (pengencer darah). Kemudian 2 mingggu kontrol lagi, cek USG lalu positif hamil. Rezeki dapat bayi kembar. Pada minggu ke 14 pendarahan, ternyata kembar dan ada tindakan ikat rahim juga. 
 
Dan di seminar ini paket lengkap deh, selanjutnya akan diulik dari arah psikologi sepasang pasutri yang benar-benar sedang on track di arena yang banyak menanyakan kedatangan tadi bertema "Kecemasan sebagai Perintang Keberhasilan Kehamilan" oleh mba Hana Talitha Rahma, S.Psi, M. Psi,  Psikolog  dibawakan sangat seru menurutku. Jadi sepanjang seminar banyak ber-hmmm hmmm ria nih. 
 
(mba Hana Talitha Rahma, S.Psi, M. Psi,  Psikolog )
 

Beliau menjelaskan bahwa kecemasan yang timbul pada diri manusia sangat wajar apabila dalam kondisi yang wajar juga. Sedikit sharing nih girls, aku juga mendapati diri mengalami pertanyaan itu dan secara tidak sadar berpengaruh pada bawah alam sadar untuk bereaksi yang macem-macem. Nah secara ilmu psikologi, respon kita ada 3F -->Fight, flight dan freeze. Dari ketiga nya udah keliatan kan ya, yang pantas kita jadikan triggered sebagai self control adalah Fight. Dampak kecemasan secara fisik bisa terasa ada aku pribadi seperti mudah lelah, otot tegang dipundak (ini serasa menanggung beban hidup yang berat beb!), dan susab tidur. Aku dulu cemas soal kerjaan girls, jadi cenderung freeze tapi tidak ada cara untuk fight akan problema itu. Dan kecemasan ini harus sama-sama dibicarakan dengan pasangan kita. Saran dari mba Hana, kita harus sama-sama terbuka dengan suami kita dan catatannya kita harus sama-sama tau waktu yang tepat untuk membagun komunikasi itu kapan.
 
Pada sesi ketiga, tentang "Infeksi Saluran Kemih dan Kelamin sebagai Penyebab Susah Hamil" oleh dr. Gita Nurul Hidayah, Sp. OG dengan materi yang sangat all out, dikupas berbagai macam penyakit beserta akar permasalahannya.
Dijabarkan juga tentang kemungkinan infeksi yang menyerang saluran kemih bagi wanita dan pria, tentu berbeda ya girls. 

(dr. Gita Nurul Hidayah, Sp. OG)

Sehingga concern disini adalah kesehatan organ kelamin dan kemih kita sebagai manusia adalah sangat penting, karena menyangkut dari adanya infertilitas berdasarkan infeksi saluran kemih. Ketika menemukan gejala infeksi pada keduanya, segera periksakan ke dokter ya. Dan pada infertiliras, pemeriksaan infeksi akan menjadi evaluasi kesehatan dari organ kemih. Dan pada seminar terakhir, yang bersyukur banget kita kali ini lengkap dengan narasumber yang kompeten di bidangnya. Dengan tema "Kiat Mengatasi Kemandulan" oleh Prof. Dr. dr. T. Z. Jacoeb,  Sp. OG-KFER. Profesor Jacoeb menjelaskan tentang memperoleh keturunan, ibarat kita menanam benih.
Profesor menjelaskan sangat simple bahwa kiat untuk mengatasinya adalah dengan 5 cara yaitu:

- Seksual yang normal
- Analisis sperma yang normal
- Ovulasi yang normal
- Uterus dan Endometrium yang normal 
- Tuba Fallopi yang normal
- Peritoneum yang normal
 
(Prof. Dr. dr. T. Z. Jacoeb,  Sp. OG-KFER)
 

Dan dari pertanyaan yang telah diajukan, ada pertanyaan tentang legalitas dari program bayi tabung di Indonesia. Program ini telah mendapat legalitasi dari MUI, hanya yang masih belum pas adalah ketika tidak bisa menanam embrio di dinding calon ibu pemilik sel telur tersebut.

Wah seru banget sih menurut aku seminar di RSIA SamMarie Basra ini, semua bahasan adalah yang aku butuhin banget dan semoga para pembaca mendapat insight dari sedikit oleh-oleh aku dari seminar mendambakan buah hati ini. Serunya lagi, ada doorprize untuk bisa melakukan free konsultasi kehamilan pertama di RSIA ini lho. 
 
(10 orang yang dapet free voucher ke RSIA SamMarie Basra)
 
 
RSIA SamMarie Basra ini letaknya di Jl. Jend. Basuki Rahmat, Jakarta Timur yang letaknya di dekat fly over/ Sangat homey menurutku sehingga kenyamanan tercipta disini. Berharap bisa ada RSIA sekelas SamMarie Basra di daerah Tangerang Kota, jadi ketika ada kontrol untuk kesehatan ibu anak bisa super trusted deh.

Mohon maaf jika informasi kurang lengkap ya, semoga membantu dalam men-share kebaikan ya dan aku juga insya Allah mendoakan bagi temen-temen yang menanti buah hati, insya Allah semua sudah di skenariokan oleh Allah di waktu yang terbaik dan jangan lelah ikhtiar langit dan bumi nya ya.

You May Also Like

6 komentar

  1. ada kebahagiaan yang tak bisa diungkakpan saat dianugerahi buah hati :) bahagianya itu lo, walau si dia bandel tapi ada aja yang bikin adem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah noted mba ini, menggemaskan ya dan bahagia nya ga berhenti membuncah

      Hapus
  2. Baca artikel ini tanpa jeda aku.... karena aku juga lagi mendabakan buah hati... doain yaaa semoga Allah segera titipkan kepadaku amiiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mba Ichaaaa, semoga Allah segerakan amanah cadebay ya mba. Aamiin

      Hapus
  3. Hai,Mbaa..terima kasih yaaa tulisannya :)
    Dari saya yg lagi menanti buah hati juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali mba, semoga Allah permudah dan menjadi rezeki yang tak ternilai ya mba :)
      Terima kasih banyak sudah berkunjung ke rumah aku ini, salam kenal ya

      Hapus